
| Judul | PEMBERDAYAAN EKONOMI PELAKU USAHA INDUSTRI KECIL MADU PUGIMA BERBASIS EKONOMI KREATIF DI KAMPUNG PUGIMA DISTRIK WALELAGAMA KABUPATEN JAYAWIJAYA PROVINSI PAPUA PEGUNUNGAN : - / Novalia Wibowo Tepmul |
| Pengarang | Novalia Wibowo Tepmul Juliati Prihatini |
| EDISI | - |
| Penerbitan | Sumedang : IPDN, 2024 |
| Deskripsi Fisik | 14 hlm :Ilus ;-- |
| ISBN | - |
| Subjek | usaha kecil |
| Abstrak | Latar Belakang (GAP): Sektor industri berperan penting dalam meningkatkan perekonomian serta pembangunan daerah dan nasional. Di Kampung Pugima, perkembangan industri kecil berbasis ekonomi kreatif, seperti Madu Pugima, menunjukkan potensi besar. Namun, proses produksi dan hasil produksi belum sepenuhnya optimal, sehingga diperlukan upaya pemberdayaan ekonomi dan pengembangan ekonomi kreatif untuk mempertahankan perekonomian setempat. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis pemberdayaan ekonomi, faktor penghambat dalam pemberdayaan ekonomi, serta upaya yang dilakukan oleh industri kecil Madu Pugima berbasis ekonomi kreatif di Kampung Pugima. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tiga tahap: pengumpulan data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan ekonomi industri kecil Madu Pugima berbasis ekonomi kreatif oleh Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian, dan Perdagangan Kabupaten Jayawijaya belum optimal. Faktor penghambat utama meliputi kurangnya program pemberdayaan untuk pelaku usaha Madu Pugima dalam budidaya lebah madu serta kurangnya pengetahuan tentang pemasaran produk menggunakan teknologi. Upaya yang dilakukan oleh dinas terkait meliputi pelatihan budidaya lebah madu dan bimbingan teknis pemasaran produk untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pelaku usaha. Kesimpulan: Diperlukan program pemberdayaan yang lebih komprehensif dan berkelanjutan untuk mendukung industri kecil Madu Pugima, khususnya dalam aspek budidaya dan pemasaran produk dengan memanfaatkan teknologi. |
| Lokasi Akses Online | http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/18529 |
| No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
| 04920/IPDN/2024 | 338.642 598 816 1 NOV p | Baca di tempat | Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000001193617 | ||
| 005 | 20260206010852 | ||
| 020 | # | # | $a - |
| 035 | # | # | $a 0010-0226000701 |
| 082 | # | # | $a 338.642 598 816 1 |
| 084 | # | # | $a 338.642 598 816 1 NOV p |
| 100 | 0 | # | $a Novalia Wibowo Tepmul |
| 245 | 1 | # | $a PEMBERDAYAAN EKONOMI PELAKU USAHA INDUSTRI KECIL MADU PUGIMA BERBASIS EKONOMI KREATIF DI KAMPUNG PUGIMA DISTRIK WALELAGAMA KABUPATEN JAYAWIJAYA PROVINSI PAPUA PEGUNUNGAN : $b - /$c Novalia Wibowo Tepmul |
| 250 | # | # | $a - |
| 260 | # | # | $a Sumedang :$b IPDN,$c 2024 |
| 300 | # | # | $a 14 hlm : $b Ilus ; $c -$e - |
| 520 | # | # | $a Latar Belakang (GAP): Sektor industri berperan penting dalam meningkatkan perekonomian serta pembangunan daerah dan nasional. Di Kampung Pugima, perkembangan industri kecil berbasis ekonomi kreatif, seperti Madu Pugima, menunjukkan potensi besar. Namun, proses produksi dan hasil produksi belum sepenuhnya optimal, sehingga diperlukan upaya pemberdayaan ekonomi dan pengembangan ekonomi kreatif untuk mempertahankan perekonomian setempat. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis pemberdayaan ekonomi, faktor penghambat dalam pemberdayaan ekonomi, serta upaya yang dilakukan oleh industri kecil Madu Pugima berbasis ekonomi kreatif di Kampung Pugima. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tiga tahap: pengumpulan data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan ekonomi industri kecil Madu Pugima berbasis ekonomi kreatif oleh Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian, dan Perdagangan Kabupaten Jayawijaya belum optimal. Faktor penghambat utama meliputi kurangnya program pemberdayaan untuk pelaku usaha Madu Pugima dalam budidaya lebah madu serta kurangnya pengetahuan tentang pemasaran produk menggunakan teknologi. Upaya yang dilakukan oleh dinas terkait meliputi pelatihan budidaya lebah madu dan bimbingan teknis pemasaran produk untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pelaku usaha. Kesimpulan: Diperlukan program pemberdayaan yang lebih komprehensif dan berkelanjutan untuk mendukung industri kecil Madu Pugima, khususnya dalam aspek budidaya dan pemasaran produk dengan memanfaatkan teknologi. |
| 650 | # | 4 | $a usaha kecil |
| 700 | 0 | # | $a Juliati Prihatini |
| 856 | # | # | $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/18529 |
Content Unduh katalog
Karya Terkait :