
| Judul | PENGEMBANGAN USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH MELALUI PEMASARAN DIGITAL DI KOTA GORONTALO PROVINSI GORONTALO / Monoarfa, Alfiyyah Firjatullah |
| Pengarang | Monoarfa, Alfiyyah Firjatullah Mutiar Fitri Dewi |
| Penerbitan | Jatinangor : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2025 |
| Deskripsi Fisik | 11 :Ilus |
| Subjek | usaha mikro |
| Abstrak | Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Perkembangan teknologi informasi dan perubahan perilaku konsumen menuntut pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk beradaptasi melalui pemasaran digital. Di Kota Gorontalo, upaya pengembangan UMKM telah diarahkan ke ranah digital, namun masih terdapat berbagai hambatan seperti rendahnya literasi digital, keterbatasan infrastruktur teknologi, dan keterbatasan pendanaan untuk adopsi teknologi canggih. Permasalahan ini berdampak pada belum optimalnya pemanfaatan pemasaran digital oleh pelaku UMKM. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengembangan UMKM melalui strategi pemasaran digital di Kota Gorontalo serta mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambat implementasinya. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan terdiri dari Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Diskominfo), pelaku UMKM, serta masyarakat pengguna produk digital UMKM. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemerintah Kota Gorontalo telah melaksanakan sejumlah program seperti pelatihan digital marketing, pengembangan marketplace lokal, dan pendampingan penggunaan teknologi. Meskipun demikian, kendala utama yang masih dihadapi meliputi rendahnya literasi digital, terbatasnya infrastruktur teknologi, dan kurangnya modal usaha untuk mengakses teknologi digital. Kesimpulan: Pengembangan UMKM melalui pemasaran digital di Kota Gorontalo menunjukkan dampak positif, namun diperlukan penguatan ekosistem digital yang inklusif melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia, kolaborasi lintas sektor, serta kebijakan pendukung digitalisasi UMKM secara berkelanjutan. Kata Kunci: UMKM; Pemasaran Digital; Kota Gorontalo; Pengembangan Usaha; Digitalisasi. |
| No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
| 07081/IPDN/2025 | Baca di tempat | Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000001192694 | ||
| 005 | 20260128114345 | ||
| 035 | # | # | $a 0010-0126001139 |
| 082 | # | # | $a 338.642 598 431 2 |
| 084 | # | # | $a 338.642 598 431 2 MO p |
| 100 | 3 | # | $a Monoarfa, Alfiyyah Firjatullah |
| 245 | 1 | # | $a PENGEMBANGAN USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH MELALUI PEMASARAN DIGITAL DI KOTA GORONTALO PROVINSI GORONTALO /$c Monoarfa, Alfiyyah Firjatullah |
| 260 | # | # | $a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 |
| 300 | # | # | $a 11 : $b Ilus |
| 520 | # | # | $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Perkembangan teknologi informasi dan perubahan perilaku konsumen menuntut pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk beradaptasi melalui pemasaran digital. Di Kota Gorontalo, upaya pengembangan UMKM telah diarahkan ke ranah digital, namun masih terdapat berbagai hambatan seperti rendahnya literasi digital, keterbatasan infrastruktur teknologi, dan keterbatasan pendanaan untuk adopsi teknologi canggih. Permasalahan ini berdampak pada belum optimalnya pemanfaatan pemasaran digital oleh pelaku UMKM. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengembangan UMKM melalui strategi pemasaran digital di Kota Gorontalo serta mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambat implementasinya. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan terdiri dari Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Diskominfo), pelaku UMKM, serta masyarakat pengguna produk digital UMKM. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemerintah Kota Gorontalo telah melaksanakan sejumlah program seperti pelatihan digital marketing, pengembangan marketplace lokal, dan pendampingan penggunaan teknologi. Meskipun demikian, kendala utama yang masih dihadapi meliputi rendahnya literasi digital, terbatasnya infrastruktur teknologi, dan kurangnya modal usaha untuk mengakses teknologi digital. Kesimpulan: Pengembangan UMKM melalui pemasaran digital di Kota Gorontalo menunjukkan dampak positif, namun diperlukan penguatan ekosistem digital yang inklusif melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia, kolaborasi lintas sektor, serta kebijakan pendukung digitalisasi UMKM secara berkelanjutan. Kata Kunci: UMKM; Pemasaran Digital; Kota Gorontalo; Pengembangan Usaha; Digitalisasi. |
| 650 | # | 4 | $a usaha mikro |
| 700 | 0 | # | $a Mutiar Fitri Dewi |
Content Unduh katalog
Karya Terkait :