Cite This        Tampung        Export Record
Judul IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PERCEPATAN PENURUNAN STUNTING DI KABUPATEN REMBANG PROVINSI JAWA TENGAH : Studi di Kecamatan Sulang / Liza Diyah Ayu Rosanti
Pengarang Liza Diyah Ayu Rosanti
Anwar Rosshad
Penerbitan Sumedang : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2023
Deskripsi Fisik 11
Subjek Permasalahan Sosial dan Layanan Sosial pada Umumnya
Abstrak Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak balita yang diakibatkan kekurangan gizi kronis sejak dalam kandungan hingga 1.000 hari pertama kehidupan, sehingga anak tumbuh terlalu pendek untuk usianya, dan dalam upaya mewujudkan Kabupaten Rembang yang GEMILANG, pemerintah terus membenahi serta meningkatkan program-program pencegahan stunting di daerah tersebut. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Rembang khususnya Dinas Kesehatan dalam percepatan penurunan stunting guna mewujudkan Kabupaten Rembang bebas stunting 2024, serta mengidentifikasi faktor-faktor apa saja yang menjadi penghambat dalam proses pencegahan stunting ini. Metode: Penulis menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan induktif, di mana teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, sedangkan teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Berdasarkan data yang diperoleh selama kegiatan penelitian, terjadi penurunan angka stunting yang signifikan selama tiga tahun terakhir yaitu pada periode 2021-2023, dan keberadaan program percepatan penurunan stunting ini memberikan dampak positif bagi masyarakat khususnya bagi balita yang mengalami stunting. Kesimpulan: Berdasarkan analisis yang dilakukan, proses penanganan stunting di Kabupaten Rembang sejauh ini sudah berjalan dengan baik, namun belum berjalan secara maksimal karena layanan yang diberikan kepada masyarakat masih kurang dan masyarakat masih minim pengetahuan akan pentingnya gizi; oleh karena itu, pemerintah diharapkan dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat serta memberikan sosialisasi yang lebih intensif tentang pentingnya gizi.
Lokasi Akses Online http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/12674

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
06596/IPDN/2023 361.598 267 3 LIZ i Baca di tempat Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000001194849
005 20260317035634
035 # # $a 0010-0326000296
082 # # $a 361.598 267 3
084 # # $a 361.598 267 3 LIZ i
100 0 # $a Liza Diyah Ayu Rosanti
245 1 # $a IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PERCEPATAN PENURUNAN STUNTING DI KABUPATEN REMBANG PROVINSI JAWA TENGAH : $b Studi di Kecamatan Sulang /$c Liza Diyah Ayu Rosanti
260 # # $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023
300 # # $a 11
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak balita yang diakibatkan kekurangan gizi kronis sejak dalam kandungan hingga 1.000 hari pertama kehidupan, sehingga anak tumbuh terlalu pendek untuk usianya, dan dalam upaya mewujudkan Kabupaten Rembang yang GEMILANG, pemerintah terus membenahi serta meningkatkan program-program pencegahan stunting di daerah tersebut. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Rembang khususnya Dinas Kesehatan dalam percepatan penurunan stunting guna mewujudkan Kabupaten Rembang bebas stunting 2024, serta mengidentifikasi faktor-faktor apa saja yang menjadi penghambat dalam proses pencegahan stunting ini. Metode: Penulis menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan induktif, di mana teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, sedangkan teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Berdasarkan data yang diperoleh selama kegiatan penelitian, terjadi penurunan angka stunting yang signifikan selama tiga tahun terakhir yaitu pada periode 2021-2023, dan keberadaan program percepatan penurunan stunting ini memberikan dampak positif bagi masyarakat khususnya bagi balita yang mengalami stunting. Kesimpulan: Berdasarkan analisis yang dilakukan, proses penanganan stunting di Kabupaten Rembang sejauh ini sudah berjalan dengan baik, namun belum berjalan secara maksimal karena layanan yang diberikan kepada masyarakat masih kurang dan masyarakat masih minim pengetahuan akan pentingnya gizi; oleh karena itu, pemerintah diharapkan dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat serta memberikan sosialisasi yang lebih intensif tentang pentingnya gizi.
650 # 4 $a Permasalahan Sosial dan Layanan Sosial pada Umumnya
700 0 # $a Anwar Rosshad
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/12674
Content Unduh katalog
 
Karya Terkait :
Implementasi Program Pelatihan Penempatan Kerja dalam Menurunkan Angka Penangangguran di Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara / Pasaribu, Alex Calvin TATA KELOLA PEMERINTAHAN DALAM REVITALISASI PASAR TRADISIONAL DI PASAR INDUK TALANG PADANG KABUPATEN TANGGAMUS / Elca Maghfiro. S.N KOMUNIKASI PEMERINTAHAN BADAN PERMUSYAWARATAN DESA DENGAN KEPALA DESA DALAM PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DI DESA BANJARAN KEC. MAJA KAB. MAJALENGKA PROV. JAWA BARAT / Putri Nur Illahi S. EVALUASI PROGRAM SEMBAKO DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT MISKIN DI KECAMATAN SOKARAJA KABUPATEN BANYUMAS / Rediva Nur Meilya KEPEMIMPINAN KEPALA DESA Hj. ERNA YUSTINING DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN DI DESA SANANREJO KECAMATAN TUREN KABUPATEN MALANG : ANALISIS KEGAGALAN ENDANG KUSUMAWATY DALAM PEMILIHAN WALIKOTA KOTA PANGKALPINANG TAHUN 2018 / Ardyan Rizal Zakaria Show More