Cite This        Tampung        Export Record
Judul IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENGELOLAAN SAMPAH RUMAH TANGGA DAN SAMPAH SEJENIS DI KABUPATEN MAMUJU PROVINSI SULAWESI BARAT / Muhammad Ali Akbar
Pengarang Muhammad Ali Akbar
Pratiwi Nurhascaryani
Penerbitan Sumedang : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2023
Deskripsi Fisik 14 hlm :illus
Subjek Permasalahan Lingkungan
Abstrak Permasalahan/Latar Belakang(GAP) : Pengelolaan Sampah Rumah Tangga (SRT) dan Sampah Sejenis telah diatur dalam Peraturan Pemerintah No 81 Tahun 2012. Akan tetapi Kurangnya kepedulian sebagian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan mengakibatkan permasalahan sampah sudah menjadi penyakit di Indonesia khususnya di Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat karena masyarakat membuang sampah secara sembarangan baik di sungai, pinggir jalan atau di tempat umum. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis Bagaimana Implementasi Kebijakan Pengelolaan Sampah rumah tangga dan sampah sejenis di Kabupaten Mamuju serta apa saja faktor pendukung dan penghambat dan bagaimana upaya dalam implementasi kebijakan pengelolaan sampah rumah tangga dan sampah sejenis rumah tangga. Metode : Dalam penelitian ini peneliti menggunakan pendekatan kualitatif. Dalam penelitian kualitatif teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil/Temuan : Implementasi di Kabupaten Mamuju sudah berjalan baik, pelimpahan kewenangan kepada stakeholder sudah dijalankan dengan baik. Implementasi dikatakan sudah berjalan baik dibuktikan dengan sosialisasi yang terus dilakukan mengenai Kebijakan Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah. Faktor pendukung adalah adanya peraturan yang jelas mengatur permasalahan sampah dengan memberikan kewenangan kepada kelurahan yang diatur dalam Peraturan Bupati Nomor 7 Tahun 2021 tentang perubahan Peraturan Bupati Nomor 39 Tahun 2018 tentang Kebijakan dan Strategi Daerah dalam Pengelolaan Sampah rumah tangga dan sampah sejenis. Dan antusiasme kelurahan dalam menerima kewenangan dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Mamuju. Sedanghkan faktor penghambat adalah kesadaran masyarakat masih kurang untuk membuang sampah pada tempatnyadan kurangnya kedisiplinan petugas kebersihan sehingga perlu ditingkatkan agar tidak menimbulkan timbunan sampah yang bisa menjadi sarang penyakit. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi faktor penghambat Implementasi di Kabupaten Mamuju yakni memperbaiki kendaraan pengangkut sampah yang tersedia, mengajukan penambahan armada pengangkut sampah kepada Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Mamuju, serta mengajak masyarakat untuk gotong royong menjaga kebersihan.Kesimpulan : Implementasi di Kabupaten Mamuju sudah berjalan baik, pelimpahan kewenangan kepada stakeholder sudah dijalankan dengan baik. Implementasi dikatakan sudah berjalan baik dibuktikan dengan sosialisasi yang terus dilakukan mengenai Kebijakan Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah. Dalam pelaksanaan implementasi guna kebersihan lingkungan, setiap pagi petugas kebersihan datang untuk mengangkut sampah di setiap rumah.
Lokasi Akses Online http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/15775

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
06136/IPDN/2023 363.728 095 984 612 MUH i Baca di tempat Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000001194227
005 20260217111128
035 # # $a 0010-0226001311
082 # # $a 363.728 095 984 612
084 # # $a 363.728 095 984 612 MUH i
100 0 # $a Muhammad Ali Akbar
245 1 # $a IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENGELOLAAN SAMPAH RUMAH TANGGA DAN SAMPAH SEJENIS DI KABUPATEN MAMUJU PROVINSI SULAWESI BARAT /$c Muhammad Ali Akbar
260 # # $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023
300 # # $a 14 hlm : $b illus
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang(GAP) : Pengelolaan Sampah Rumah Tangga (SRT) dan Sampah Sejenis telah diatur dalam Peraturan Pemerintah No 81 Tahun 2012. Akan tetapi Kurangnya kepedulian sebagian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan mengakibatkan permasalahan sampah sudah menjadi penyakit di Indonesia khususnya di Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat karena masyarakat membuang sampah secara sembarangan baik di sungai, pinggir jalan atau di tempat umum. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis Bagaimana Implementasi Kebijakan Pengelolaan Sampah rumah tangga dan sampah sejenis di Kabupaten Mamuju serta apa saja faktor pendukung dan penghambat dan bagaimana upaya dalam implementasi kebijakan pengelolaan sampah rumah tangga dan sampah sejenis rumah tangga. Metode : Dalam penelitian ini peneliti menggunakan pendekatan kualitatif. Dalam penelitian kualitatif teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil/Temuan : Implementasi di Kabupaten Mamuju sudah berjalan baik, pelimpahan kewenangan kepada stakeholder sudah dijalankan dengan baik. Implementasi dikatakan sudah berjalan baik dibuktikan dengan sosialisasi yang terus dilakukan mengenai Kebijakan Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah. Faktor pendukung adalah adanya peraturan yang jelas mengatur permasalahan sampah dengan memberikan kewenangan kepada kelurahan yang diatur dalam Peraturan Bupati Nomor 7 Tahun 2021 tentang perubahan Peraturan Bupati Nomor 39 Tahun 2018 tentang Kebijakan dan Strategi Daerah dalam Pengelolaan Sampah rumah tangga dan sampah sejenis. Dan antusiasme kelurahan dalam menerima kewenangan dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Mamuju. Sedanghkan faktor penghambat adalah kesadaran masyarakat masih kurang untuk membuang sampah pada tempatnyadan kurangnya kedisiplinan petugas kebersihan sehingga perlu ditingkatkan agar tidak menimbulkan timbunan sampah yang bisa menjadi sarang penyakit. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi faktor penghambat Implementasi di Kabupaten Mamuju yakni memperbaiki kendaraan pengangkut sampah yang tersedia, mengajukan penambahan armada pengangkut sampah kepada Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Mamuju, serta mengajak masyarakat untuk gotong royong menjaga kebersihan.Kesimpulan : Implementasi di Kabupaten Mamuju sudah berjalan baik, pelimpahan kewenangan kepada stakeholder sudah dijalankan dengan baik. Implementasi dikatakan sudah berjalan baik dibuktikan dengan sosialisasi yang terus dilakukan mengenai Kebijakan Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah. Dalam pelaksanaan implementasi guna kebersihan lingkungan, setiap pagi petugas kebersihan datang untuk mengangkut sampah di setiap rumah.
650 # 4 $a Permasalahan Lingkungan
700 0 # $a Pratiwi Nurhascaryani
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/15775
Content Unduh katalog
 
Karya Terkait :
PROFESIONALISME CAMAT DALAM PELAYANAN PUBLIK (STUDI PELAYANAN PUBLIK DI KECAMATAN SEPATAN KABUPATEN TAGERANG PROVINSI BANTEN) : PENELITIAN KELOMPOK / MARJA SINURAT, M.Pd., MM EVALUASI KEBIJAKAN PELAYANAN TERPADU SATU PINTU DALAM RANGKA MEWUJUDKAN KUALITAS PELAYANAN UMUM YANG PRIMA DI KABUPATEN INDRAMAYU PROVINSI JAWA BARAT : PENELITIAN KELOMPOK / SITI ISMAYATI, SU DAMPAK PEMBANGUNAN JALAN TERHADAP PETANI DI KOTA PEKAN BAARU : LAPORAN HASIL KAJIAN / SAMPARA LUKMAN, MA. DAMPAK PEMBANGUNAN JALAN TERHADAP PETANI DI KOTA PEKAN BARU : LAPORAN HASIL KAJIAN / SAMPARA LUKMAN, MA. PELYANAN PUBLIK : MODUL PERKULIAHAN / DR. PRATIWI NURHASCARYANI,M.Si Show More