Cite This        Tampung        Export Record
Judul EFEKTIVITAS PENERTIBAN GELANDANGAN DAN PENGEMIS OLEHSATUANPOLISI PAMONG PRAJA KABUPATEN LUMAJANGPROVINSI JAWA TIMUR : - / Mochammad Hasby Fadhilillah
Pengarang Mochammad Hasby Fadhilillah
Gradiana Tefa
EDISI -
Penerbitan Sumedang : IPDN, 2023
Deskripsi Fisik 11hlm :- ;--
ISBN -
Subjek Permasalahan Sosial dan Layanan Sosial pada Umumnya
Abstrak Satuan Polisi Pamong Praja merupakanelemenyang sangat penting dalam penyelenggaraan ketenteraman dan ketertiban umum, perlindungan masyarakat, serta penegakan perda dalam menciptakan lingkungan masyarakat yang tertib, aman dan teratur khususnya mengenai gelandangan dan juga pengemisdi wilayah Kabupaten Lumajang. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana efektivitas penertiban gelandangan dan pengemis oleh Satuan Polisi PamongPrajaKabupaten Lumajang Provinsi Jawa Timur, hambatan yang dialami oleh SatuanPolisi Pamong Praja Kabupaten Lumajang, serta bagaimana Satuan Polisi Pamong Praja KabupatenLumajang dalam mengatasi hambatan yang dialami. Metode: Metode penelitianyangdigunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Pada penelitian ini Teori Efektivitas oleh Duncan yangtermuat di dalam Steers dijadikan acuan untuk menganalisis Efektivitas dari penertiban gelandangandan pengemis oleh Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Lumajang yaitu PencapaianTujuan, Integrasi, dan Adaptasi. Hasil/Temuan: Hasil dari penelitian ini menunjukkanbahwa penertiban gelandangan dan pengemis oleh Satuan Polisi Pamong Praja KabupatenLumajang masih belum efektif, dilihat dari kurangnya kemampuan mengintegrasikanprogram dengan masyarakat, kurangnya sarana dan prasarana yang mendukung, Kurangnyakuantitas dan kualitas sumber daya manusia, serta kurangnya lapangan pekerjaanyangmendorong masyarakat untuk tidak melakukan kegiatan gelandangan dan pengemis. Kesimpulan: Penertiban gelandangan dan pengemis oleh Satuan Polisi PamongPrajaKabupaten Lumajang belum efektif dikarenakan kurangnya sumber daya manusia, saranaprasarana yang belum memadai, kurangnya kualitas dan kuantitas anggota SatuanPolisi Pamong Praja yang membuat proses penertiban kurang menyeluruh dan pemahamanterkait produk hukum daerah oleh masyarakat, serta kurangnya lapangan pekerjaan yang mendorongmasyarakat untuk melakukan aktivitas gelandangan dan pengemis.
Lokasi Akses Online http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/13642

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
05998/IPDN/2023 361.598 282 8 MOC e Dapat dipinjam Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000001193986
005 20260211083744
020 # # $a -
035 # # $a 0010-0226001070
082 # # $a 361.598 282 8
084 # # $a 361.598 282 8 MOC e
100 0 # $a Mochammad Hasby Fadhilillah
245 1 # $a EFEKTIVITAS PENERTIBAN GELANDANGAN DAN PENGEMIS OLEHSATUANPOLISI PAMONG PRAJA KABUPATEN LUMAJANGPROVINSI JAWA TIMUR : $b - /$c Mochammad Hasby Fadhilillah
250 # # $a -
260 # # $a Sumedang :$b IPDN,$c 2023
300 # # $a 11hlm : $b - ; $c -$e -
520 # # $a Satuan Polisi Pamong Praja merupakanelemenyang sangat penting dalam penyelenggaraan ketenteraman dan ketertiban umum, perlindungan masyarakat, serta penegakan perda dalam menciptakan lingkungan masyarakat yang tertib, aman dan teratur khususnya mengenai gelandangan dan juga pengemisdi wilayah Kabupaten Lumajang. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana efektivitas penertiban gelandangan dan pengemis oleh Satuan Polisi PamongPrajaKabupaten Lumajang Provinsi Jawa Timur, hambatan yang dialami oleh SatuanPolisi Pamong Praja Kabupaten Lumajang, serta bagaimana Satuan Polisi Pamong Praja KabupatenLumajang dalam mengatasi hambatan yang dialami. Metode: Metode penelitianyangdigunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Pada penelitian ini Teori Efektivitas oleh Duncan yangtermuat di dalam Steers dijadikan acuan untuk menganalisis Efektivitas dari penertiban gelandangandan pengemis oleh Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Lumajang yaitu PencapaianTujuan, Integrasi, dan Adaptasi. Hasil/Temuan: Hasil dari penelitian ini menunjukkanbahwa penertiban gelandangan dan pengemis oleh Satuan Polisi Pamong Praja KabupatenLumajang masih belum efektif, dilihat dari kurangnya kemampuan mengintegrasikanprogram dengan masyarakat, kurangnya sarana dan prasarana yang mendukung, Kurangnyakuantitas dan kualitas sumber daya manusia, serta kurangnya lapangan pekerjaanyangmendorong masyarakat untuk tidak melakukan kegiatan gelandangan dan pengemis. Kesimpulan: Penertiban gelandangan dan pengemis oleh Satuan Polisi PamongPrajaKabupaten Lumajang belum efektif dikarenakan kurangnya sumber daya manusia, saranaprasarana yang belum memadai, kurangnya kualitas dan kuantitas anggota SatuanPolisi Pamong Praja yang membuat proses penertiban kurang menyeluruh dan pemahamanterkait produk hukum daerah oleh masyarakat, serta kurangnya lapangan pekerjaan yang mendorongmasyarakat untuk melakukan aktivitas gelandangan dan pengemis.
650 # 4 $a Permasalahan Sosial dan Layanan Sosial pada Umumnya
700 0 # $a Gradiana Tefa
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/13642
Content Unduh katalog