Cite This        Tampung        Export Record
Judul MANAJEMEN PENCEGAHAN BENCANA KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN DI KABUPATEN TANJUNG JABUNG TIMUR PROVINSI JAMBI : - / Alfandi Rafaniro
Pengarang Alfandi Rafaniro
Selamat Jalaludin
EDISI -
Penerbitan Sumedang : IPDN, 2024
Deskripsi Fisik 11 :Ilust. ;--
ISBN -
Subjek Kebakaran Hutan
Abstrak : Bencana kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Tanjung Jabung Timur yang terus terjadi disetiap tahunnya, disebabkan karena tingkat kekeringan yang tinggi pada musim kemarau dan wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Timur di dominasi oleh lahan gambut yang mudah terbakar. Yang menyebabkan dampak negatif yang cukup besar terhadap kerugian materil maupun non materil, berupa gangguan aktivitas dan kesehatan masyarakat. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan manajemen yang dilakukan BPBD dalam pencegahan bencana kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Tanjung Jabung Timur Provinsi Jambi serta faktor penghambat dan cara mengatasinya dalam pelaksanaan manajemen pencegahan bencana tersebut. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan analisis data induktif. Selain itu, sumber data peneliti adalah orang, tempat dan dokumen dengan teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Teori yang digunakan adalah teori manajemen menurut George R. Terry. Hasil/Temuan: Hasil dari penelitian ini bahwa beberapa indikator dari pelaksanaan manajemen pencegahan bencana kebakaaran hutan dan lahan di Kabupaten Tanjung Jabung Timur telah terlaksana. Namun, terdapat beberapa kekurangan seperti kurangnya alokasi anggaran bagian pencegahan, keterbatasan sarana pendukung proses pencegahan, serta pengetahuan dan kesadaraan masyarakat yang minim terhadap pentingnya pencegahan bencana dan pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur yang cenderung lebih mengutamakan kesiapsiagaan pada tanggap darurat bencana dari pada penguatan pada proses pencegahan terhadap bencana sebelum terjadi. Kesimpulan: Manajemen pencegahan bencana yang dilakukan sudah berjalan dengan cukup baik. BPBD telah melakukan berbagai upaya seperti sosialisasi dan penyuluhan kepada masyarakat tetapi belum maksimal diterapkan oleh masyarakat sehingga tidak munculnya kemandirian masyarakat dalam menangani bencana kebkaran hutan dan lahan.
Lokasi Akses Online http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/17604

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
04870/IPDN/2024 363.375 981 5 ALF m Baca di tempat Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Koleksi Umum Perpustakaan IPDN Jatinangor Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000001193560
005 20260206103941
020 # # $a -
035 # # $a 0010-0226000644
082 # # $a 363.375 981 5
084 # # $a 363.375 981 5 ALF m
100 0 # $a Alfandi Rafaniro
245 1 # $a MANAJEMEN PENCEGAHAN BENCANA KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN DI KABUPATEN TANJUNG JABUNG TIMUR PROVINSI JAMBI : $b - /$c Alfandi Rafaniro
250 # # $a -
260 # # $a Sumedang :$b IPDN,$c 2024
300 # # $a 11 : $b Ilust. ; $c -$e -
520 # # $a : Bencana kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Tanjung Jabung Timur yang terus terjadi disetiap tahunnya, disebabkan karena tingkat kekeringan yang tinggi pada musim kemarau dan wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Timur di dominasi oleh lahan gambut yang mudah terbakar. Yang menyebabkan dampak negatif yang cukup besar terhadap kerugian materil maupun non materil, berupa gangguan aktivitas dan kesehatan masyarakat. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan manajemen yang dilakukan BPBD dalam pencegahan bencana kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Tanjung Jabung Timur Provinsi Jambi serta faktor penghambat dan cara mengatasinya dalam pelaksanaan manajemen pencegahan bencana tersebut. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan analisis data induktif. Selain itu, sumber data peneliti adalah orang, tempat dan dokumen dengan teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Teori yang digunakan adalah teori manajemen menurut George R. Terry. Hasil/Temuan: Hasil dari penelitian ini bahwa beberapa indikator dari pelaksanaan manajemen pencegahan bencana kebakaaran hutan dan lahan di Kabupaten Tanjung Jabung Timur telah terlaksana. Namun, terdapat beberapa kekurangan seperti kurangnya alokasi anggaran bagian pencegahan, keterbatasan sarana pendukung proses pencegahan, serta pengetahuan dan kesadaraan masyarakat yang minim terhadap pentingnya pencegahan bencana dan pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur yang cenderung lebih mengutamakan kesiapsiagaan pada tanggap darurat bencana dari pada penguatan pada proses pencegahan terhadap bencana sebelum terjadi. Kesimpulan: Manajemen pencegahan bencana yang dilakukan sudah berjalan dengan cukup baik. BPBD telah melakukan berbagai upaya seperti sosialisasi dan penyuluhan kepada masyarakat tetapi belum maksimal diterapkan oleh masyarakat sehingga tidak munculnya kemandirian masyarakat dalam menangani bencana kebkaran hutan dan lahan.
650 # 4 $a Kebakaran Hutan
700 0 # $a Selamat Jalaludin
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/17604
Content Unduh katalog