Cite This        Tampung        Export Record
Judul IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENANGANAN KEMISKINAN DI KABUPATEN NDUGA PROVINSI PAPUA PEGUNUNGAN / Rumpaidus, Tiara Anjely
Pengarang Rumpaidus, Tiara Anjely
Dione, Frans
Penerbitan Jatinangor : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2025
Deskripsi Fisik 14
Subjek Penanggulangan Kemiskinan
Abstrak Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Kemiskinan ekstrem masih menjadi tantangan utama di Kabupaten Nduga, Provinsi Papua Pegunungan, dengan Indeks Pembangunan Manusia terendah di Indonesia dan kondisi geografis serta keamanan yang kompleks. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk memahami dan menganalisis implementasi kebijakan penanganan kemiskinan di Kabupaten Nduga. Motode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian berjumlah 12 orang yang terdiri dari pelaksana kebijakan (pejabat pemerintah daerah) dan penerima manfaat (masyarakat). Data dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada proses interpretasi kebijakan telah mengakomodir kearifan lokal dan komunikasi sosialisasi partisipatif, namun terkendala oleh keterbatasan akses, infrastruktur, dan kondisi keamanan. Organisasi pelaksana melibatkan koordinasi lintas sektoral, namun SOP dan pengelolaan sumber daya belum optimal. Pada dimensi aplikasi bahwa pelaksanaan program bantuan sosial masih menghadapi kendala validitas data penerima dan konflik bersenjata. Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi kebijakan penanganan kemiskinan di Kabupaten Nduga masih belum berjalan dengan baik. Saran penelitian yakni perlunya pendekatan yang asimetris dan adaptif, mengakomodasi karakteristik lokal, serta memperkuat kolaborasi antara pemerintah, lembaga adat, dan masyarakat. Selain itu pelu dilakukan perbaikan sistem validasi data penerima bantuan, penguatan koordinasi, pengembangan infrastruktur, dan penerapan pendekatan kolaboratif untuk meningkatkan efektivitas dan keberlanjutan program penanganan kemiskinan di daerah terpencil. Kata Kunci: Implementasi Kebijakan, Kemiskinan, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan, Bantuan Sosial, Masyarakat Adat
Lokasi Akses Online http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/24968

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
00074/IPDN/2026 Baca di tempat Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000001191944
005 20260118010943
035 # # $a 0010-0126000389
082 # # $a 362.559.881
084 # # $a 362.559.881 TIA i
100 3 # $a Rumpaidus, Tiara Anjely
245 1 # $a IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENANGANAN KEMISKINAN DI KABUPATEN NDUGA PROVINSI PAPUA PEGUNUNGAN /$c Rumpaidus, Tiara Anjely
260 # # $a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025
300 # # $a 14
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Kemiskinan ekstrem masih menjadi tantangan utama di Kabupaten Nduga, Provinsi Papua Pegunungan, dengan Indeks Pembangunan Manusia terendah di Indonesia dan kondisi geografis serta keamanan yang kompleks. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk memahami dan menganalisis implementasi kebijakan penanganan kemiskinan di Kabupaten Nduga. Motode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian berjumlah 12 orang yang terdiri dari pelaksana kebijakan (pejabat pemerintah daerah) dan penerima manfaat (masyarakat). Data dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada proses interpretasi kebijakan telah mengakomodir kearifan lokal dan komunikasi sosialisasi partisipatif, namun terkendala oleh keterbatasan akses, infrastruktur, dan kondisi keamanan. Organisasi pelaksana melibatkan koordinasi lintas sektoral, namun SOP dan pengelolaan sumber daya belum optimal. Pada dimensi aplikasi bahwa pelaksanaan program bantuan sosial masih menghadapi kendala validitas data penerima dan konflik bersenjata. Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi kebijakan penanganan kemiskinan di Kabupaten Nduga masih belum berjalan dengan baik. Saran penelitian yakni perlunya pendekatan yang asimetris dan adaptif, mengakomodasi karakteristik lokal, serta memperkuat kolaborasi antara pemerintah, lembaga adat, dan masyarakat. Selain itu pelu dilakukan perbaikan sistem validasi data penerima bantuan, penguatan koordinasi, pengembangan infrastruktur, dan penerapan pendekatan kolaboratif untuk meningkatkan efektivitas dan keberlanjutan program penanganan kemiskinan di daerah terpencil. Kata Kunci: Implementasi Kebijakan, Kemiskinan, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan, Bantuan Sosial, Masyarakat Adat
650 # 4 $a Penanggulangan Kemiskinan
700 3 # $a Dione, Frans
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/24968
Content Unduh katalog