
| Judul | OPTIMALISASI LAYANAN AKTIVASI IDENTITAS KEPENDUDUKAN DIGITAL DI DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KOTA LUBUKLINGGAU PROVINSI SUMATERA SELATAN / Putri Suryani Widya Ningsih |
| Pengarang | Putri Suryani Widya Ningsih Hestiwati Basir |
| Penerbitan | Sumedang : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2025 |
| Deskripsi Fisik | 13 :ilus |
| Subjek | Administrasi daerah setingkat provinsi |
| Abstrak | Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Kurangnya sosialisasi serta rendahnya kesadaran masyarakat terhadap kepemilikan Identitas Kependudukan Digital (IKD) di Kota Lubuklinggau. Tujuan: Penelitian ini untuk menganalisis penyelenggaraan IKD di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Lubuklinggau dengan menjelaskan hambatan serta upaya yang dilakukan. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik purposive dan accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, dilengkapi dengan metode dokumentasi dan observasi. Hasil/Temuan: Tingkat kepemilikan Identitas Kependudukan Digital (IKD) di Kota Lubuklinggau saat ini hanya mencapai 7,4% jauh dibawa target nasioan yang ditetapkan oleh Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil sebesar 30% dari total penduduk yang memiliki KTP-el di setiap kabupaten/kota di Indonesia. Rendahnya capaian ini disebabkan oleh program sosialiasi dan layanan jemput bola yang belum mampu menjangkau semua lapisan masyarakat, ditambah dengan kendala keterbatasan sarana dan prasarana yang tersedia. Kesimpulan : Proses pelayanan administrasi kependudukan terkait kepemilikan Identitas Kependudukan Digital di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Lubuklinggau belum berjalan secara optimal. Disdukcapil Kota Lubuklinggau dapat melakukan peningkatan intensitas dan jangkauan sosialisasi kepada seluruh lapisan masyarakat secara proaktif, serta membangun kerja sama strategis dengan berbagai sektor layanan publik untuk mengintegrasikan sistem layanan publik sehingga pemanfaatan data mewajibkan masyarakat menggunakan Identitas Kependudukan Digital sebagai pengganti KTP-el fisik dalam setiap transaksi pelayanan. |
| Lokasi Akses Online | http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/20927 |
| No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
| 07461/IPDN/2025 | 352.145 981 613 1 PUT o | Baca di tempat | Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000001195336 | ||
| 005 | 20260414090841 | ||
| 035 | # | # | $a 0010-0426000481 |
| 082 | # | # | $a 352.145 981 613 1 |
| 084 | # | # | $a 352.145 981 613 1 PUT o |
| 100 | 0 | # | $a Putri Suryani Widya Ningsih |
| 245 | 1 | # | $a OPTIMALISASI LAYANAN AKTIVASI IDENTITAS KEPENDUDUKAN DIGITAL DI DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KOTA LUBUKLINGGAU PROVINSI SUMATERA SELATAN /$c Putri Suryani Widya Ningsih |
| 260 | # | # | $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 |
| 300 | # | # | $a 13 : $b ilus |
| 520 | # | # | $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Kurangnya sosialisasi serta rendahnya kesadaran masyarakat terhadap kepemilikan Identitas Kependudukan Digital (IKD) di Kota Lubuklinggau. Tujuan: Penelitian ini untuk menganalisis penyelenggaraan IKD di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Lubuklinggau dengan menjelaskan hambatan serta upaya yang dilakukan. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik purposive dan accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, dilengkapi dengan metode dokumentasi dan observasi. Hasil/Temuan: Tingkat kepemilikan Identitas Kependudukan Digital (IKD) di Kota Lubuklinggau saat ini hanya mencapai 7,4% jauh dibawa target nasioan yang ditetapkan oleh Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil sebesar 30% dari total penduduk yang memiliki KTP-el di setiap kabupaten/kota di Indonesia. Rendahnya capaian ini disebabkan oleh program sosialiasi dan layanan jemput bola yang belum mampu menjangkau semua lapisan masyarakat, ditambah dengan kendala keterbatasan sarana dan prasarana yang tersedia. Kesimpulan : Proses pelayanan administrasi kependudukan terkait kepemilikan Identitas Kependudukan Digital di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Lubuklinggau belum berjalan secara optimal. Disdukcapil Kota Lubuklinggau dapat melakukan peningkatan intensitas dan jangkauan sosialisasi kepada seluruh lapisan masyarakat secara proaktif, serta membangun kerja sama strategis dengan berbagai sektor layanan publik untuk mengintegrasikan sistem layanan publik sehingga pemanfaatan data mewajibkan masyarakat menggunakan Identitas Kependudukan Digital sebagai pengganti KTP-el fisik dalam setiap transaksi pelayanan. |
| 650 | # | 4 | $a Administrasi daerah setingkat provinsi |
| 700 | 0 | # | $a Hestiwati Basir |
| 856 | # | # | $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/20927 |
Content Unduh katalog
Karya Terkait :