Cite This        Tampung        Export Record
Judul MITIGASI BENCANA KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN OLEH BPBD KABUPATEN BARITO UTARA PROVINSI KALIMANTAN TENGAH / Melsha Natalia
Pengarang Melsha Natalia
Lalu Ahmad Murdhani
Penerbitan Sumedang : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2023
Deskripsi Fisik 10 :Ilus
Subjek Mitigasi bencana
Abstrak Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Jumlah kebakaran hutan tertinggi berada pada tahun 2021 terjadi kebakaran hutan dan lahan sebanyak 20 kali, sementara terendah pada tahun 2020 sebanyak 13 kali. Sementara itu pada tahun 2022 terjadi 16 kali kebakaran hutan dan lahan hingga pada tanggan 12 Desember 2022. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui mitigasi bencana kebakaran hutan dan lahan oleh BPDB Di Kabupaten Barito Utara Kalimantan Tengah dan untuk mengetahui permasalahan yang dihadapi dalam penanganan mitigasi bencana kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Barito Utara. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan pendekatan analisis deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Hasil penelitian terkait dengan mitigasi bencana kebakaran hutan dan lahan oleh BPBD Kabupaten Barito Utara dapat disimpulkan BPBD Kabupaten Barito Utara dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sudah berjalan dengan baik. Namun, kebakaran hutan dan lahan masih terjadi setiap tahunnya di wilayah Barito Utara. Kesimpulan: BPBD Kabupaten Barito Utara melakukan upaya agar dapat mengurangi resiko kebakaran hutan dan lahan melalui upaya mitigasi. Dengan menggunakan strategi mitigasi bencana, diharapkan BPBD mampu menghasilkan langkah atau strategi yang tepat sasaran dalam mengurangi resiko bencana kebakaran hutan dan lahan melalui upaya mitigasi di Kabupaten Barito Utara. Strategi yang dilakukan oleh BPBD Kabupaten Barito Utara adalah menggunakan strategi pemetaan, strategi pemetaan, strategi dalam penyebaran informasi, strategi dalam sosialisasi dan penyuluhan, strategi dalam pendidikan atau pelatihan, serta strategi peringatan dini. Permasalahan internal yang dihadapi oleh BPBD Barito Utara dalam mitigasi kebakaran hutan dan lahan adalah sarana dan prasarana yang belum lengkap, anggaran dari pemerintah pusat tidak dapat mengakomodir kegiatan BPBD, dan sumber daya manusia yang masih belum merata kompetensinya. Pada permasalahan eksternal yang dihadapi adalah masih kurangnya kesadaran masyarakat akan bahaya dari membuka lahan dengan cara dibakar.
Lokasi Akses Online http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/12251

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
06480/IPDN/2023 353.955 983 453 MEL m Baca di tempat Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000001194731
005 20260316104403
035 # # $a 0010-0326000178
082 # # $a 353.955 983 453
084 # # $a 353.955 983 453 MEL m
100 0 # $a Melsha Natalia
245 1 # $a MITIGASI BENCANA KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN OLEH BPBD KABUPATEN BARITO UTARA PROVINSI KALIMANTAN TENGAH /$c Melsha Natalia
260 # # $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023
300 # # $a 10 : $b Ilus
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Jumlah kebakaran hutan tertinggi berada pada tahun 2021 terjadi kebakaran hutan dan lahan sebanyak 20 kali, sementara terendah pada tahun 2020 sebanyak 13 kali. Sementara itu pada tahun 2022 terjadi 16 kali kebakaran hutan dan lahan hingga pada tanggan 12 Desember 2022. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui mitigasi bencana kebakaran hutan dan lahan oleh BPDB Di Kabupaten Barito Utara Kalimantan Tengah dan untuk mengetahui permasalahan yang dihadapi dalam penanganan mitigasi bencana kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Barito Utara. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan pendekatan analisis deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Hasil penelitian terkait dengan mitigasi bencana kebakaran hutan dan lahan oleh BPBD Kabupaten Barito Utara dapat disimpulkan BPBD Kabupaten Barito Utara dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sudah berjalan dengan baik. Namun, kebakaran hutan dan lahan masih terjadi setiap tahunnya di wilayah Barito Utara. Kesimpulan: BPBD Kabupaten Barito Utara melakukan upaya agar dapat mengurangi resiko kebakaran hutan dan lahan melalui upaya mitigasi. Dengan menggunakan strategi mitigasi bencana, diharapkan BPBD mampu menghasilkan langkah atau strategi yang tepat sasaran dalam mengurangi resiko bencana kebakaran hutan dan lahan melalui upaya mitigasi di Kabupaten Barito Utara. Strategi yang dilakukan oleh BPBD Kabupaten Barito Utara adalah menggunakan strategi pemetaan, strategi pemetaan, strategi dalam penyebaran informasi, strategi dalam sosialisasi dan penyuluhan, strategi dalam pendidikan atau pelatihan, serta strategi peringatan dini. Permasalahan internal yang dihadapi oleh BPBD Barito Utara dalam mitigasi kebakaran hutan dan lahan adalah sarana dan prasarana yang belum lengkap, anggaran dari pemerintah pusat tidak dapat mengakomodir kegiatan BPBD, dan sumber daya manusia yang masih belum merata kompetensinya. Pada permasalahan eksternal yang dihadapi adalah masih kurangnya kesadaran masyarakat akan bahaya dari membuka lahan dengan cara dibakar.
650 # 4 $a Mitigasi bencana
700 0 # $a Lalu Ahmad Murdhani
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/12251
990 # # $a 06480/IPDN/2023
Content Unduh katalog