
| Judul | EFEKTIVITAS EVENT TAHUNAN BEAUTIFUL MALINO DALAM PENGEMBANGAN INDUSTRI MIKRO DAN KECIL (IMK) DI KAWASAN WISATA HUTAN PINUS MALINO KABUPATEN GOWA PROVINSI SULAWESI SELATAN / Mutiara Alfianti |
| Pengarang | Mutiara Alfianti Juliati Prihatini |
| Penerbitan | Jatinangor : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2025 |
| Deskripsi Fisik | 13 |
| Subjek | Bisnis Kecil (Industri Mikro Kecil) |
| Abstrak | Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Jumlah IMK di Kabupaten Gowa yang tinggi didukung dengan banyaknya kawasan wisata khususnya Kawasan wisata Malino di Kabupaten Gowa, sehingga masyarakat disekitar kawasan wisata tersebut dapat membuka usaha untuk memenuhi kebutuhannya. Namun tidak hanya terfokus pada kawasan wisatanya, Pemerintah Kabupaten Gowa juga mengadakan event tahunan Beautiful Malino untuk meningkatkan jumlah wisatawan dan membantu pengembangan IMK disekitar kawasan wisata khususnya Kawasan Hutan Pinus Malino. Tujuan: Penelitian ini dimaksudkan untuk mengumpulkan data dan kemudian dianalisis untuk memperoleh hasil yang dapat memberikan gambaran tentang efektifnya Event Tahunan Beautiful Malino dalam pengembangan IMK di Kawasan Hutan Pinus Malino, menguraikan faktor-faktor apa saja yang menjadi penghambat, serta upaya-upaya yang dilakukan dalam mengatasi faktor-faktor penghambat tersebut. Metode: Landasan teori yang peneliti gunakan dalam penelitian ini adalah teori efektivitas oleh Duncan. Tiga aspek dalam teori ini meliputi pencapaian tujuan, integrasi, dan adaptasi. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan tiga cara yaitu, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data-data yang telah terkumpul dianalisis mulai dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Efektivitas Event Tahunan Beautiful Malino dalam pengembangan IMK di Kawasan Wisata Hutan Pinus Malino Kabupaten Gowa dapat dikatakan efektif namun belum berjalan dengan optimal karena masih terdapat kendala berupa belum adanya legal drafting, pelatihan kemampuan dan keterampilan pelaku usaha yang belum terlaksana dengan baik, serta sarana dan prasarana yang belum optimal. Kesimpulan: Perlu adanya peninjauan kembali terkait legal drafting pelaksanaan Event Tahunan Beautiful Malino, perbaikan sarana dan prasarana yang ada, serta pengadaan pelatihan kemampuan dan keterampilan bagi pelaku usaha. Kata Kunci: Efektivitas, Pengembangan Industri Mikro Kecil, Event Tahunan Beautiful Malino |
| Lokasi Akses Online | http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/22450 |
| No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
| 07206/IPDN/2025 | Baca di tempat | Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000001192825 | ||
| 005 | 20260129104411 | ||
| 035 | # | # | $a 0010-0126001270 |
| 082 | # | # | $a 338.642 598 477 3 |
| 084 | # | # | $a 338.642 598 477 3 MUT e |
| 100 | 0 | # | $a Mutiara Alfianti |
| 245 | 1 | # | $a EFEKTIVITAS EVENT TAHUNAN BEAUTIFUL MALINO DALAM PENGEMBANGAN INDUSTRI MIKRO DAN KECIL (IMK) DI KAWASAN WISATA HUTAN PINUS MALINO KABUPATEN GOWA PROVINSI SULAWESI SELATAN /$c Mutiara Alfianti |
| 260 | # | # | $a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 |
| 300 | # | # | $a 13 |
| 520 | # | # | $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Jumlah IMK di Kabupaten Gowa yang tinggi didukung dengan banyaknya kawasan wisata khususnya Kawasan wisata Malino di Kabupaten Gowa, sehingga masyarakat disekitar kawasan wisata tersebut dapat membuka usaha untuk memenuhi kebutuhannya. Namun tidak hanya terfokus pada kawasan wisatanya, Pemerintah Kabupaten Gowa juga mengadakan event tahunan Beautiful Malino untuk meningkatkan jumlah wisatawan dan membantu pengembangan IMK disekitar kawasan wisata khususnya Kawasan Hutan Pinus Malino. Tujuan: Penelitian ini dimaksudkan untuk mengumpulkan data dan kemudian dianalisis untuk memperoleh hasil yang dapat memberikan gambaran tentang efektifnya Event Tahunan Beautiful Malino dalam pengembangan IMK di Kawasan Hutan Pinus Malino, menguraikan faktor-faktor apa saja yang menjadi penghambat, serta upaya-upaya yang dilakukan dalam mengatasi faktor-faktor penghambat tersebut. Metode: Landasan teori yang peneliti gunakan dalam penelitian ini adalah teori efektivitas oleh Duncan. Tiga aspek dalam teori ini meliputi pencapaian tujuan, integrasi, dan adaptasi. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan tiga cara yaitu, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data-data yang telah terkumpul dianalisis mulai dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Efektivitas Event Tahunan Beautiful Malino dalam pengembangan IMK di Kawasan Wisata Hutan Pinus Malino Kabupaten Gowa dapat dikatakan efektif namun belum berjalan dengan optimal karena masih terdapat kendala berupa belum adanya legal drafting, pelatihan kemampuan dan keterampilan pelaku usaha yang belum terlaksana dengan baik, serta sarana dan prasarana yang belum optimal. Kesimpulan: Perlu adanya peninjauan kembali terkait legal drafting pelaksanaan Event Tahunan Beautiful Malino, perbaikan sarana dan prasarana yang ada, serta pengadaan pelatihan kemampuan dan keterampilan bagi pelaku usaha. Kata Kunci: Efektivitas, Pengembangan Industri Mikro Kecil, Event Tahunan Beautiful Malino |
| 650 | # | 4 | $a Bisnis Kecil (Industri Mikro Kecil) |
| 700 | 0 | # | $a Juliati Prihatini |
| 856 | # | # | $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/22450 |
Content Unduh katalog
Karya Terkait :