
| Judul | IMPLEMENTASI KEBIJAKAN SELEKSI JABATAN PIMPINAN TINGGI PRATAMA SECARA TERBUKA DAN KOMPETITIF DI LINGKUNGAN PEMERINTAH KABUPATEN SUMENEP PROVINSI JAWA TIMUR / Andini Ferawaty |
| Pengarang | Andini Ferawaty |
| Penerbitan | Sumedang : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2023 |
| Deskripsi Fisik | 10 |
| Subjek | Administrasi Negara di Wilayah Umum |
| Abstrak | Permasalahan/Latar Belakang: Aparatur Sipil Negara mempunyai peran penting dalam dalam melaksanakan Reformasi Birokrasi. Untuk itu perlu dilakukan peningkatan kualifikasi, kompetensi dan membangun kapabilitas guna menciptakan Aparatur Sipil Negara yang profesional sebagai pendorong utama keberhasilan pembangunan nasional. Oleh karena itu untuk menjawab tantangan tersebut, perubahan telah dilakukan di berbagai apek pemerintahan untuk mengoptimalkan kinerja pemerintah di masyarakat salah satunya dengan pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama secara terbuka dan kompetitif. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep dan untuk mengetahui faktor-faktor penghambat implementasi seleksi terbuka tersebut serta upaya yang sudah dilakukan dalam mengatasinya. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif pendekatan induktif. Metode analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menggunakan model implementasi kebijakan menurut Edward III. Pemilihan informan menggunakan purposive sampling. Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa Implementasi seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep sudah berjalan optimal sebagaimana yang diharapkan dari tahun sebelumnya, Sedangkan yang menjadi faktor penghambat adalah transmisi komunikasi kurang efektif kepada PNS calon peserta seleksi, dan ruang lingkupnya kurang luas, serta faktor sumber daya berupa sarana dan prasarana masih kurang memadai dan perlu ditingkatkan. Upaya yang sudah lakukan dalam mengatasi hal tersebut adalah BKPSDM Sumenep berusaha mengupayakan mengkomunikasikan lebih intensif untuk pengumuman pelaksanaan seleksi di tingkat regional dan nasional dengan anggaran yang cukup dan berusaha mengupayakan memiliki Gedung Assessment Center sendiri, jadi untuk pelaksanaan Seleksi Terbuka tidak perlu bekerjasama dengan pihak ketiga. Sehingga akan lebih menghemat anggaran. Penulis memberikan saran antara lain yaitu meningkatkan minat ASN dalam mengikuti seleksi, menyediakan anggranyang cukup, meningkatan sarana dan prasarana, mendorong ASN dalam meningkatkan kompetensi di bidang tekhnologi. |
| Lokasi Akses Online | http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/12318 |
| No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
| 06442/IPDN/2023 | 351.159 826 94 AND i | Baca di tempat | Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000001194646 | ||
| 005 | 20260302021338 | ||
| 035 | # | # | $a 0010-0326000093 |
| 082 | # | # | $a 351.159 826 94 |
| 084 | # | # | $a 351.159 826 94 AND i |
| 100 | 0 | # | $a Andini Ferawaty |
| 245 | 1 | # | $a IMPLEMENTASI KEBIJAKAN SELEKSI JABATAN PIMPINAN TINGGI PRATAMA SECARA TERBUKA DAN KOMPETITIF DI LINGKUNGAN PEMERINTAH KABUPATEN SUMENEP PROVINSI JAWA TIMUR /$c Andini Ferawaty |
| 260 | # | # | $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 |
| 300 | # | # | $a 10 |
| 520 | # | # | $a Permasalahan/Latar Belakang: Aparatur Sipil Negara mempunyai peran penting dalam dalam melaksanakan Reformasi Birokrasi. Untuk itu perlu dilakukan peningkatan kualifikasi, kompetensi dan membangun kapabilitas guna menciptakan Aparatur Sipil Negara yang profesional sebagai pendorong utama keberhasilan pembangunan nasional. Oleh karena itu untuk menjawab tantangan tersebut, perubahan telah dilakukan di berbagai apek pemerintahan untuk mengoptimalkan kinerja pemerintah di masyarakat salah satunya dengan pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama secara terbuka dan kompetitif. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep dan untuk mengetahui faktor-faktor penghambat implementasi seleksi terbuka tersebut serta upaya yang sudah dilakukan dalam mengatasinya. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif pendekatan induktif. Metode analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menggunakan model implementasi kebijakan menurut Edward III. Pemilihan informan menggunakan purposive sampling. Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa Implementasi seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep sudah berjalan optimal sebagaimana yang diharapkan dari tahun sebelumnya, Sedangkan yang menjadi faktor penghambat adalah transmisi komunikasi kurang efektif kepada PNS calon peserta seleksi, dan ruang lingkupnya kurang luas, serta faktor sumber daya berupa sarana dan prasarana masih kurang memadai dan perlu ditingkatkan. Upaya yang sudah lakukan dalam mengatasi hal tersebut adalah BKPSDM Sumenep berusaha mengupayakan mengkomunikasikan lebih intensif untuk pengumuman pelaksanaan seleksi di tingkat regional dan nasional dengan anggaran yang cukup dan berusaha mengupayakan memiliki Gedung Assessment Center sendiri, jadi untuk pelaksanaan Seleksi Terbuka tidak perlu bekerjasama dengan pihak ketiga. Sehingga akan lebih menghemat anggaran. Penulis memberikan saran antara lain yaitu meningkatkan minat ASN dalam mengikuti seleksi, menyediakan anggranyang cukup, meningkatan sarana dan prasarana, mendorong ASN dalam meningkatkan kompetensi di bidang tekhnologi. |
| 650 | # | 4 | $a Administrasi Negara di Wilayah Umum |
| 856 | # | # | $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/12318 |
Content Unduh katalog
Karya Terkait :