
| Judul | SINERGITAS SATUAN POLISI PAMONG PRAJA DAN DINAS LINGKUNGAN HIDUP DALAM MEWUJUDKAN KETERTIBAN KEBERSIHAN DAN KEINDAHAN WILAYAH PERKOTAAN DI KABUPATEN KOTAWARINGIN TIMUR PROVINSI KALIMANTAN TENGAH / SITOMPUL, PETTY SARI |
| Pengarang | SITOMPUL, PETTY SARI Dadang Supriatna |
| EDISI | - |
| Penerbitan | Sumedang : IPDN, 2024 |
| Deskripsi Fisik | 11 hlm :- ;-- |
| ISBN | - |
| Subjek | Satuan Polisi Pamong Praja |
| Abstrak | Setiap wilayah memiliki visi untuk menciptakan lingkungan kotayang tertib, bersih dan indah. Hal yang sama dilakukan di Kabupaten Kotawaringin Timur Provinsi Kalimantan Tengah. Terjadinya peningkatan jumlah pelanggar K-3 menunjukkan tantangan yang dihadapi oleh DinLH dan Satpol PP dalam mengendalikan perilaku masyarakat terkait pencemaran lingkungan di wilayah perkotaan karena kurangnya kesadaran masyarakat terhadap peraturan yang berlaku. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mendeskripsikan dan menganalisis Sinergitas dari Satpol PP dan DLH dalam mewujudkan K3 di Kabupaten Kotawaringin Timur Provinsi Kalimantan Tengah, serta faktor pendukung dan faktor penghambatnya. Metode: Penelitian ini menggunakan teori Doctoroff (1977) yang mengkaji Sinergitas menjadi empat Dimensi yaitu Komunikasi yang efektif, Umpan balik, Kepercayaan, Kreatifitas. Adapun pendekatan yang digunakan pada penelitian ini ialah kualitatif deskriptif. Hasil/Temuan: Temuan bahwa partisipasi pro aktif masyarakat dalam pengelolaan sampah di Kabupaten Kotawaringin Timur telah berjalan dengan baik dikarenakan adanya kolaborasi yang baik dari pemerintah setempat dengan komunitas masyarakatnya. Sinergi Satpol PP dan DLH sebagai kunci berjalannya program K3 di wilayah perkotaan. Kesimpulan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sinergi antara Satpol PP dan DinLH dalam mencapai ketertiban, kebersihan dan keindahan di wilayah perkotaanKabupaten Kotawaringin Timur Provinsi Kalimantan Tengah belum mencapai tingkat yang maksimal. Satpol PP dan DinLH sudah berupaya keras dalam mewujudkan ketertiban, kebersihan, dan keindahan. Namun, masih terdapat oknum pelanggar yang sulit dijangkau dan teratasi. Kedua instansi telah berusaha sebaik mungkin dengan keterbatasan yang ada dan melakukan komunikasi serta koordinasiuntuk mencapai tujuan masyarakat paham wawasan lingkungan |
| Lokasi Akses Online | http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/16856 |
| No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
| 04626/IPDN/2024 | 363.285 934 22 SIT s | Baca di tempat | Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000001193267 | ||
| 005 | 20260205093039 | ||
| 020 | # | # | $a - |
| 035 | # | # | $a 0010-0226000351 |
| 082 | # | # | $a 363.285 934 22 |
| 084 | # | # | $a 363.285 934 22 SIT s |
| 100 | 0 | # | $a SITOMPUL, PETTY SARI |
| 245 | 1 | # | $a SINERGITAS SATUAN POLISI PAMONG PRAJA DAN DINAS LINGKUNGAN HIDUP DALAM MEWUJUDKAN KETERTIBAN KEBERSIHAN DAN KEINDAHAN WILAYAH PERKOTAAN DI KABUPATEN KOTAWARINGIN TIMUR PROVINSI KALIMANTAN TENGAH /$c SITOMPUL, PETTY SARI |
| 250 | # | # | $a - |
| 260 | # | # | $a Sumedang :$b IPDN,$c 2024 |
| 300 | # | # | $a 11 hlm : $b - ; $c -$e - |
| 520 | # | # | $a Setiap wilayah memiliki visi untuk menciptakan lingkungan kotayang tertib, bersih dan indah. Hal yang sama dilakukan di Kabupaten Kotawaringin Timur Provinsi Kalimantan Tengah. Terjadinya peningkatan jumlah pelanggar K-3 menunjukkan tantangan yang dihadapi oleh DinLH dan Satpol PP dalam mengendalikan perilaku masyarakat terkait pencemaran lingkungan di wilayah perkotaan karena kurangnya kesadaran masyarakat terhadap peraturan yang berlaku. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mendeskripsikan dan menganalisis Sinergitas dari Satpol PP dan DLH dalam mewujudkan K3 di Kabupaten Kotawaringin Timur Provinsi Kalimantan Tengah, serta faktor pendukung dan faktor penghambatnya. Metode: Penelitian ini menggunakan teori Doctoroff (1977) yang mengkaji Sinergitas menjadi empat Dimensi yaitu Komunikasi yang efektif, Umpan balik, Kepercayaan, Kreatifitas. Adapun pendekatan yang digunakan pada penelitian ini ialah kualitatif deskriptif. Hasil/Temuan: Temuan bahwa partisipasi pro aktif masyarakat dalam pengelolaan sampah di Kabupaten Kotawaringin Timur telah berjalan dengan baik dikarenakan adanya kolaborasi yang baik dari pemerintah setempat dengan komunitas masyarakatnya. Sinergi Satpol PP dan DLH sebagai kunci berjalannya program K3 di wilayah perkotaan. Kesimpulan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sinergi antara Satpol PP dan DinLH dalam mencapai ketertiban, kebersihan dan keindahan di wilayah perkotaanKabupaten Kotawaringin Timur Provinsi Kalimantan Tengah belum mencapai tingkat yang maksimal. Satpol PP dan DinLH sudah berupaya keras dalam mewujudkan ketertiban, kebersihan, dan keindahan. Namun, masih terdapat oknum pelanggar yang sulit dijangkau dan teratasi. Kedua instansi telah berusaha sebaik mungkin dengan keterbatasan yang ada dan melakukan komunikasi serta koordinasiuntuk mencapai tujuan masyarakat paham wawasan lingkungan |
| 650 | # | 4 | $a Satuan Polisi Pamong Praja |
| 700 | 0 | # | $a Dadang Supriatna |
| 856 | # | # | $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/16856 |
Content Unduh katalog
Karya Terkait :