
| Judul | EFEKTIVITAS PENERBITAN AKTA KEMATIAN MELALUI APLIKASI SAKEDAP DI DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN BANDUNG PROVINSI JAWA BARAT / Neng Ira Aryani Badriah |
| Pengarang | Neng Ira Aryani Badriah |
| Penerbitan | Sumedang : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2023 |
| Deskripsi Fisik | 18 :ilus |
| Subjek | Administrasi Negara di Wilayah Umum |
| Abstrak | Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Sakedap merupakan aplikasi penerbitan pada layanan online untuk pengajuan Administrasi salah satu nya Akta Kematian yang diterbitkan guna memudahkan masyarakat dalam pembuatan dokumen kependudukan serta membuat pelayanan semakin efektif dan efisien di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bandung. Tujuan: untuk mengetahui efektivitas penerbitan Akta Kematian melalui aplikasi Sakedap, hambatan serta upaya mengatasi hambatan dalam penerbitan Akta Kematian melalui aplikasi Sakedap di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bandung. Metode: Adapun Bogdan dan Taylor dalam Moleong (2016:4) mengatakan Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan induktif, dimana penulis memperoleh data dengan cara wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerbitan Akta Kematian melalui aplikasi Sakedap sudah berjalan efektif dalam indikator menurut teori efektivitas menurut Steers (1997) dalam Sutrisno (2011: 149) produksi, efisiensi, kepuasan, adaptasi dan perkembangan. Hambatan dalam pelaksanaan dijadikan sebagai bahan evaluasi dan akan terus di benahi demi terwujudnya penerbitan yang baik. Kesimpulan: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerbitan Akta Kematian melalui aplikasi Sakedap sudah berjalan efektif dalam indikator produksi, efisiensi, kepuasan, dan adaptasi. Perlu ditingkatkan secara berkala pada indikator perkembangan dan terdapat hambatan yang berkaitan dengan sarana dan prasarana, ketidaktahuan masyarakat mengenai aplikasi Sakedap dan masyarakat yang belum paham akan teknologi. Penulis menyarankan agar Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bandung lebih mengembangkan inovasi penerbitan pada aplikasi Sakedap, memperbaharui sarana dan prasarana secara berkala, serta lebih aktif dalam berkoordinasi dengan operator pusat dan mensosialisasikan inovasi penerbitan kepada masyarakat. |
| Lokasi Akses Online | http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/13216 |
| No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
| 06805/IPDN/2023 | 351.159 824 31 NEN e | Baca di tempat | Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000001195104 | ||
| 005 | 20260410021820 | ||
| 035 | # | # | $a 0010-0426000249 |
| 082 | # | # | $a 351.159 824 31 |
| 084 | # | # | $a 351.159 824 31 NEN e |
| 100 | 0 | # | $a Neng Ira Aryani Badriah |
| 245 | 1 | # | $a EFEKTIVITAS PENERBITAN AKTA KEMATIAN MELALUI APLIKASI SAKEDAP DI DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN BANDUNG PROVINSI JAWA BARAT /$c Neng Ira Aryani Badriah |
| 260 | # | # | $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 |
| 300 | # | # | $a 18 : $b ilus |
| 520 | # | # | $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Sakedap merupakan aplikasi penerbitan pada layanan online untuk pengajuan Administrasi salah satu nya Akta Kematian yang diterbitkan guna memudahkan masyarakat dalam pembuatan dokumen kependudukan serta membuat pelayanan semakin efektif dan efisien di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bandung. Tujuan: untuk mengetahui efektivitas penerbitan Akta Kematian melalui aplikasi Sakedap, hambatan serta upaya mengatasi hambatan dalam penerbitan Akta Kematian melalui aplikasi Sakedap di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bandung. Metode: Adapun Bogdan dan Taylor dalam Moleong (2016:4) mengatakan Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan induktif, dimana penulis memperoleh data dengan cara wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerbitan Akta Kematian melalui aplikasi Sakedap sudah berjalan efektif dalam indikator menurut teori efektivitas menurut Steers (1997) dalam Sutrisno (2011: 149) produksi, efisiensi, kepuasan, adaptasi dan perkembangan. Hambatan dalam pelaksanaan dijadikan sebagai bahan evaluasi dan akan terus di benahi demi terwujudnya penerbitan yang baik. Kesimpulan: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerbitan Akta Kematian melalui aplikasi Sakedap sudah berjalan efektif dalam indikator produksi, efisiensi, kepuasan, dan adaptasi. Perlu ditingkatkan secara berkala pada indikator perkembangan dan terdapat hambatan yang berkaitan dengan sarana dan prasarana, ketidaktahuan masyarakat mengenai aplikasi Sakedap dan masyarakat yang belum paham akan teknologi. Penulis menyarankan agar Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bandung lebih mengembangkan inovasi penerbitan pada aplikasi Sakedap, memperbaharui sarana dan prasarana secara berkala, serta lebih aktif dalam berkoordinasi dengan operator pusat dan mensosialisasikan inovasi penerbitan kepada masyarakat. |
| 650 | # | 4 | $a Administrasi Negara di Wilayah Umum |
| 856 | # | # | $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/13216 |
Content Unduh katalog
Karya Terkait :