Cite This        Tampung        Export Record
Judul STRATEGI DINAS SOSIAL DALAM PEMBINAAN ANAK JALANAN DI KOTA PONTIANAK PROVINSI KALIMANTAN BARAT / Nila Wardani
Pengarang Nila Wardani
Gradiana Tefa
EDISI -
Penerbitan Sumedang : IPDN, 2024
Deskripsi Fisik 14 hlm :- ;--
ISBN -
Subjek Anak Jalanan
Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keberadaan anak jalanan yang 99% mengonsumsi narkoba dan menjadi korban kekerasan jalanan. Masalah keberadaan anak jalanan di Kota Pontianak dan bahaya yang mereka hadapi menunjukkan perlunya pembinaan oleh dinas sosial agar anak jalanan tidak kembali lagi ke jalanan. Dalam melakukan pembinaan dinas sosial perlu menentukan strategi yang tepat agar pembinaan lebih optimal. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis strategi dinas sosial dalam pembinaan anak jalanan di Kota Pontianak Provinsi Kalimantan Barat, faktor penghambat, dan upaya dalam mengatasi hambatan dalam pembinaan anak jalanan oleh Dinas Sosial Kota Pontianak Provinsi Kalimantan Barat. Metode: penelitian ini menggunakan teori Jack Kooten (dalam Salusu: 1996) yang mengkaji strategi menjadi empat dimensi yaitu Strategi organisasi, Strategi program, Strategi pendukung sumber daya, dan Strategi kelembagaan. Adapun pendekatan yang dilakukan pada penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan menggunakan analisis induktif. Hasil/Temuan: Temuan bahwa Dinas Sosial Kota Pontianak bekerja sama dengan beberapa stakeholder dalam memberikan pembinaan kepada anak jalanan, namun sarana olahraga di PLAT masih kurang baik. Kesimpulan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa startegi Dinas Sosial Kota Pontianak dalam pembinaan anak jalanan di Kota Pontianak Provinsi Kalimantan Barat belum optimal. Terdapat beberapa hambatan berupa visi misi yang belum jelas, belum ada payung hukum tentang Rumah Singgah, keterbatasan anggaran, kurangnya SDM, dan kurangnya sarana dan prasarana. Adapun Upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan adalah melaksanakan visi misi Pemerintah Kota Pontianak dengan disesuaikan dengan tugas dan fungsi, mengajukan pembentukan payung hukum tentang Rumah Singgah, melakukan kerja sama tanpa biaya dan efisiensi reunifikasi anak jalanan, pemberian beban kerja lebih kepada pegawai, dan mengajukan permintaan sarana dan prasarana kepada pemerintah kota.
Lokasi Akses Online http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/18451

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
04543/IPDN/2024 362.735 983 232 NIL s Baca di tempat Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000001193118
005 20260204121421
020 # # $a -
035 # # $a 0010-0226000202
082 # # $a 362.735 983 232
084 # # $a 362.735 983 232 NIL s
100 0 # $a Nila Wardani
245 1 # $a STRATEGI DINAS SOSIAL DALAM PEMBINAAN ANAK JALANAN DI KOTA PONTIANAK PROVINSI KALIMANTAN BARAT /$c Nila Wardani
250 # # $a -
260 # # $a Sumedang :$b IPDN,$c 2024
300 # # $a 14 hlm : $b - ; $c -$e -
520 # # $a Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keberadaan anak jalanan yang 99% mengonsumsi narkoba dan menjadi korban kekerasan jalanan. Masalah keberadaan anak jalanan di Kota Pontianak dan bahaya yang mereka hadapi menunjukkan perlunya pembinaan oleh dinas sosial agar anak jalanan tidak kembali lagi ke jalanan. Dalam melakukan pembinaan dinas sosial perlu menentukan strategi yang tepat agar pembinaan lebih optimal. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis strategi dinas sosial dalam pembinaan anak jalanan di Kota Pontianak Provinsi Kalimantan Barat, faktor penghambat, dan upaya dalam mengatasi hambatan dalam pembinaan anak jalanan oleh Dinas Sosial Kota Pontianak Provinsi Kalimantan Barat. Metode: penelitian ini menggunakan teori Jack Kooten (dalam Salusu: 1996) yang mengkaji strategi menjadi empat dimensi yaitu Strategi organisasi, Strategi program, Strategi pendukung sumber daya, dan Strategi kelembagaan. Adapun pendekatan yang dilakukan pada penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan menggunakan analisis induktif. Hasil/Temuan: Temuan bahwa Dinas Sosial Kota Pontianak bekerja sama dengan beberapa stakeholder dalam memberikan pembinaan kepada anak jalanan, namun sarana olahraga di PLAT masih kurang baik. Kesimpulan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa startegi Dinas Sosial Kota Pontianak dalam pembinaan anak jalanan di Kota Pontianak Provinsi Kalimantan Barat belum optimal. Terdapat beberapa hambatan berupa visi misi yang belum jelas, belum ada payung hukum tentang Rumah Singgah, keterbatasan anggaran, kurangnya SDM, dan kurangnya sarana dan prasarana. Adapun Upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan adalah melaksanakan visi misi Pemerintah Kota Pontianak dengan disesuaikan dengan tugas dan fungsi, mengajukan pembentukan payung hukum tentang Rumah Singgah, melakukan kerja sama tanpa biaya dan efisiensi reunifikasi anak jalanan, pemberian beban kerja lebih kepada pegawai, dan mengajukan permintaan sarana dan prasarana kepada pemerintah kota.
650 # 4 $a Anak Jalanan
700 0 # $a Gradiana Tefa
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/18451
Content Unduh katalog
 
Karya Terkait :
MODEL PEMERINTAHAN DAERAH PROVINSI JAKARTA SETELAH PERPINDAHAN IBUKOTA NEGARA DI KALIMANTAN : PENELITIAN KELOMPOK / Dr. IRFAN SETIAWAN, M.Si. TRANSFORMASI KOMPETENSI APARATUR SIPIL NEGARA DALAM MENGHADAPI REVOLUSI INDUSTRI DI DINAS PENANAMAN MODAL DAN PERIJINAN TERPADU SATU PINTU KOTA BANDUNG : LAPORAN PENELITIAN KELOMPOK / UDAYA MAJDID, M.Pd KOLABORASI PENANGANAN ANAK JALANAN DI KOTA SEMARANG PROVINSI JAWA TENGAH / Kinta Risa Asyifa KEPEMIMPINAN PEMERINTAHAN DALAM PEMBERDAYAAN KEPEMUDAAN DI KABUPATEN BANYUWANGI PROVINSI JAWA TIMUR / Muhammad Agil Al Furqon PENERTIBAN BANGUNAN TANPA PERSETUJUAN BANGUNAN GEDUNG (PBG) OLEH SATUAN POLISI PAMONG PRAJA DI KABUPATEN KEPULAUAN YAPEN PROVINSI PAPUA / Resland Glen M. Paiki Show More