
| Judul | PENILAIAN KINERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL MELALUI APLIKASI LASIK DI BKSDM KOTA TANGERANG SELATAN PROVINSI BANTEN / Hilma Fajriyati |
| Pengarang | Hilma Fajriyati |
| Penerbitan | Sumedang : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2023 |
| Deskripsi Fisik | 14 |
| Subjek | Administrasi Daerah Setingkat Provinsi |
| Abstrak | Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Peningkatan kualitas sumber daya manusia dilakukan dengan manajemen aparatur sipil negara yang berbasis sistem merit, maka diperlukan pengelolaan serta penilaian kinerja aparatur berdasarkan kompetensi, kualifikasi serta kinerja secara adil dan wajar. Aplikasi penilaian kinerja secara elektronik (LASIK)diluncurkan untuk menjamin objektivitas dalam penilaian kinerja pegawai negeri sipil. Kesadaran pegawai dan kesiapan dari segi sistem maupun sumber daya manusia menjadi permasalahan yang perlu diperhatikan agar penilaian kinerja secara elektronik berjalan dengan baik. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis penilaian kinerja pegawai negeri sipil melalui aplikasi Lasik, faktor penghambat dalam penilaian kinerja, serta upaya dalam mengatasi hambatan tersebut Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data yang peneliti gunakan yaitu model Miles dan Huberman dengan cara mereduksi data. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa penilaian kinerja pegawai negeri sipil melaluiaplikasi Lasik belum berjalan baik. Hal ini di pengaruhi oleh beberapa hambatanseperti kurangnya pegawai yang memiliki keahlian di bidang teknologi yang dapat menunjang pemograman aplikasi. Kesimpulan: Penilaian kinerja pegawai negeri sipil melalui Lasik kurang berjalan baik. Hal ini di pengaruhi oleh beberapa hambatanseperti kurangnya pegawai yang memiliki keahlian di bidang teknologi yang dapat menunjang pemograman aplikasi, kurangnya kesadaran pegawai 2 dalam keteraturan pengisian Lasik, serta keterlambatan sistem aplikasi. |
| Lokasi Akses Online | http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/12769 |
| No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
| 06798/IPDN/2023 | 352.145 982 323 HIL p | Baca di tempat | Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000001195097 | ||
| 005 | 20260410012007 | ||
| 035 | # | # | $a 0010-0426000242 |
| 082 | # | # | $a 352.145 982 323 |
| 084 | # | # | $a 352.145 982 323 HIL p |
| 100 | 0 | # | $a Hilma Fajriyati |
| 245 | 1 | # | $a PENILAIAN KINERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL MELALUI APLIKASI LASIK DI BKSDM KOTA TANGERANG SELATAN PROVINSI BANTEN /$c Hilma Fajriyati |
| 260 | # | # | $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 |
| 300 | # | # | $a 14 |
| 520 | # | # | $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Peningkatan kualitas sumber daya manusia dilakukan dengan manajemen aparatur sipil negara yang berbasis sistem merit, maka diperlukan pengelolaan serta penilaian kinerja aparatur berdasarkan kompetensi, kualifikasi serta kinerja secara adil dan wajar. Aplikasi penilaian kinerja secara elektronik (LASIK)diluncurkan untuk menjamin objektivitas dalam penilaian kinerja pegawai negeri sipil. Kesadaran pegawai dan kesiapan dari segi sistem maupun sumber daya manusia menjadi permasalahan yang perlu diperhatikan agar penilaian kinerja secara elektronik berjalan dengan baik. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis penilaian kinerja pegawai negeri sipil melalui aplikasi Lasik, faktor penghambat dalam penilaian kinerja, serta upaya dalam mengatasi hambatan tersebut Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data yang peneliti gunakan yaitu model Miles dan Huberman dengan cara mereduksi data. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa penilaian kinerja pegawai negeri sipil melaluiaplikasi Lasik belum berjalan baik. Hal ini di pengaruhi oleh beberapa hambatanseperti kurangnya pegawai yang memiliki keahlian di bidang teknologi yang dapat menunjang pemograman aplikasi. Kesimpulan: Penilaian kinerja pegawai negeri sipil melalui Lasik kurang berjalan baik. Hal ini di pengaruhi oleh beberapa hambatanseperti kurangnya pegawai yang memiliki keahlian di bidang teknologi yang dapat menunjang pemograman aplikasi, kurangnya kesadaran pegawai 2 dalam keteraturan pengisian Lasik, serta keterlambatan sistem aplikasi. |
| 650 | # | 4 | $a Administrasi Daerah Setingkat Provinsi |
| 856 | # | # | $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/12769 |
Content Unduh katalog
Karya Terkait :