Cite This        Tampung        Export Record
Judul ANALISIS MODEL PENTAHELIX UNTUK PEMASARAN DAN PENGEMBANGAN USAHA MIKRO KECIL MENENGAH (UMKM) KERAJINAN ROTAN DI KECAMATAN LHOKNGA KABUPATEN ACEH BESAR / Rifki Maulana
Pengarang Rifki Maulana
Kartiwi
Penerbitan Sumedang : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2023
Deskripsi Fisik 9
Subjek Usaha Mikro
Abstrak Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penulis berfokus pada peran dan upaya yang dilakukan oleh kelima dimensi pentahelix dalam mengembangkan UMKM kerajinan rotan di Kecamatan Lhoknga Kabupaten Aceh Besar. Tujuan: Penelitian ini untuk mengetahui bagaimana analisis model pentahelix dalam memasarkan dan mengembangkan UMKM kerajinan rotan di Kecamatan Lhoknga Kabupaten Aceh Besar. Metode: Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan melalui reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian: Peran dan upaya yang dilakukan oleh pihak pemerintah, akademisi, komunitas, bisnis atau swasta dan media terkait pemasaran dan pengembangan UMKM kerajinan rotan ini sudah berjalan dengan baik. Tetapi, ada beberapa faktor yang menyebabkan UMKM kerajinan rotan ini kurang berkembang yaitu kurangnya semangat serta kefokusan dari pelaku usaha kerajinan rotan untuk merintis usahanya agar berkembang, kurangnya modal yang diberikan oleh pemerintah, kurangnya mitra kerja pemerintah untuk membantu melaksanakan program dari pemerintah, kemudian kurangnya kesadaran pelaku usaha kerajinan rotan untuk bergabung ke dalam satu wadah yaitu BUMG agar usahanya lebih berkembang sekaligus mengangkat nama gampong. Kesimpulan: Pemerintah memberikan modal usaha, pemerintah meningkatkan kegiatan kemitraan, pelaku usaha harus mempunyai jiwa kewirausahaan yang dibantu oleh pemerintah, pemerintah membantu gampong untuk membuat BUMG, dan stakeholder bisa ikut partisipatif perihal ini.
Lokasi Akses Online http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/12655

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
06230/IPDN/2023 338.642 095 981 111 RIF a Baca di tempat Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000001194383
005 20260221114639
035 # # $a 0010-0226001467
082 # # $a 338.642 095 981 111
084 # # $a 338.642 095 981 111 RIF a
100 0 # $a Rifki Maulana
245 1 # $a ANALISIS MODEL PENTAHELIX UNTUK PEMASARAN DAN PENGEMBANGAN USAHA MIKRO KECIL MENENGAH (UMKM) KERAJINAN ROTAN DI KECAMATAN LHOKNGA KABUPATEN ACEH BESAR /$c Rifki Maulana
260 # # $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023
300 # # $a 9
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penulis berfokus pada peran dan upaya yang dilakukan oleh kelima dimensi pentahelix dalam mengembangkan UMKM kerajinan rotan di Kecamatan Lhoknga Kabupaten Aceh Besar. Tujuan: Penelitian ini untuk mengetahui bagaimana analisis model pentahelix dalam memasarkan dan mengembangkan UMKM kerajinan rotan di Kecamatan Lhoknga Kabupaten Aceh Besar. Metode: Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan melalui reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian: Peran dan upaya yang dilakukan oleh pihak pemerintah, akademisi, komunitas, bisnis atau swasta dan media terkait pemasaran dan pengembangan UMKM kerajinan rotan ini sudah berjalan dengan baik. Tetapi, ada beberapa faktor yang menyebabkan UMKM kerajinan rotan ini kurang berkembang yaitu kurangnya semangat serta kefokusan dari pelaku usaha kerajinan rotan untuk merintis usahanya agar berkembang, kurangnya modal yang diberikan oleh pemerintah, kurangnya mitra kerja pemerintah untuk membantu melaksanakan program dari pemerintah, kemudian kurangnya kesadaran pelaku usaha kerajinan rotan untuk bergabung ke dalam satu wadah yaitu BUMG agar usahanya lebih berkembang sekaligus mengangkat nama gampong. Kesimpulan: Pemerintah memberikan modal usaha, pemerintah meningkatkan kegiatan kemitraan, pelaku usaha harus mempunyai jiwa kewirausahaan yang dibantu oleh pemerintah, pemerintah membantu gampong untuk membuat BUMG, dan stakeholder bisa ikut partisipatif perihal ini.
650 # 4 $a Usaha Mikro
700 0 # $a Kartiwi
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/12655
Content Unduh katalog
 
Karya Terkait :
INOVASI DAN PEMBANGUNAN DESA DI KABUPATEN GUNUNG KIDUL : PERSPEKTIF POLITIK, INKLUSIVITAS KESEJAHTERAAN, DAN KESETARAAN JENDER : PENELITIAN KELOMPOK / ANDI PITONO, S.Sos., M.Si PRINSIF DASAR PERENCANAN PEMBANGUNAN : DENGAN POKOK BAHASAN KHUSUS PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH / SOEKARTIWI UPAYA PEMBERDAYAAN USAHA MIKRO OLEH DINAS KOPERASI USAHA KECIL DAN MENENGAH KABUPATEN LABUHANBATU PROVINSI SUMATERA UTARA / Sirait, Christoffel Aguesto UPAYA PEMBERDAYAAN USAHA MIKRO OLEH DINAS KOPERASI USAHA KECIL DAN MENENGAH KABUPATEN LABUHANBATU PROVINSI SUMATERA UTARA / Sirait, Christoffel Aguesto PEMBERDAYAAN PESERTA PROGRAM JAKPRENEUR BINAAN SUKU DINAS PERINDUSTRIAN PERDAGANGAN KOPERASI USAHA KECIL DAN MENENGAH MELALUI PEMANFAATAN DIGITAL MARKETING DI KOTA ADMINISTRASI JAKARTA BARAT / Ilyasa Sulya Alfa Show More