Cite This        Tampung        Export Record
Judul PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PENGRAJIN KAIN TENUN OLEH DINAS PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN DI DESA SUKARARA KECAMATAN JONGGAT KABUPATEN LOMBOK TENGAH / Muhamad Taofan Angger Ardana
Pengarang Muhamad Taofan Angger Ardana
Didi Supriadi
Penerbitan Sumedang : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2023
Deskripsi Fisik 14 :ilus
Subjek Industri pertanian
Abstrak Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Desa Sukarara Kabupaten Lombok Tengah dikenal sebagai salah satu sentra kerajinan kain tenun yang mempunyai potensi besar dalam peningkatan perekonomian masyarakat, akan tetapi realita yang terjadi masyarakat pengrajin kain tenun di Desa Sukarara masih belum bisa memanfaatkan potensi yang ada sehingga masih banyak masyarakat yang berada pada tongkat kesejahteraan yang rendah. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana upaya dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Lombok Tengah dalam memberdayakan masyarakat penrajin kain tenun di Desa Sukarara. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan mengunakan teori pemberdayaan menurut Mardikanto. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam pemberdayaan masyarakat pengrajin kain tenun di Desa Sukarara dilaksanakan melalui peninkatan terhadap empat aspek yaitu: Bina manusia, Bina Usaha, Bina Lingkungan, dan Bina Kelembagaan. Kesimpulan: Dari hasil penelitian ini, pemberdayaan terhadap masyarakat pengrajin kain tenun di Desa Sukarara telah berjalan dengan baik dimana pemerintah yakni Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Lombok Tengah melakukan pemberdayaan melalui fokus peningkatan sumber daya manusia, peningkatan usaha masyarakat, penerapan usaha yang ramah lingkungan, serta peningkatan kemitraan dan perlindungan usaha masyarakat. Pemberdayaan terhadap masyarakat pengrajin kain tenun tersebut dilaksanakan melalui program-program dan kebijakan-kebijakan dari pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat dengan memanfaatkan potensi usaha kain tenun.
Lokasi Akses Online http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/13637

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
06773/IPDN/2023 338.642 598 651 3 MUH p Baca di tempat Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000001195068
005 20260408103137
035 # # $a 0010-0426000213
082 # # $a 338.642 598 651 3
084 # # $a 338.642 598 651 3 MUH p
100 0 # $a Muhamad Taofan Angger Ardana
245 1 # $a PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PENGRAJIN KAIN TENUN OLEH DINAS PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN DI DESA SUKARARA KECAMATAN JONGGAT KABUPATEN LOMBOK TENGAH /$c Muhamad Taofan Angger Ardana
260 # # $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023
300 # # $a 14 : $b ilus
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Desa Sukarara Kabupaten Lombok Tengah dikenal sebagai salah satu sentra kerajinan kain tenun yang mempunyai potensi besar dalam peningkatan perekonomian masyarakat, akan tetapi realita yang terjadi masyarakat pengrajin kain tenun di Desa Sukarara masih belum bisa memanfaatkan potensi yang ada sehingga masih banyak masyarakat yang berada pada tongkat kesejahteraan yang rendah. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana upaya dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Lombok Tengah dalam memberdayakan masyarakat penrajin kain tenun di Desa Sukarara. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan mengunakan teori pemberdayaan menurut Mardikanto. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam pemberdayaan masyarakat pengrajin kain tenun di Desa Sukarara dilaksanakan melalui peninkatan terhadap empat aspek yaitu: Bina manusia, Bina Usaha, Bina Lingkungan, dan Bina Kelembagaan. Kesimpulan: Dari hasil penelitian ini, pemberdayaan terhadap masyarakat pengrajin kain tenun di Desa Sukarara telah berjalan dengan baik dimana pemerintah yakni Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Lombok Tengah melakukan pemberdayaan melalui fokus peningkatan sumber daya manusia, peningkatan usaha masyarakat, penerapan usaha yang ramah lingkungan, serta peningkatan kemitraan dan perlindungan usaha masyarakat. Pemberdayaan terhadap masyarakat pengrajin kain tenun tersebut dilaksanakan melalui program-program dan kebijakan-kebijakan dari pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat dengan memanfaatkan potensi usaha kain tenun.
650 # 4 $a Industri pertanian
700 0 # $a Didi Supriadi
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/13637
Content Unduh katalog