Cite This        Tampung        Export Record
Judul KOORDINASI PEMERINTAHAN DALAM MENGATASI BANJIR DI KABUPATEN SERANG PROVINSI BANTEN / Gultom, Manuel Walker Parsaoran
Pengarang Gultom, Manuel Walker Parsaoran
Penerbitan Sumedang : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2023
Deskripsi Fisik 8
Subjek Penanggulangan Bencana Banjir
Abstrak Latar Belakang : Penulis berfokus pada permasalahan yaitu masyarakat Kabupaten Serang masih membuang sampah sembarangan yang membuat aliran drainase tersumbat, masih kurangnya sarana dan prasarana dalam penanggulangan bencana banjir, masih terdapat adanya bangunan liar yang berdiri di sepanjang anak jalan Sungai Cibanten. Hal ini membutuhkan koordinasi yang melibatkan berbagai pihak instansi pemerintahan dalam mengatasi masalah banjir di Kabupaten Serang. Tujuan : Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan menganalisis Koordinasi Pemerintahan dalam Mengatasi Banjir di Kabupaten Serang Provinsi Banten, mengetahui dan menganalisis faktor pendukung dan faktor penghambat Koordinasi Pemerintahan dalam Mengatasi Banjir di Kabupaten Serang Provinsi Banten, mengetahui dan menganalisis upaya mengatasi faktor pengambat Koordinasi Pemerintahan Daerah Dalam Mengatasi Banjir di Kabupaten Serang Provinsi Banten. Metode : Metode penelitian dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan induktif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Hambatan yang terjadi dalam koordinasi yang dilakukan untuk mengatasi permasalahan bencana banjir di Kabupaten Serang adalah fasilitas sarana dan prasarana penunjang seperti alat keselamatan bagi warga masyarakat itu belum terpenuhi, kurangnya ketersediaan anggaran bagi personil pelaksana di lapangan yang berdampak pada kurang tangguhnya personil dalam penanganan banjir karena tidak adanya dukungan secara material bagi personil tersebut. Kesimpulan : Hasil penelitian ini menunjukan koordinasi yang dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang dengan instansi terkait masih belum baik yang ada pada teori koordinasi oleh George R. Terry dalam Erliana Hasan. Faktor pendukung dan faktor penghambat proses koordinasi berasal dari internal dan eksternal Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi faktor penghambat ialah saling berkoordinasi dalam penanganan bencana khususnya banjir sehingga pelaksanaan koordinasi dengan perangkat daerah terkait dalam mengatasi banjir dalam berjalan dengan efektif.
Lokasi Akses Online http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/12500

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
06265/IPDN/2023 363.349 309 598 233 1 GUL k Baca di tempat Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000001194418
005 20260221105518
035 # # $a 0010-0226001502
082 # # $a 363.349 309 598 233 1
084 # # $a 363.349 309 598 233 1 GUL k
100 0 # $a Gultom, Manuel Walker Parsaoran
245 1 # $a KOORDINASI PEMERINTAHAN DALAM MENGATASI BANJIR DI KABUPATEN SERANG PROVINSI BANTEN /$c Gultom, Manuel Walker Parsaoran
260 # # $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023
300 # # $a 8
520 # # $a Latar Belakang : Penulis berfokus pada permasalahan yaitu masyarakat Kabupaten Serang masih membuang sampah sembarangan yang membuat aliran drainase tersumbat, masih kurangnya sarana dan prasarana dalam penanggulangan bencana banjir, masih terdapat adanya bangunan liar yang berdiri di sepanjang anak jalan Sungai Cibanten. Hal ini membutuhkan koordinasi yang melibatkan berbagai pihak instansi pemerintahan dalam mengatasi masalah banjir di Kabupaten Serang. Tujuan : Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan menganalisis Koordinasi Pemerintahan dalam Mengatasi Banjir di Kabupaten Serang Provinsi Banten, mengetahui dan menganalisis faktor pendukung dan faktor penghambat Koordinasi Pemerintahan dalam Mengatasi Banjir di Kabupaten Serang Provinsi Banten, mengetahui dan menganalisis upaya mengatasi faktor pengambat Koordinasi Pemerintahan Daerah Dalam Mengatasi Banjir di Kabupaten Serang Provinsi Banten. Metode : Metode penelitian dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan induktif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Hambatan yang terjadi dalam koordinasi yang dilakukan untuk mengatasi permasalahan bencana banjir di Kabupaten Serang adalah fasilitas sarana dan prasarana penunjang seperti alat keselamatan bagi warga masyarakat itu belum terpenuhi, kurangnya ketersediaan anggaran bagi personil pelaksana di lapangan yang berdampak pada kurang tangguhnya personil dalam penanganan banjir karena tidak adanya dukungan secara material bagi personil tersebut. Kesimpulan : Hasil penelitian ini menunjukan koordinasi yang dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang dengan instansi terkait masih belum baik yang ada pada teori koordinasi oleh George R. Terry dalam Erliana Hasan. Faktor pendukung dan faktor penghambat proses koordinasi berasal dari internal dan eksternal Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi faktor penghambat ialah saling berkoordinasi dalam penanganan bencana khususnya banjir sehingga pelaksanaan koordinasi dengan perangkat daerah terkait dalam mengatasi banjir dalam berjalan dengan efektif.
650 # 4 $a Penanggulangan Bencana Banjir
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/12500
Content Unduh katalog