
| Judul | RESILIENSI TERHADAP RISIKO BENCANA KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN DI KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA PROVINSI KALIMANTAN TIMUR / Dwi Anggraini Purba Wardhani |
| Pengarang | Dwi Anggraini Purba Wardhani M. Amin |
| Penerbitan | Jatinangor : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2025 |
| Deskripsi Fisik | 22 :Ilus |
| Subjek | Kebakaran Hutan dan Lahan |
| Abstrak | Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Resiliensi terhadap risiko bencana kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Kutai Kartanegara menjadi hal yang krusial mengingat wilayah ini kerap mengalami kejadian kebakaran yang berdampak pada lingkungan dan kesehatan masyarakat. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji resiliensi masyarakat dan pemerintah daerah melalui tiga dimensi utama yaitu mitigasi, adaptasi, dan inovasi. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data primer diperoleh melalui wawancara mendalam dengan informan kunci, seperti BPBD, Manggala Agni serta masyarakat terdampak. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya mitigasi dilakukan melalui edukasi kepada masyarakat serta peningkatan sistem peringatan dini. Adaptasi terlihat dari penguatan kapasitas lokal melalui pelatihan relawan dan penyediaan sarana penanggulangan bencana. Inovasi dikembangkan melalui pemanfaatan teknologi informasi, seperti aplikasi pemantauan hotspot, serta kolaborasi lintas sektor. Meskipun berbagai upaya telah dilakukan, masih terdapat tantangan dalam hal keterbatasan anggaran, koordinasi antar lembaga, dan partisipasi aktif masyarakat. Kesimpulan: Diperlukan peran aktif seluruh pemangku kepentingan guna memperkuat resiliensi secara menyeluruh, termasuk peningkatan kapasitas kelembagaan, integrasi kebijakan mitigasi dalam pembangunan daerah, serta penguatan jaringan informasi kebencanaan untuk mendorong respons cepat dan tepat terhadap bencana kebakaran hutan dan lahan di masa mendatang. Kata Kunci: Resiliensi, Risiko Bencana, Kebakaran Hutan dan Lahan |
| Lokasi Akses Online | http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/21457 |
| No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
| 06757/IPDN/2025 | Baca di tempat | Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000001192200 | ||
| 005 | 20260121101158 | ||
| 035 | # | # | $a 0010-0126000645 |
| 082 | # | # | $a 363.759 838 32 |
| 084 | # | # | $a 363.759 838 32 DWI r |
| 100 | 0 | # | $a Dwi Anggraini Purba Wardhani |
| 245 | 1 | # | $a RESILIENSI TERHADAP RISIKO BENCANA KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN DI KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA PROVINSI KALIMANTAN TIMUR /$c Dwi Anggraini Purba Wardhani |
| 260 | # | # | $a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 |
| 300 | # | # | $a 22 : $b Ilus |
| 520 | # | # | $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Resiliensi terhadap risiko bencana kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Kutai Kartanegara menjadi hal yang krusial mengingat wilayah ini kerap mengalami kejadian kebakaran yang berdampak pada lingkungan dan kesehatan masyarakat. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji resiliensi masyarakat dan pemerintah daerah melalui tiga dimensi utama yaitu mitigasi, adaptasi, dan inovasi. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data primer diperoleh melalui wawancara mendalam dengan informan kunci, seperti BPBD, Manggala Agni serta masyarakat terdampak. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya mitigasi dilakukan melalui edukasi kepada masyarakat serta peningkatan sistem peringatan dini. Adaptasi terlihat dari penguatan kapasitas lokal melalui pelatihan relawan dan penyediaan sarana penanggulangan bencana. Inovasi dikembangkan melalui pemanfaatan teknologi informasi, seperti aplikasi pemantauan hotspot, serta kolaborasi lintas sektor. Meskipun berbagai upaya telah dilakukan, masih terdapat tantangan dalam hal keterbatasan anggaran, koordinasi antar lembaga, dan partisipasi aktif masyarakat. Kesimpulan: Diperlukan peran aktif seluruh pemangku kepentingan guna memperkuat resiliensi secara menyeluruh, termasuk peningkatan kapasitas kelembagaan, integrasi kebijakan mitigasi dalam pembangunan daerah, serta penguatan jaringan informasi kebencanaan untuk mendorong respons cepat dan tepat terhadap bencana kebakaran hutan dan lahan di masa mendatang. Kata Kunci: Resiliensi, Risiko Bencana, Kebakaran Hutan dan Lahan |
| 650 | # | 4 | $a Kebakaran Hutan dan Lahan |
| 700 | 0 | # | $a M. Amin |
| 856 | # | # | $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/21457 |
Content Unduh katalog
Karya Terkait :