Cite This        Tampung        Export Record
Judul IMPLEMENTASI KEBIJAKAN SISTEM ZONASI PADA PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU (PPDB) TINGKAT SMA NEGERI TAHUN AJARAN 2021/2022 DI KOTA TARAKAN PROVINSI KALIMANTAN UTARA : - / Aldias Chandra Baskara
Pengarang Aldias Chandra Baskara
Rusli Razak
EDISI -
Penerbitan Sumedang : IPDN, 2023
Deskripsi Fisik 9 :- ;--
ISBN -
Subjek sekolah menengah atas
Abstrak Permasalahan/Latar Belakang : Pendidikan merupakan hak yang dimiliki pada setiap individu untuk mengembangkan potensi dirinya untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Setiap masing-masing individu berhak mendapatkan pelayanan pendidikan yang sama. Kualitas pendidikan yang baik memiliki pengaruh terhadap pembangunan suatu negara. Tujuan : Penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis implementasi kebijakan sistem zonasi pada penerimaan peserta didik baru tingkat SMA Negeri tahun 2 ajaran 2021/2022 di Kota Tarakan, apa yang menjadi penghambat dalam pelaksanaan kebijakan dan upaya apa yang dilakukan dalam mengoptimalkan pelaksanaan kebijakan. Metode : Metode penelitian yang digunakan pada skripsi ini adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan : Berdasarkan penelitian, dalam pelaksanaan implementasi kebijakan sistem zonasi pada penerimaan peserta didik baru tingkat SMA Negeri tahun ajaran 2021/2022 di Kota Tarakan terdapat beberapa hambatan yang berasal dari luar (eksternal). Terdapat beberapa masalah yang belum bisa diselesaikan sehingga menimbulkan keresahan di masyarakat terkait pelayanan pendidikan yang tidak merata. Saran ditujukan kepada Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tarakan untuk bekerjasama dengan beberapa pihak terkait dengan penyelesaian masalah yang ada agar masyarakat mendapatkan pelayanan pendidikan yang sama secara keseluruhan. Kesimpulan : terdapat hambatan yang belum bisa diatasi, pola pikir masyarakat yang memiliki anggapan sekolah dengan label unggulan, adanya kecurangan dalam administrasi dan belum ada upaya yang dilakukan dalam mengatasi hambatan-hambatan yang terjadi.
Lokasi Akses Online http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/15033

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
06030/IPDN/2023 373.238 598 391 1 ALD i Baca di tempat Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000001194025
005 20260211094723
020 # # $a -
035 # # $a 0010-0226001109
082 # # $a 373.238 598 391 1
084 # # $a 373.238 598 391 1 ALD i
100 0 # $a Aldias Chandra Baskara
245 1 # $a IMPLEMENTASI KEBIJAKAN SISTEM ZONASI PADA PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU (PPDB) TINGKAT SMA NEGERI TAHUN AJARAN 2021/2022 DI KOTA TARAKAN PROVINSI KALIMANTAN UTARA : $b - /$c Aldias Chandra Baskara
250 # # $a -
260 # # $a Sumedang :$b IPDN,$c 2023
300 # # $a 9 : $b - ; $c -$e -
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang : Pendidikan merupakan hak yang dimiliki pada setiap individu untuk mengembangkan potensi dirinya untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Setiap masing-masing individu berhak mendapatkan pelayanan pendidikan yang sama. Kualitas pendidikan yang baik memiliki pengaruh terhadap pembangunan suatu negara. Tujuan : Penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis implementasi kebijakan sistem zonasi pada penerimaan peserta didik baru tingkat SMA Negeri tahun 2 ajaran 2021/2022 di Kota Tarakan, apa yang menjadi penghambat dalam pelaksanaan kebijakan dan upaya apa yang dilakukan dalam mengoptimalkan pelaksanaan kebijakan. Metode : Metode penelitian yang digunakan pada skripsi ini adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan : Berdasarkan penelitian, dalam pelaksanaan implementasi kebijakan sistem zonasi pada penerimaan peserta didik baru tingkat SMA Negeri tahun ajaran 2021/2022 di Kota Tarakan terdapat beberapa hambatan yang berasal dari luar (eksternal). Terdapat beberapa masalah yang belum bisa diselesaikan sehingga menimbulkan keresahan di masyarakat terkait pelayanan pendidikan yang tidak merata. Saran ditujukan kepada Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tarakan untuk bekerjasama dengan beberapa pihak terkait dengan penyelesaian masalah yang ada agar masyarakat mendapatkan pelayanan pendidikan yang sama secara keseluruhan. Kesimpulan : terdapat hambatan yang belum bisa diatasi, pola pikir masyarakat yang memiliki anggapan sekolah dengan label unggulan, adanya kecurangan dalam administrasi dan belum ada upaya yang dilakukan dalam mengatasi hambatan-hambatan yang terjadi.
650 # 4 $a sekolah menengah atas
700 0 # $a Rusli Razak
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/15033
Content Unduh katalog