Cite This        Tampung        Export Record
Judul KINERJA APARATUR SIPIL NEGARA DALAM PEMBINAAN BUMD PD. BPR BAHTERAMAS DI BIRO ADMINISTRASI PEREKONOMIAN SEKRETARIAT DAERAH PROVINSI SULAWESI TENGGARA : - / Muhammad Ackhwan
Pengarang Muhammad Ackhwan
Ali Hanafiah Muhi
EDISI -
Penerbitan Sumedang : IPDN, 2024
Deskripsi Fisik 9 hlm :- ;--
ISBN -
Subjek Kinerja Pegawai
Abstrak Latar Belakang : BUMD merupakan Badan Usaha Milik Daerah yang seluruh atau sebagian besar modalnya dimiliki oleh daerah. Badan Usaha Milik Daerah sendiri memainkan peranan penting bagi pembangunan daerah khususnya dan nasional pada umumnya. Bagi daerah sendiri BUMD memiliki kedudukan yang strategis terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). PD. BPR Bahteramas sendiri adalah salah satu Badan Usaha Milik Daerah yang dimiliki oleh pemerintah daerah Provinsi Sulawesi Tenggara dengan peranan pembinaan yang diambil alih oleh Biro Administrasi Perekonomian Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara yang bertujuan untuk membantu dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat yang saat ini belum dapat beroperasi dengan baik akibat kasus fraud yang dilakukan di PD. BPR Bahteramas. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kinerja Aparatur Sipil Negara Biro Administrasi Perekonomian dalam pembinaan BUMD PD. BPR Bahteramas, apa faktor pendukung dan penghambat dalam pembinaan BUMD PD. BPR Bahteramas dan mengetahui upaya apa yang dilakukan Aparatur Sipil Negara Biro Administrasi Perekonomian dalam mengatasi hambatan dalam pembinaan BUMD PD. BPR Bahteramas. Metode: Desain penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif dan pendekatan induktif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembinaan BUMD PD. BPR Bahteramas oleh Aparatur Sipil Negara Biro Administrasi Perekonomian belum berjalan dengan baik yang disebabkan oleh beberapa faktor seperti kurangnya kualitas SDM sehingga kurang terampil dalam menganalisis masalah yang ada serta sering terjadinya kekurangan anggaran operasional terkhusus pada kegiatan pembinaan BUMD sehingga menghambat proses pembinaan BUMD PD. BPR Bahteramas. Kesimpulan: Pembinaan BUMD PD. BPR Bahteramas oleh Aparatur Sipil Negara Biro Administrasi Perekonomian Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara belum berjalan dengan baik terutama pada aspek Sumber Daya Manusia (SDM). Aparatur Sipil Negara Biro Administrasi Perekonomian masih kurang memahami hal hal yang berkaitan dengan perbankan sehingga susah untuk menganalisis masalah yang ada. Upaya yang dilakukan Aparatur Sipil Negara dalam mengatasi hambatan adalah dengan penataan ulang anggaran, melakukan merger atau penggabungan seluruh BPR menjadi 2 BPR, meningkatan fungsi pengawasan dan pembinaan dan meningkatkan kompetensi pegawai Biro Administrasi Perekonomian Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara.
Lokasi Akses Online http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/15279

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
05945/IPDN/2023 352.630 959 848 MUH k Baca di tempat Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000001193780
005 20260209072844
020 # # $a -
035 # # $a 0010-0226000864
082 # # $a 352.630 959 848
084 # # $a 352.630 959 848 MUH k
100 0 # $a Muhammad Ackhwan
245 1 # $a KINERJA APARATUR SIPIL NEGARA DALAM PEMBINAAN BUMD PD. BPR BAHTERAMAS DI BIRO ADMINISTRASI PEREKONOMIAN SEKRETARIAT DAERAH PROVINSI SULAWESI TENGGARA : $b - /$c Muhammad Ackhwan
250 # # $a -
260 # # $a Sumedang :$b IPDN,$c 2024
300 # # $a 9 hlm : $b - ; $c -$e -
520 # # $a Latar Belakang : BUMD merupakan Badan Usaha Milik Daerah yang seluruh atau sebagian besar modalnya dimiliki oleh daerah. Badan Usaha Milik Daerah sendiri memainkan peranan penting bagi pembangunan daerah khususnya dan nasional pada umumnya. Bagi daerah sendiri BUMD memiliki kedudukan yang strategis terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). PD. BPR Bahteramas sendiri adalah salah satu Badan Usaha Milik Daerah yang dimiliki oleh pemerintah daerah Provinsi Sulawesi Tenggara dengan peranan pembinaan yang diambil alih oleh Biro Administrasi Perekonomian Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara yang bertujuan untuk membantu dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat yang saat ini belum dapat beroperasi dengan baik akibat kasus fraud yang dilakukan di PD. BPR Bahteramas. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kinerja Aparatur Sipil Negara Biro Administrasi Perekonomian dalam pembinaan BUMD PD. BPR Bahteramas, apa faktor pendukung dan penghambat dalam pembinaan BUMD PD. BPR Bahteramas dan mengetahui upaya apa yang dilakukan Aparatur Sipil Negara Biro Administrasi Perekonomian dalam mengatasi hambatan dalam pembinaan BUMD PD. BPR Bahteramas. Metode: Desain penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif dan pendekatan induktif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembinaan BUMD PD. BPR Bahteramas oleh Aparatur Sipil Negara Biro Administrasi Perekonomian belum berjalan dengan baik yang disebabkan oleh beberapa faktor seperti kurangnya kualitas SDM sehingga kurang terampil dalam menganalisis masalah yang ada serta sering terjadinya kekurangan anggaran operasional terkhusus pada kegiatan pembinaan BUMD sehingga menghambat proses pembinaan BUMD PD. BPR Bahteramas. Kesimpulan: Pembinaan BUMD PD. BPR Bahteramas oleh Aparatur Sipil Negara Biro Administrasi Perekonomian Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara belum berjalan dengan baik terutama pada aspek Sumber Daya Manusia (SDM). Aparatur Sipil Negara Biro Administrasi Perekonomian masih kurang memahami hal hal yang berkaitan dengan perbankan sehingga susah untuk menganalisis masalah yang ada. Upaya yang dilakukan Aparatur Sipil Negara dalam mengatasi hambatan adalah dengan penataan ulang anggaran, melakukan merger atau penggabungan seluruh BPR menjadi 2 BPR, meningkatan fungsi pengawasan dan pembinaan dan meningkatkan kompetensi pegawai Biro Administrasi Perekonomian Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara.
650 # 4 $a Kinerja Pegawai
700 0 # $a Ali Hanafiah Muhi
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/15279
Content Unduh katalog