
| Judul | PENGAWASAN TERHADAP KAWASAN TANPA ROKOK OLEH SATUAN POLISI PAMONG PRAJA KOTA SURABAYA PROVINSI JAWA TIMUR / Maharani Andriani |
| Pengarang | Maharani Andriani Gradiana Tefa |
| Penerbitan | Sumedang : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2023 |
| Deskripsi Fisik | 14 :ilus |
| Subjek | Keamanan dan Keselamatan Umum |
| Abstrak | Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Tujuan dari peneliti melakukan penelitian ini dilatarbelakangi oleh terjadi permasalahan di masyarakat yang dalam hal ini perokok pasif yang terganggu oleh keberadaan perokok aktif yang mana mereka tidak dapat menghirup udara yang bebas dari asap rokok akibat perilaku perokok aktif yang merokok di sembarang tempat. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana pengawasan terhadap Kawasan Tanpa Rokok oleh Satpol PP Kota Surabaya Provinsi Jawa Timur dan mendeskripsikan faktor penghambat serta faktor pendukung Satpol PP Kota Surabaya Provinsi Jawa Timur dalam melakukan pengawasan Kawasan Tanpa Rokok. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif kualitatif. Data yang diperoleh melalui observasi, wawancara dan dekumentasi kemudian Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan pengawasan Kawasan Tanpa Rokok oleh Satpol PP Kota Surabaya Provinsi Jawa Timur telah sesuai dengan aturan yang berlaku yaitu dengan menetapkan target terlebih dahulu sebelum melaksanakan pengawasan Kawasan Tanpa Rokok yang dilakukan agar dapat menyetarakan hak antara perokok aktif dan perokok pasif dan juga sebagai upaya agar tercipta Kota Surabaya tertib Kawasan Tanpa Rokok. Kesimpulan: Berdasarkan penelitian yang telah dilaksanakan, peneliti menyimpulkan bahwa pelaksanaan pengawasan Kawasan Tanpa Rokok oleh Satpol PP Kota Surabaya telah sesuai dengan ketentuan yang dimuat pada Peraturan Daerah Kota Surabaya Nomor 2 Tahun 2019 tentang Kawasan Tanpa Rokok. Yang menjadi faktor penghambat yaitu dalam hal pengawasan pihak Satpol PP bergerak secara tim yaitu dengan Satuan Tugas Penegak Kawasan Tanpa Rokok yang mana hal tersebut tidak efektif dikarenakan memakan waktu yang membuat pelaksanaan pengawasan Kawasan Tanpa Rokok menjadi kurang maksimal. Dan yang menjadi faktor pendukung yaitu dalam pelaksanaan pengawasan Kawasan Tanpa Rokok ialah karena personil Satpol PP Kota Surabaya yang terintegrasi satu sama lain dan Pemerintah Kota Surabaya yang konsen terhadap penerapan Peraturan Daerah Kota Surabaya Nomor 2 Tahun 2019 tentang Kawasan Tanpa Rokok yang membuat pengawasan Kawasan Tanpa Rokok menjadi maksimal. |
| Lokasi Akses Online | http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/13250 |
| No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
| 06256/IPDN/2023 | 363.109 598 286 1 MAH p | Baca di tempat | Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000001194409 | ||
| 005 | 20260221103626 | ||
| 035 | # | # | $a 0010-0226001493 |
| 082 | # | # | $a 363.109 598 286 1 |
| 084 | # | # | $a 363.109 598 286 1 MAH p |
| 100 | 0 | # | $a Maharani Andriani |
| 245 | 1 | # | $a PENGAWASAN TERHADAP KAWASAN TANPA ROKOK OLEH SATUAN POLISI PAMONG PRAJA KOTA SURABAYA PROVINSI JAWA TIMUR /$c Maharani Andriani |
| 260 | # | # | $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 |
| 300 | # | # | $a 14 : $b ilus |
| 520 | # | # | $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Tujuan dari peneliti melakukan penelitian ini dilatarbelakangi oleh terjadi permasalahan di masyarakat yang dalam hal ini perokok pasif yang terganggu oleh keberadaan perokok aktif yang mana mereka tidak dapat menghirup udara yang bebas dari asap rokok akibat perilaku perokok aktif yang merokok di sembarang tempat. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana pengawasan terhadap Kawasan Tanpa Rokok oleh Satpol PP Kota Surabaya Provinsi Jawa Timur dan mendeskripsikan faktor penghambat serta faktor pendukung Satpol PP Kota Surabaya Provinsi Jawa Timur dalam melakukan pengawasan Kawasan Tanpa Rokok. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif kualitatif. Data yang diperoleh melalui observasi, wawancara dan dekumentasi kemudian Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan pengawasan Kawasan Tanpa Rokok oleh Satpol PP Kota Surabaya Provinsi Jawa Timur telah sesuai dengan aturan yang berlaku yaitu dengan menetapkan target terlebih dahulu sebelum melaksanakan pengawasan Kawasan Tanpa Rokok yang dilakukan agar dapat menyetarakan hak antara perokok aktif dan perokok pasif dan juga sebagai upaya agar tercipta Kota Surabaya tertib Kawasan Tanpa Rokok. Kesimpulan: Berdasarkan penelitian yang telah dilaksanakan, peneliti menyimpulkan bahwa pelaksanaan pengawasan Kawasan Tanpa Rokok oleh Satpol PP Kota Surabaya telah sesuai dengan ketentuan yang dimuat pada Peraturan Daerah Kota Surabaya Nomor 2 Tahun 2019 tentang Kawasan Tanpa Rokok. Yang menjadi faktor penghambat yaitu dalam hal pengawasan pihak Satpol PP bergerak secara tim yaitu dengan Satuan Tugas Penegak Kawasan Tanpa Rokok yang mana hal tersebut tidak efektif dikarenakan memakan waktu yang membuat pelaksanaan pengawasan Kawasan Tanpa Rokok menjadi kurang maksimal. Dan yang menjadi faktor pendukung yaitu dalam pelaksanaan pengawasan Kawasan Tanpa Rokok ialah karena personil Satpol PP Kota Surabaya yang terintegrasi satu sama lain dan Pemerintah Kota Surabaya yang konsen terhadap penerapan Peraturan Daerah Kota Surabaya Nomor 2 Tahun 2019 tentang Kawasan Tanpa Rokok yang membuat pengawasan Kawasan Tanpa Rokok menjadi maksimal. |
| 650 | # | 4 | $a Keamanan dan Keselamatan Umum |
| 700 | 0 | # | $a Gradiana Tefa |
| 856 | # | # | $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/13250 |
Content Unduh katalog
Karya Terkait :