Cite This        Tampung        Export Record
Judul PEMBERDAYAAN PELAKU USAHA MIKRO MELALUI PROGRAM “KIOS SEKUNDANG” OLEH DINAS PERINDUSTRIAN PERDAGANGAN KOPERASI DAN USAHA MIKRO KABUPATEN BENGKULU SELATAN / Ahmad Zaki
Pengarang Ahmad Zaki
Kartiwi
Penerbitan Sumedang : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2023
Deskripsi Fisik 12
Subjek Usaha mikro
Abstrak Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Kios sekundang adalah program yang digagas oleh Bupati Bengkulu Selatan untuk membantu masyarakat dalam membuka warung dan digitalisasi warung yang sudah ada. Akan tetapi dalam perkembanganya kios sekundang yang berada di Bengkulu Selatan memiliki banyak masalah. Masalah yang dihadapi adalah SDM pelaku usaha kios sekundang yang masih rendah dalam menjalankan kegiatan usaha kios sekundang. Masalahh lain yaitu sarana dan prasarana yang belum mendukung serta stokist barang yang kurang untuk pelaku usaha kios sekundang. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemberdayaan yang dilakukan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Bengkulu selatan kepada pelaku usaha kios sekundang di Bengkulu Selatan, untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam memberdayakan pelaku usaha kios sekundang di Bengkulu Selatan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Bengkulu Selatan serta upaya yang dilakukan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Bengkulu Selatan mengatasi faktor penghambat dalam memberdayakan pelaku usaha kios sekundang di Bengkulu Selatan. Teori yang digunakan untuk penelitian ini adalah teori Pemberdayaan oleh Mardikanto yaitu Bina Manusia, Bina Usaha, Bina Lembaga, dan Bina Lingkungan. Metode: Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan induktif. Metode pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi serta dianalisa dengan melakukan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Penelitian yang penulis laksanakan menunjukan bahwa pemberdayaan yang dilakukan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Bengkulu Selatan telah dilaksanakan dan berjalan dengan baik. Hal ini dikarenakan pemberdayaan yang dilakukan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Bengkulu Selatan sudah dilakukan secara menyeluruh kepada pelaku usaha kios sekundang di Bengkulu Selatan. Faktor penghambat dalam kegiatan pemberdayaan pelaku usaha mikro yaitu: Tampilan kios yang kurang menarik, sarana dan prasarana serta keterbatasan dalam memasarkan produk. Kesimpulan: Untuk itu Dinas Perindustrian dan Perdagangan Bengkulu Selatan melakukan upaya dalam mengatasi hambatan tersebut dengan cara: memberikan bantuan dalam memasarkan produk kios sekundang melalui market online, memberikan bantuan sarana dan prasarana serta memperluas jaringan pemasaran produk Kios Sekundang.
Lokasi Akses Online http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/15849

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
06453/IPDN/2023 338.659 817 22 AHM p Baca di tempat Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000001194657
005 20260302024920
035 # # $a 0010-0326000104
082 # # $a 338.659 817 22
084 # # $a 338.659 817 22 AHM p
100 0 # $a Ahmad Zaki
245 1 # $a PEMBERDAYAAN PELAKU USAHA MIKRO MELALUI PROGRAM “KIOS SEKUNDANG” OLEH DINAS PERINDUSTRIAN PERDAGANGAN KOPERASI DAN USAHA MIKRO KABUPATEN BENGKULU SELATAN /$c Ahmad Zaki
260 # # $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023
300 # # $a 12
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Kios sekundang adalah program yang digagas oleh Bupati Bengkulu Selatan untuk membantu masyarakat dalam membuka warung dan digitalisasi warung yang sudah ada. Akan tetapi dalam perkembanganya kios sekundang yang berada di Bengkulu Selatan memiliki banyak masalah. Masalah yang dihadapi adalah SDM pelaku usaha kios sekundang yang masih rendah dalam menjalankan kegiatan usaha kios sekundang. Masalahh lain yaitu sarana dan prasarana yang belum mendukung serta stokist barang yang kurang untuk pelaku usaha kios sekundang. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemberdayaan yang dilakukan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Bengkulu selatan kepada pelaku usaha kios sekundang di Bengkulu Selatan, untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam memberdayakan pelaku usaha kios sekundang di Bengkulu Selatan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Bengkulu Selatan serta upaya yang dilakukan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Bengkulu Selatan mengatasi faktor penghambat dalam memberdayakan pelaku usaha kios sekundang di Bengkulu Selatan. Teori yang digunakan untuk penelitian ini adalah teori Pemberdayaan oleh Mardikanto yaitu Bina Manusia, Bina Usaha, Bina Lembaga, dan Bina Lingkungan. Metode: Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan induktif. Metode pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi serta dianalisa dengan melakukan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Penelitian yang penulis laksanakan menunjukan bahwa pemberdayaan yang dilakukan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Bengkulu Selatan telah dilaksanakan dan berjalan dengan baik. Hal ini dikarenakan pemberdayaan yang dilakukan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Bengkulu Selatan sudah dilakukan secara menyeluruh kepada pelaku usaha kios sekundang di Bengkulu Selatan. Faktor penghambat dalam kegiatan pemberdayaan pelaku usaha mikro yaitu: Tampilan kios yang kurang menarik, sarana dan prasarana serta keterbatasan dalam memasarkan produk. Kesimpulan: Untuk itu Dinas Perindustrian dan Perdagangan Bengkulu Selatan melakukan upaya dalam mengatasi hambatan tersebut dengan cara: memberikan bantuan dalam memasarkan produk kios sekundang melalui market online, memberikan bantuan sarana dan prasarana serta memperluas jaringan pemasaran produk Kios Sekundang.
600 # 4 $a Usaha mikro
700 0 # $a Kartiwi
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/15849
990 # # $a 06453/IPDN/2023
Content Unduh katalog
 
Karya Terkait :
INOVASI DAN PEMBANGUNAN DESA DI KABUPATEN GUNUNG KIDUL : PERSPEKTIF POLITIK, INKLUSIVITAS KESEJAHTERAAN, DAN KESETARAAN JENDER : PENELITIAN KELOMPOK / ANDI PITONO, S.Sos., M.Si PRINSIF DASAR PERENCANAN PEMBANGUNAN : DENGAN POKOK BAHASAN KHUSUS PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH / SOEKARTIWI UPAYA PEMBERDAYAAN USAHA MIKRO OLEH DINAS KOPERASI USAHA KECIL DAN MENENGAH KABUPATEN LABUHANBATU PROVINSI SUMATERA UTARA / Sirait, Christoffel Aguesto UPAYA PEMBERDAYAAN USAHA MIKRO OLEH DINAS KOPERASI USAHA KECIL DAN MENENGAH KABUPATEN LABUHANBATU PROVINSI SUMATERA UTARA / Sirait, Christoffel Aguesto PEMBERDAYAAN PESERTA PROGRAM JAKPRENEUR BINAAN SUKU DINAS PERINDUSTRIAN PERDAGANGAN KOPERASI USAHA KECIL DAN MENENGAH MELALUI PEMANFAATAN DIGITAL MARKETING DI KOTA ADMINISTRASI JAKARTA BARAT / Ilyasa Sulya Alfa Show More