
| Judul | RESILIENSI MASYARAKAT DALAM MITIGASI PRA BENCANA KEBAKARAN PERMUKIMAN PADAT PENDUDUK DI KOTA ADMINISTRASI JAKARTA TIMUR PROVINSI DKI JAKARTA / Siti Sharfina Cesariani |
| Pengarang | Siti Sharfina Cesariani M. Amin |
| Penerbitan | Jatinangor : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2025 |
| Deskripsi Fisik | 17 :Ilus |
| Subjek | Penanggulangan Kebakaran |
| Abstrak | Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Resiliensi masyarakat dan transparansi dalam upaya mitigasi bencana sangat penting untuk kesiapsiagaan dan respons yang efektif terhadap bencana. Di Jakarta Timur, tingkat resiliensi masyarakat dalam mitigasi risiko kebakaran, terutama di permukiman padat penduduk, masih menjadi isu signifikan. Meskipun telah ada upaya dari pemerintah daerah dan instansi terkait seperti Dinas Penanggulangan Kebakaran, partisipasi dan kesadaran masyarakat dalam upaya pencegahan dan mitigasi kebakaran masih belum memadai. Kekurangan ini menunjukkan bahwa meskipun sudah ada langkah-langkah positif, masih perlu peningkatan dalam keterlibatan masyarakat, pengelolaan sumber daya, dan sistem pengendalian internal. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat resiliensi masyarakat di Jakarta Timur dalam mitigasi risiko kebakaran di permukiman padat penduduk. Metode: Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan dalam penelitian ini, dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Peserta penelitian melibatkan staf dari Dinas Penanggulangan Kebakaran Jakarta Timur, pejabat pemerintah daerah, relawan kebakaran (REDKAR), dan masyarakat. Analisis didasarkan pada teori resiliensi Carl Folke (2006), yang menilai respons masyarakat terhadap risiko kebakaran melalui tiga dimensi: pengetahuan tentang risiko, kemampuan mengorganisasi diri, dan strategi adaptasi. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat resiliensi masyarakat di Jakarta Timur, khususnya dalam mitigasi kebakaran, tergolong sedang. Tantangan utama yang ditemukan meliputi rendahnya kesadaran masyarakat, partisipasi yang minim dalam program mitigasi, dan kurangnya keterampilan teknis dalam menggunakan langkah-langkah pencegahan. Namun, inisiatif seperti program relawan kebakaran berbasis masyarakat (REDKAR) dan kampanye edukasi telah memberikan kontribusi positif, meskipun efektivitasnya terbatas oleh masalah literasi digital. Kesimpulan: Untuk meningkatkan resiliensi masyarakat di Jakarta Timur dalam mitigasi kebakaran, penting untuk memperkuat upaya sosialisasi, berinvestasi dalam infrastruktur, dan mendorong partisipasi masyarakat yang lebih besar. Penguatan literasi digital dan perbaikan sistem pengendalian internal juga sangat penting untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam kegiatan mitigasi bencana. Kata kunci:, Mitigasi Kebakaran, Partisipasi Masyarakat, Resiliensi Masyarakat, Transparansi |
| Lokasi Akses Online | http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/23571 |
| No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
| 00135/IPDN/2026 | Baca di tempat | Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000001192131 | ||
| 005 | 20260120024731 | ||
| 035 | # | # | $a 0010-0126000576 |
| 082 | # | # | $a 363.375.982.25 |
| 084 | # | # | $a 363.375.982.25 SIT r |
| 100 | 0 | # | $a Siti Sharfina Cesariani |
| 245 | 1 | # | $a RESILIENSI MASYARAKAT DALAM MITIGASI PRA BENCANA KEBAKARAN PERMUKIMAN PADAT PENDUDUK DI KOTA ADMINISTRASI JAKARTA TIMUR PROVINSI DKI JAKARTA /$c Siti Sharfina Cesariani |
| 260 | # | # | $a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 |
| 300 | # | # | $a 17 : $b Ilus |
| 520 | # | # | $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Resiliensi masyarakat dan transparansi dalam upaya mitigasi bencana sangat penting untuk kesiapsiagaan dan respons yang efektif terhadap bencana. Di Jakarta Timur, tingkat resiliensi masyarakat dalam mitigasi risiko kebakaran, terutama di permukiman padat penduduk, masih menjadi isu signifikan. Meskipun telah ada upaya dari pemerintah daerah dan instansi terkait seperti Dinas Penanggulangan Kebakaran, partisipasi dan kesadaran masyarakat dalam upaya pencegahan dan mitigasi kebakaran masih belum memadai. Kekurangan ini menunjukkan bahwa meskipun sudah ada langkah-langkah positif, masih perlu peningkatan dalam keterlibatan masyarakat, pengelolaan sumber daya, dan sistem pengendalian internal. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat resiliensi masyarakat di Jakarta Timur dalam mitigasi risiko kebakaran di permukiman padat penduduk. Metode: Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan dalam penelitian ini, dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Peserta penelitian melibatkan staf dari Dinas Penanggulangan Kebakaran Jakarta Timur, pejabat pemerintah daerah, relawan kebakaran (REDKAR), dan masyarakat. Analisis didasarkan pada teori resiliensi Carl Folke (2006), yang menilai respons masyarakat terhadap risiko kebakaran melalui tiga dimensi: pengetahuan tentang risiko, kemampuan mengorganisasi diri, dan strategi adaptasi. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat resiliensi masyarakat di Jakarta Timur, khususnya dalam mitigasi kebakaran, tergolong sedang. Tantangan utama yang ditemukan meliputi rendahnya kesadaran masyarakat, partisipasi yang minim dalam program mitigasi, dan kurangnya keterampilan teknis dalam menggunakan langkah-langkah pencegahan. Namun, inisiatif seperti program relawan kebakaran berbasis masyarakat (REDKAR) dan kampanye edukasi telah memberikan kontribusi positif, meskipun efektivitasnya terbatas oleh masalah literasi digital. Kesimpulan: Untuk meningkatkan resiliensi masyarakat di Jakarta Timur dalam mitigasi kebakaran, penting untuk memperkuat upaya sosialisasi, berinvestasi dalam infrastruktur, dan mendorong partisipasi masyarakat yang lebih besar. Penguatan literasi digital dan perbaikan sistem pengendalian internal juga sangat penting untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam kegiatan mitigasi bencana. Kata kunci:, Mitigasi Kebakaran, Partisipasi Masyarakat, Resiliensi Masyarakat, Transparansi |
| 650 | # | 4 | $a Penanggulangan Kebakaran |
| 700 | 0 | # | $a M. Amin |
| 856 | # | # | $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/23571 |
Content Unduh katalog
Karya Terkait :