
| Judul | EFEKTIVITAS PROGRAM KAMPUNG KELUARGA BERKUALITAS (KB) DALAM MENINGKATKAN KUALITAS KELUARGA DI NAGARI KOTO RAWANG KECAMATAN IV JURAI KABUPATEN PESISIR SELATAN PROVINSI SUMATERA BARAT : - / HAQQIL MIFTAHUR RIZQI |
| Pengarang | HAQQIL MIFTAHUR RIZQI Pusung, Piet Hein |
| EDISI | - |
| Penerbitan | Sumedang : IPDN, 2024 |
| Deskripsi Fisik | 10 hlm :- ;-- |
| ISBN | - |
| Subjek | Keluarga Berencana |
| Abstrak | Permasalahan (GAP): Penelitian ini dilatar belakangi oleh besarnya jumlah penduduk di Indonesia; Program Kampung KB merupakan inovasi pemerintah dalam mengendalikan jumlah penduduk serta pembangunan manusia dari desa; Kampung KB Nagari Koto Rawang adalah salah satu program tersebut; ditemukan capaian setiap program belum efektif; belum mencapai tujuannya dalam menciptakan keluarga berkualitas. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Efektivitas Program Kampung Keluarga Berkualitas Nagari Koto Rawang guna menciptakan keluarga berkualitas di Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Barat. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan deduktif. Teknik pengumpulan data menggunakan Teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun Teori yang digunakan yakni teori efektivitas oleh Sutrisno dengan lima dimensi yakni pemahaman program, tepat sasaran, tepat waktu, tercapainya tujuan, dan perubahan nyata. Hasil/Temuan: Program Kampung KB Nagari Koto Rawang belum efektif karena capaian setiap program belum menunjukan hasil yang sesuai dengan rencana awal, sehingga belum mencapai tujuannya guna menciptakan keluarga berkualitas. Berdasarkan hasil penlitian menunjukan: 1) Pemahaman Program belum tercapai disebabkan masih rendahnya pemahaman masyarakat; 2) Tepat Saran telah tercapai dapat dilihat dari pelaksanaan program berdasarkan kebutuhan masyarakat; 3) Tepat Waktu belum tercapai disebabkan masih banayaknya kegiatan diluar rencana yang telah di tetapkan; 4) Tercapainya Tujuan belum tercapai di sebakan masih banyaknya program yang dijalankan belum berdampak pada kualitas masyarakat; 5) Perubahan Nyata belum tercapai disebabkan oleh penerapan program ditengah masyarakat masih minim. Beberapa kendala yang ditemukan yakni pokja belum berjalan dengan baik, kemauan masyarakat dalam menerapkan program masih rendah, dan kurangnya partisipasi masyarakat, sarana dan prasarana yang masih kurang. Kesimpulan: Program Kampung KB Nagari Koto Rawang belum efektif. Beberapa kendala yang ditemukan yakni pokja belum berjalan dengan baik, kemauan masyarakat dalam menerapkan program masih rendah, dan kurangnya partisipasi masyarakat, sarana dan prasarana yang masih kurang. Namun terdapat upaya untuk mengatasi masalah ini, yakni pengoptimalan kinerja pokja , melakukan sosialisasi makin gencar, melakukan perencanaan yang lebih matang, melakukan pemanfaatan sarana dan prasarana yang lebih optimal. |
| Lokasi Akses Online | http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/18613 |
| No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
| 04778/IPDN/2024 | 363.965 981 31 HAQ e | Baca di tempat | Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000001193442 | ||
| 005 | 20260206084655 | ||
| 020 | # | # | $a - |
| 035 | # | # | $a 0010-0226000526 |
| 082 | # | # | $a 363.965 981 31 |
| 084 | # | # | $a 363.965 981 31 HAQ e |
| 100 | 0 | # | $a HAQQIL MIFTAHUR RIZQI |
| 245 | 1 | # | $a EFEKTIVITAS PROGRAM KAMPUNG KELUARGA BERKUALITAS (KB) DALAM MENINGKATKAN KUALITAS KELUARGA DI NAGARI KOTO RAWANG KECAMATAN IV JURAI KABUPATEN PESISIR SELATAN PROVINSI SUMATERA BARAT : $b - /$c HAQQIL MIFTAHUR RIZQI |
| 250 | # | # | $a - |
| 260 | # | # | $a Sumedang :$b IPDN,$c 2024 |
| 300 | # | # | $a 10 hlm : $b - ; $c -$e - |
| 520 | # | # | $a Permasalahan (GAP): Penelitian ini dilatar belakangi oleh besarnya jumlah penduduk di Indonesia; Program Kampung KB merupakan inovasi pemerintah dalam mengendalikan jumlah penduduk serta pembangunan manusia dari desa; Kampung KB Nagari Koto Rawang adalah salah satu program tersebut; ditemukan capaian setiap program belum efektif; belum mencapai tujuannya dalam menciptakan keluarga berkualitas. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Efektivitas Program Kampung Keluarga Berkualitas Nagari Koto Rawang guna menciptakan keluarga berkualitas di Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Barat. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan deduktif. Teknik pengumpulan data menggunakan Teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun Teori yang digunakan yakni teori efektivitas oleh Sutrisno dengan lima dimensi yakni pemahaman program, tepat sasaran, tepat waktu, tercapainya tujuan, dan perubahan nyata. Hasil/Temuan: Program Kampung KB Nagari Koto Rawang belum efektif karena capaian setiap program belum menunjukan hasil yang sesuai dengan rencana awal, sehingga belum mencapai tujuannya guna menciptakan keluarga berkualitas. Berdasarkan hasil penlitian menunjukan: 1) Pemahaman Program belum tercapai disebabkan masih rendahnya pemahaman masyarakat; 2) Tepat Saran telah tercapai dapat dilihat dari pelaksanaan program berdasarkan kebutuhan masyarakat; 3) Tepat Waktu belum tercapai disebabkan masih banayaknya kegiatan diluar rencana yang telah di tetapkan; 4) Tercapainya Tujuan belum tercapai di sebakan masih banyaknya program yang dijalankan belum berdampak pada kualitas masyarakat; 5) Perubahan Nyata belum tercapai disebabkan oleh penerapan program ditengah masyarakat masih minim. Beberapa kendala yang ditemukan yakni pokja belum berjalan dengan baik, kemauan masyarakat dalam menerapkan program masih rendah, dan kurangnya partisipasi masyarakat, sarana dan prasarana yang masih kurang. Kesimpulan: Program Kampung KB Nagari Koto Rawang belum efektif. Beberapa kendala yang ditemukan yakni pokja belum berjalan dengan baik, kemauan masyarakat dalam menerapkan program masih rendah, dan kurangnya partisipasi masyarakat, sarana dan prasarana yang masih kurang. Namun terdapat upaya untuk mengatasi masalah ini, yakni pengoptimalan kinerja pokja , melakukan sosialisasi makin gencar, melakukan perencanaan yang lebih matang, melakukan pemanfaatan sarana dan prasarana yang lebih optimal. |
| 650 | # | 4 | $a Keluarga Berencana |
| 700 | 0 | # | $a Pusung, Piet Hein |
| 856 | # | # | $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/18613 |
Content Unduh katalog
Karya Terkait :