Cite This        Tampung        Export Record
Judul EVALUASI PELAKSANAAN PROGRAM KOTA TANPA KUMUH (KOTAKU) DI KOTA DENPASAR PROVINSI BALI / Agus Cahaya Kencana Adi Putra
Pengarang Agus Cahaya Kencana Adi Putra
Helwani
EDISI -
Penerbitan Sumedang : IPDN, 2023
Deskripsi Fisik 10 hlm :- ;--
ISBN -
Subjek Permukiman kumuh
Abstrak Permasalahan/Latar Belakang (GAP) : Pelaksanaan Program KOTAKU di Kota Denpasar telah terlaksana sejak tahun 2016 hingga kini namun masih ada permasalahan yang belum terselesaikan, oleh karena itu perlu adanya evaluasi pelaksanaan Program KOTAKU Tujuan : untuk mendeskripsikan dan menganalisis pelaksanaan program Kota Tanpa Kumuh, faktor penghambat dan pendukung serta upaya yang dilakukan untuk mengatasi faktor tersebut Metode : Penelitian ini mengunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Sumber data yang digunakan yaitu data primer dan sekunder. Teknik Penentuan Informan dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling dan snowball sampling. Hasil : Berdasarkan kajian penelitian ini menggunakan teori evaluasi kebijakan menurut William N. Dunn (2013). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 6 indikator yaitu efektifitas mengenai target/capaian program belum tercapai, efisiensi sudah berjalan dengan baik sesuai ketentuan, responsivitas dinilai sudah mencapai hasil yang baik, kecukupan sesuai dengan kecukupan dana dan waktu belum berjalan dengan baik, ketepatan sudah berjalan dengan baik dan juga dimensi perataan sudah berjalan dengan baik. Ada juga kendala yang dihadapi selama pelaksanaan program tersebut yaitu status lahan pada kawasan kumuh yang ada di lahan sewa serta terkait kurangnya alokasi anggaran dari pemerintah pusat dan swasta hanya ada anggaran dari pemerintah daerah, serta dari tingkat kesadaran masyarakat yang berada di lahan sewa cenderung tak acuh terhadap keadaan. Kesimpulan: Pelaksanaan Program KOTAKU di Kota Denpasar telah berjalan dengan baik akan tetapi masih ada beberapa indokator yang perlu di perbaiki. Guna meningkatkan pelaksanaan program disarankan pelaksana lebih aktif untuk membangun kerjasama dalam pelaksanaan Program KOTAKU.
Lokasi Akses Online http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/12199

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
06057/IPDN/2023 363.559 862 21 AGU e Baca di tempat Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000001194066
005 20260211103337
020 # # $a -
035 # # $a 0010-0226001150
082 # # $a 363.559 862 21
084 # # $a 363.559 862 21 AGU e
100 0 # $a Agus Cahaya Kencana Adi Putra
245 1 # $a EVALUASI PELAKSANAAN PROGRAM KOTA TANPA KUMUH (KOTAKU) DI KOTA DENPASAR PROVINSI BALI /$c Agus Cahaya Kencana Adi Putra
250 # # $a -
260 # # $a Sumedang :$b IPDN,$c 2023
300 # # $a 10 hlm : $b - ; $c -$e -
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP) : Pelaksanaan Program KOTAKU di Kota Denpasar telah terlaksana sejak tahun 2016 hingga kini namun masih ada permasalahan yang belum terselesaikan, oleh karena itu perlu adanya evaluasi pelaksanaan Program KOTAKU Tujuan : untuk mendeskripsikan dan menganalisis pelaksanaan program Kota Tanpa Kumuh, faktor penghambat dan pendukung serta upaya yang dilakukan untuk mengatasi faktor tersebut Metode : Penelitian ini mengunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Sumber data yang digunakan yaitu data primer dan sekunder. Teknik Penentuan Informan dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling dan snowball sampling. Hasil : Berdasarkan kajian penelitian ini menggunakan teori evaluasi kebijakan menurut William N. Dunn (2013). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 6 indikator yaitu efektifitas mengenai target/capaian program belum tercapai, efisiensi sudah berjalan dengan baik sesuai ketentuan, responsivitas dinilai sudah mencapai hasil yang baik, kecukupan sesuai dengan kecukupan dana dan waktu belum berjalan dengan baik, ketepatan sudah berjalan dengan baik dan juga dimensi perataan sudah berjalan dengan baik. Ada juga kendala yang dihadapi selama pelaksanaan program tersebut yaitu status lahan pada kawasan kumuh yang ada di lahan sewa serta terkait kurangnya alokasi anggaran dari pemerintah pusat dan swasta hanya ada anggaran dari pemerintah daerah, serta dari tingkat kesadaran masyarakat yang berada di lahan sewa cenderung tak acuh terhadap keadaan. Kesimpulan: Pelaksanaan Program KOTAKU di Kota Denpasar telah berjalan dengan baik akan tetapi masih ada beberapa indokator yang perlu di perbaiki. Guna meningkatkan pelaksanaan program disarankan pelaksana lebih aktif untuk membangun kerjasama dalam pelaksanaan Program KOTAKU.
650 # 4 $a Permukiman kumuh
700 0 # $a Helwani
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/12199
Content Unduh katalog