
| Judul | PENEMPATAN PEJABAT STRUKTURAL BERDASARKAN KOMPETENSI DI BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH (BKD) PROVINSI SULAWESI SELATAN / IRMA RAHMAYANI |
| Pengarang | IRMA RAHMAYANI Tjahya Supriatna |
| Penerbitan | Sumedang : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2023 |
| Deskripsi Fisik | 9 |
| Subjek | Manajemen Personalia Administrasi Negara |
| Abstrak | Permasalahan/Latar Belakang (GAP) : (Berisi background yang melatarbelakangi penelitian). Kompetensi merupakan kualitas yang harus dimiliki oleh setiap pegawai, karena kompetensi merupakan salah satu unsur yang sangat mempengaruhi kinerja seseorang. Suatu aparatur dapat berfungsi dengan baik dan profesional dengan kompetensi. Penempatan pegawai yang tepat adalah menempatkan pegawai pada posisi atau jabatan yang sesuai dengan kompetensi yang dimiliki. Tujuan : dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis penempatan pejabat struktural di Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, faktor penghambat apa saja serta uoaya dalam mengatasi hambatan yang terjadi dalam penempatan pejabat struktura di Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Sulawesi Selatan. Metode : penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan induktif. Untuk Teknik pengumpulan data dengan menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Sementara itu, teknid analisis data yang digunakan dengan cara reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Informan pada penelitian ini ditentukan menggunakan teknik purposive sampling. Hasil/Temuan : penempatan pejabat struktural di Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Sulawesi Selatan masih belum sesuai dengan kompetensi. Kesimpulan : Kurangnya sumber daya manusia dan kurangnya kebutuhan Pendidikan dan pelatihan bagi pejabat struktural menjadi penghambat utama. Upaya dalam mengatasi hambatan tersebut ialah dengan meningkatkan kompetensi pegawai melalui Pendidikan dan pelatihan sesuai dengan syarat diklat dengan jabatan yang didudukinya. |
| Lokasi Akses Online | http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/12751 |
| No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
| 06341/IPDN/2023 | 352.609 598 47 IRM p | Baca di tempat | Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000001194497 | ||
| 005 | 20260222083926 | ||
| 035 | # | # | $a 0010-0226001581 |
| 082 | # | # | $a 352.609 598 47 |
| 084 | # | # | $a 352.609 598 47 IRM p |
| 100 | 0 | # | $a IRMA RAHMAYANI |
| 245 | 1 | # | $a PENEMPATAN PEJABAT STRUKTURAL BERDASARKAN KOMPETENSI DI BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH (BKD) PROVINSI SULAWESI SELATAN /$c IRMA RAHMAYANI |
| 260 | # | # | $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 |
| 300 | # | # | $a 9 |
| 520 | # | # | $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP) : (Berisi background yang melatarbelakangi penelitian). Kompetensi merupakan kualitas yang harus dimiliki oleh setiap pegawai, karena kompetensi merupakan salah satu unsur yang sangat mempengaruhi kinerja seseorang. Suatu aparatur dapat berfungsi dengan baik dan profesional dengan kompetensi. Penempatan pegawai yang tepat adalah menempatkan pegawai pada posisi atau jabatan yang sesuai dengan kompetensi yang dimiliki. Tujuan : dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis penempatan pejabat struktural di Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, faktor penghambat apa saja serta uoaya dalam mengatasi hambatan yang terjadi dalam penempatan pejabat struktura di Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Sulawesi Selatan. Metode : penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan induktif. Untuk Teknik pengumpulan data dengan menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Sementara itu, teknid analisis data yang digunakan dengan cara reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Informan pada penelitian ini ditentukan menggunakan teknik purposive sampling. Hasil/Temuan : penempatan pejabat struktural di Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Sulawesi Selatan masih belum sesuai dengan kompetensi. Kesimpulan : Kurangnya sumber daya manusia dan kurangnya kebutuhan Pendidikan dan pelatihan bagi pejabat struktural menjadi penghambat utama. Upaya dalam mengatasi hambatan tersebut ialah dengan meningkatkan kompetensi pegawai melalui Pendidikan dan pelatihan sesuai dengan syarat diklat dengan jabatan yang didudukinya. |
| 650 | # | 4 | $a Manajemen Personalia Administrasi Negara |
| 700 | 0 | # | $a Tjahya Supriatna |
| 856 | # | # | $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/12751 |
Content Unduh katalog
Karya Terkait :