
| Judul | KAPABILITAS DINAS PERUMAHAN RAKYAT PERMUKIMAN DAN PERTAMANAN DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN MASYARAKAT MELALUI PROGRAM KOTA TANPA KUMUH (KOTAKU) DI KELURAHAN TANJUNG RIAU KECAMATAN SEKUPANG KOTA BATAM / ALIF FAJAR MELPA WIJAYA |
| Pengarang | ALIF FAJAR MELPA WIJAYA Kartiwi |
| Penerbitan | Jatinangor : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2025 |
| Deskripsi Fisik | 14 :Ilus |
| Subjek | Perencanaan Wilayah Pemukiman |
| Abstrak | Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Kawasan Tanjung Riau di Kota Batam dengan luas kawasan kumuh sebesar 19,62 Ha menjadi prioritas dalam pelaksanaan Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU). Meskipun program ini bertujuan meningkatkan kualitas permukiman dan kesejahteraan masyarakat, tantangan masih dihadapi dalam mengoptimalkan kontribusi program terhadap peningkatan pendapatan masyarakat. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kapabilitas Dinas Perumahan Rakyat, Permukiman dan Pertamanan (Disperkimtan) Kota Batam dalam meningkatkan pendapatan masyarakat melalui pelaksanaan Program KOTAKU di Kelurahan Tanjung Riau, dengan menggunakan teori kapabilitas Amartya Sen. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis dilakukan berdasarkan dua dimensi teori kapabilitas, yaitu kebebasan pelaku dan kebebasan kesejahteraan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan Program KOTAKU periode 2019–2021 memberikan dampak positif yang signifikan melalui intervensi fisik, sosial-ekonomi, dan lingkungan. Disperkimtan menunjukkan kapabilitas yang baik dalam mengelola program pada kedua dimensi tersebut. Dampak ekonomi yang dicapai meliputi peningkatan pendapatan masyarakat sebesar 25%, pertumbuhan UMKM sebesar 140%, peningkatan lapangan kerja, dan peningkatan kunjungan wisatawan sebesar 160%. Faktor pendukung keberhasilan program antara lain dukungan pemerintah, partisipasi masyarakat, ketersediaan sumber daya, dan koordinasi antar pemangku kepentingan. Namun, terdapat pula hambatan seperti kendala administratif, keterbatasan anggaran, kesadaran masyarakat yang belum merata, serta dampak pandemi COVID-19. Kesimpulan: Pendekatan komprehensif yang diterapkan Disperkimtan dalam Program KOTAKU terbukti efektif dalam menciptakan permukiman yang layak huni, produktif, dan berkelanjutan, sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kata Kunci: Kapabilitas, Program KOTAKU, Pendapatan Masyarakat. |
| Lokasi Akses Online | http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/23402 |
| No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
| 07002/IPDN/2025 | Baca di tempat | Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000001192595 | ||
| 005 | 20260127020145 | ||
| 035 | # | # | $a 0010-0126001040 |
| 082 | # | # | $a 711.580 959 814 36 |
| 084 | # | # | $a 711.580 959 814 36 ALI k |
| 100 | 0 | # | $a ALIF FAJAR MELPA WIJAYA |
| 245 | 1 | # | $a KAPABILITAS DINAS PERUMAHAN RAKYAT PERMUKIMAN DAN PERTAMANAN DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN MASYARAKAT MELALUI PROGRAM KOTA TANPA KUMUH (KOTAKU) DI KELURAHAN TANJUNG RIAU KECAMATAN SEKUPANG KOTA BATAM /$c ALIF FAJAR MELPA WIJAYA |
| 260 | # | # | $a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 |
| 300 | # | # | $a 14 : $b Ilus |
| 520 | # | # | $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Kawasan Tanjung Riau di Kota Batam dengan luas kawasan kumuh sebesar 19,62 Ha menjadi prioritas dalam pelaksanaan Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU). Meskipun program ini bertujuan meningkatkan kualitas permukiman dan kesejahteraan masyarakat, tantangan masih dihadapi dalam mengoptimalkan kontribusi program terhadap peningkatan pendapatan masyarakat. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kapabilitas Dinas Perumahan Rakyat, Permukiman dan Pertamanan (Disperkimtan) Kota Batam dalam meningkatkan pendapatan masyarakat melalui pelaksanaan Program KOTAKU di Kelurahan Tanjung Riau, dengan menggunakan teori kapabilitas Amartya Sen. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis dilakukan berdasarkan dua dimensi teori kapabilitas, yaitu kebebasan pelaku dan kebebasan kesejahteraan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan Program KOTAKU periode 2019–2021 memberikan dampak positif yang signifikan melalui intervensi fisik, sosial-ekonomi, dan lingkungan. Disperkimtan menunjukkan kapabilitas yang baik dalam mengelola program pada kedua dimensi tersebut. Dampak ekonomi yang dicapai meliputi peningkatan pendapatan masyarakat sebesar 25%, pertumbuhan UMKM sebesar 140%, peningkatan lapangan kerja, dan peningkatan kunjungan wisatawan sebesar 160%. Faktor pendukung keberhasilan program antara lain dukungan pemerintah, partisipasi masyarakat, ketersediaan sumber daya, dan koordinasi antar pemangku kepentingan. Namun, terdapat pula hambatan seperti kendala administratif, keterbatasan anggaran, kesadaran masyarakat yang belum merata, serta dampak pandemi COVID-19. Kesimpulan: Pendekatan komprehensif yang diterapkan Disperkimtan dalam Program KOTAKU terbukti efektif dalam menciptakan permukiman yang layak huni, produktif, dan berkelanjutan, sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kata Kunci: Kapabilitas, Program KOTAKU, Pendapatan Masyarakat. |
| 650 | # | 4 | $a Perencanaan Wilayah Pemukiman |
| 700 | 0 | # | $a Kartiwi |
| 856 | # | # | $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/23402 |
Content Unduh katalog
Karya Terkait :