
| Judul | PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PETANI KOPI OLEH DINAS PERTANIAN DI KABUPATEN PEGUNUNGAN BINTANG PROVINSI PAPUA / Uropmabin, Hubertus |
| Pengarang | Uropmabin, Hubertus Samsul Arifin |
| EDISI | - |
| Penerbitan | Sumedang : IPDN, 2023 |
| Deskripsi Fisik | 10 hlm :- ;-- |
| ISBN | - |
| Subjek | Pemberdayaan Masyarakat Desa |
| Abstrak | Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Kesejahteraan masyarakat dapat diimplementasikan melalui pemberdayaan masyarakat di daerah kabupaten pegunungan bintang. Sehingga dapat menghasilkan petani kopi yang profesional dalam menanam kopi hinggga hasilnya dapat berkualitas. Dan dapat meningkatkan ekonomi masyarakat setempat. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana pemberdayaan masyarakat petani Kopi yang dilaksanakan oleh Dinas 2 Pertanian Kabupaten Pegunungan Bintang serta untuk mengetahui ancer penghambat dan upaya yang dilakukan dalam melakukan Pemberdayaan Petani kopi oleh Dinas Pertanian Kabupaten Pegunungan Bintang. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan induktif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dokumentasi dan penelusuran data online. Wawancara dilakukan terhadap pihak-pihak yang terkait dalam pemberdayaan petani kopi di kabupaten yaitu Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pegunungan Bintang, Kepala Bidang Pertanian Kabupaten Pegunungan Bintang, dan Pegawai Dinas pertanian, serta Para Petani Kopi selaku obyek dari suatu pemberdayaan. Analisis data dilakukan dengan Pengolahan Data, Penganalisisan Data, dan Penafsiran Hasil Analisis. Hasil/Temuan: Masih terdapat beberapa hambatan baik dari Pemerintah maupun dari petani kopi itu sendiri. Kesimpulan: Penelitian ini menunjukkan bahwa dalam pelaksanaan pemberdayaan yang dilakukan oleh Dinas Pertanian Kabupaten Pegunungan Bintang terhadap petani kopi di Kabupaten Pegunungan Bintang sudah berjalan dengan baik, namun masih terdapat beberapa hambatan baik dari Pemerintah maupun dari petani kopi itu sendiri. Hambatan dari pemerintah seperti masih banyak petani yang belum tergabung dalam Kelompok Tani sehingga penyaluran bantuan belum merata, dan Sarana Prasarana. Hambatan dari petani kopi adalah akses jalan darat maupun udarah yang belom berjalan ancer dan akses jaln yang menuju pertanaman kopi dan harga jual kopi yang tidak stabil. |
| Lokasi Akses Online | http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/15234 |
| No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
| 06113/IPDN/2023 | 307.725 988 183 URO p | Baca di tempat | Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000001194178 | ||
| 005 | 20260211102344 | ||
| 020 | # | # | $a - |
| 035 | # | # | $a 0010-0226001262 |
| 082 | # | # | $a 307.725 988 183 |
| 084 | # | # | $a 307.725 988 183 URO p |
| 100 | 0 | # | $a Uropmabin, Hubertus |
| 245 | 1 | # | $a PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PETANI KOPI OLEH DINAS PERTANIAN DI KABUPATEN PEGUNUNGAN BINTANG PROVINSI PAPUA /$c Uropmabin, Hubertus |
| 250 | # | # | $a - |
| 260 | # | # | $a Sumedang :$b IPDN,$c 2023 |
| 300 | # | # | $a 10 hlm : $b - ; $c -$e - |
| 520 | # | # | $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Kesejahteraan masyarakat dapat diimplementasikan melalui pemberdayaan masyarakat di daerah kabupaten pegunungan bintang. Sehingga dapat menghasilkan petani kopi yang profesional dalam menanam kopi hinggga hasilnya dapat berkualitas. Dan dapat meningkatkan ekonomi masyarakat setempat. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana pemberdayaan masyarakat petani Kopi yang dilaksanakan oleh Dinas 2 Pertanian Kabupaten Pegunungan Bintang serta untuk mengetahui ancer penghambat dan upaya yang dilakukan dalam melakukan Pemberdayaan Petani kopi oleh Dinas Pertanian Kabupaten Pegunungan Bintang. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan induktif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dokumentasi dan penelusuran data online. Wawancara dilakukan terhadap pihak-pihak yang terkait dalam pemberdayaan petani kopi di kabupaten yaitu Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pegunungan Bintang, Kepala Bidang Pertanian Kabupaten Pegunungan Bintang, dan Pegawai Dinas pertanian, serta Para Petani Kopi selaku obyek dari suatu pemberdayaan. Analisis data dilakukan dengan Pengolahan Data, Penganalisisan Data, dan Penafsiran Hasil Analisis. Hasil/Temuan: Masih terdapat beberapa hambatan baik dari Pemerintah maupun dari petani kopi itu sendiri. Kesimpulan: Penelitian ini menunjukkan bahwa dalam pelaksanaan pemberdayaan yang dilakukan oleh Dinas Pertanian Kabupaten Pegunungan Bintang terhadap petani kopi di Kabupaten Pegunungan Bintang sudah berjalan dengan baik, namun masih terdapat beberapa hambatan baik dari Pemerintah maupun dari petani kopi itu sendiri. Hambatan dari pemerintah seperti masih banyak petani yang belum tergabung dalam Kelompok Tani sehingga penyaluran bantuan belum merata, dan Sarana Prasarana. Hambatan dari petani kopi adalah akses jalan darat maupun udarah yang belom berjalan ancer dan akses jaln yang menuju pertanaman kopi dan harga jual kopi yang tidak stabil. |
| 650 | # | 4 | $a Pemberdayaan Masyarakat Desa |
| 700 | 0 | # | $a Samsul Arifin |
| 856 | # | # | $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/15234 |
Content Unduh katalog
Karya Terkait :