
| Judul | STRATEGI PEMBERDAYAAN FORUM ANAK KOTA PALEMBANG (FAKOPA) OLEH DINAS PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK (DP3A) DALAM MENDUKUNG PROGRAM KOTA LAYAK ANAK (KLA) DI KOTA PALEMBANG PROVINSI SUMATERA SELATAN / Azzahra Khairunnisya |
| Pengarang | Azzahra Khairunnisya Juliati Prihatini |
| Penerbitan | Jatinangor : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2025 |
| Deskripsi Fisik | 13 |
| Subjek | Layanan Kepada Anak |
| Abstrak | Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Belum adanya peningkatan peringkat KLA yang dilakukan oleh DP3A melalui FAKOPA di Kota Palembang. Tujuan: Untuk menganalisis strategi pemberdayaan baru yang digunakan oleh DP3A terhadap FAKOPA di Kota Palembang. Metode: Metode penelitian yang digunakan kualitatif deskriptif. Teknik analisis data dilakukan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Teori yang digunakan adalah teori strategi pemberdayaan dari Hulme dan Turner (1990) dalam Karjuni Dt. Maani (2011). Hasil/Temuan: Hasil penelitian menujukkan bahwa strategi pemberdayaan FAKOPA pada dimensi Empowerment Approach mencakup regulasi dan kebijakan tentang organisasi dan program Kota Layak Anak. Dimensi Development Approach mencakup pelatihan dan pembinaan dan keikutsertaan dalam acara pemerintah. Dimensi Welfare Approach mencakup pendampingan kegiatan dan pemberian dukungan. Kesimpulan: Strategi pemberdayaan FAKOPA oleh DP3A Kota Palembang telah mencakup tiga pendekatan, yaitu Empowerment, Development, dan Welfare. Namun, implementasinya masih belum maksimal dalam memberdayakan FAKOPA sebagai aktor strategis untuk mendukung peningkatan peringkat KLA. Faktor penghambat utama meliputi kurangnya keaktifan anggota FAKOPA, minimnya alokasi anggaran, serta lemahnya sinergi lintas sektor. Oleh karena itu, diperlukan strategi pemberdayaan baru yang lebih partisipatif, terarah, dan terintegrasi dengan indikator-indikator penilaian KLA. Kata Kunci: FAKOPA, KLA, strategi pemberdayaan |
| Lokasi Akses Online | http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/22265 |
| No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
| 06760/IPDN/2025 | Dapat dipinjam | Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000001192204 | ||
| 005 | 20260121102138 | ||
| 035 | # | # | $a 0010-0126000649 |
| 082 | # | # | $a 362.709 598 161 |
| 084 | # | # | $a 362.709 598 161 AZZ s |
| 100 | 0 | # | $a Azzahra Khairunnisya |
| 245 | 1 | # | $a STRATEGI PEMBERDAYAAN FORUM ANAK KOTA PALEMBANG (FAKOPA) OLEH DINAS PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK (DP3A) DALAM MENDUKUNG PROGRAM KOTA LAYAK ANAK (KLA) DI KOTA PALEMBANG PROVINSI SUMATERA SELATAN /$c Azzahra Khairunnisya |
| 260 | # | # | $a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 |
| 300 | # | # | $a 13 |
| 520 | # | # | $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Belum adanya peningkatan peringkat KLA yang dilakukan oleh DP3A melalui FAKOPA di Kota Palembang. Tujuan: Untuk menganalisis strategi pemberdayaan baru yang digunakan oleh DP3A terhadap FAKOPA di Kota Palembang. Metode: Metode penelitian yang digunakan kualitatif deskriptif. Teknik analisis data dilakukan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Teori yang digunakan adalah teori strategi pemberdayaan dari Hulme dan Turner (1990) dalam Karjuni Dt. Maani (2011). Hasil/Temuan: Hasil penelitian menujukkan bahwa strategi pemberdayaan FAKOPA pada dimensi Empowerment Approach mencakup regulasi dan kebijakan tentang organisasi dan program Kota Layak Anak. Dimensi Development Approach mencakup pelatihan dan pembinaan dan keikutsertaan dalam acara pemerintah. Dimensi Welfare Approach mencakup pendampingan kegiatan dan pemberian dukungan. Kesimpulan: Strategi pemberdayaan FAKOPA oleh DP3A Kota Palembang telah mencakup tiga pendekatan, yaitu Empowerment, Development, dan Welfare. Namun, implementasinya masih belum maksimal dalam memberdayakan FAKOPA sebagai aktor strategis untuk mendukung peningkatan peringkat KLA. Faktor penghambat utama meliputi kurangnya keaktifan anggota FAKOPA, minimnya alokasi anggaran, serta lemahnya sinergi lintas sektor. Oleh karena itu, diperlukan strategi pemberdayaan baru yang lebih partisipatif, terarah, dan terintegrasi dengan indikator-indikator penilaian KLA. Kata Kunci: FAKOPA, KLA, strategi pemberdayaan |
| 650 | # | 4 | $a Layanan Kepada Anak |
| 700 | 0 | # | $a Juliati Prihatini |
| 856 | # | # | $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/22265 |
Content Unduh katalog
Karya Terkait :