Cite This        Tampung        Export Record
Judul LITERASI POLITIK MASYARAKAT TRANSISI PADA PEMILIHAN KEPALA DAERAH DI KABUPATEN DAIRI PROVINSI SUMATERA UTARA / Silalahi, Grex Qoryo Dhavio
Pengarang Silalahi, Grex Qoryo Dhavio
Astika Ummy Athahirah
Penerbitan Jatinangor : Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), 2025
Deskripsi Fisik 15 :Ilus
Subjek Proses Politik
Abstrak Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Kabupaten Dairi di Provinsi Sumatera Utara sedang mengalami transisi sosial-politik yang signifikan, namun tingkat literasi politik masyarakatnya masih menjadi pertanyaan besar. Pemilihan kepala daerah menjadi momentum krusial yang menguji pemahaman dan partisipasi politik warga. Kurangnya pemahaman mengenai proses demokrasi, hak dan kewajiban sebagai pemilih, serta minimnya akses terhadap informasi politik yang akurat dapat mengancam kualitas pemilihan umum di daerah transisi ini. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat literasi politik masyarakat Transisi di Kabupaten Dairi dalam menentukan pilihan politilk pada pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah. Metode: Pendekatan kualitatif deskriptif dipakai dalam menganalisis permasalahan ini. Pendekatan ini dipilih karena model kualitatif memberikan keleluasaan penuh bagi peneliti untuk memodifikasi penelitian secara fleksibel guna mencapai tujuan yang diinginkan. Penelitian ini menggunakan Teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teori utama yang dipakai untuk menganalisis topik ini adalah Teori Literasi Politik oleh Maghok (2005). Infoman yang dilibatkan dalam penelitian ini berjumlah 12 informan. Analisis data dilaksanakan melalui reduksi data, penyajian data dan juga penarikan kesimpulan dan verifikasi. Instrumen penelitian ini adalah penulis sendiri. Hasil/Temuan: penelitian terkait literasi politik Masyarakat dalam proses pemulihan kepala daerah di Kabupaten Dairi dianalisis melalui beberapa dimensi, pada dimensi partisipasi dalam kegiatan politik ditemukan bahwa Masyarakat kurang terlibat dalam kegiatan politik yang lebih luas, pada dimensi Pengetahuan Kebijakan, Perencanaan Dana Anggaran untuk Pembangunan dan Pelayanan Publik ditemukan bahwa banyak masyarakat yang kurang mengetahui kebijakan atau peraturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah, terutama dalam hal politik, pada dimensi Kemampuan Membuat Opini dan Otonomi Posisi Politik ditemukan bahwa kebebasan opini dan otomi berjalan dengan baik, pada dimensi Kesadaran dan Kehirauan Pentingnya Aktivitas dan Institusi Politik, Peran dan Kewenangannya ditemukan bahwa dinas terkait yaitu Kesbangpol sudah memiliki kesadaran akan pentingnya aktivitas politik. Kesimpulan: Secara umum tingkat literasi politik Masyarakat transisi pada pemilihan kepala daerah kabupaten Dairi masih belum optimal, terbukti dengan Kurangnya pemahaman masyarakat akan struktur dan peranan pemerintah, masyarakat yang tidak tahu terkait berita dan isu politik, bahkan sebagian masyarakat tidak memiliki kertetarikan untuk mengetahui kondisi politik. Kata Kunci: Literasi Politik, Masyarakat Transisi, Pilkada
Lokasi Akses Online http://eprints.ipdn.ac.id/24671

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
07016/IPDN/2025 Baca di tempat Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000001192612
005 20260128084712
035 # # $a 0010-0126001057
082 # # $a 324 095 981 281
084 # # $a 324 095 981 281 SIL l
100 0 # $a Silalahi, Grex Qoryo Dhavio
245 1 # $a LITERASI POLITIK MASYARAKAT TRANSISI PADA PEMILIHAN KEPALA DAERAH DI KABUPATEN DAIRI PROVINSI SUMATERA UTARA /$c Silalahi, Grex Qoryo Dhavio
260 # # $a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN),$c 2025
300 # # $a 15 : $b Ilus
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Kabupaten Dairi di Provinsi Sumatera Utara sedang mengalami transisi sosial-politik yang signifikan, namun tingkat literasi politik masyarakatnya masih menjadi pertanyaan besar. Pemilihan kepala daerah menjadi momentum krusial yang menguji pemahaman dan partisipasi politik warga. Kurangnya pemahaman mengenai proses demokrasi, hak dan kewajiban sebagai pemilih, serta minimnya akses terhadap informasi politik yang akurat dapat mengancam kualitas pemilihan umum di daerah transisi ini. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat literasi politik masyarakat Transisi di Kabupaten Dairi dalam menentukan pilihan politilk pada pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah. Metode: Pendekatan kualitatif deskriptif dipakai dalam menganalisis permasalahan ini. Pendekatan ini dipilih karena model kualitatif memberikan keleluasaan penuh bagi peneliti untuk memodifikasi penelitian secara fleksibel guna mencapai tujuan yang diinginkan. Penelitian ini menggunakan Teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teori utama yang dipakai untuk menganalisis topik ini adalah Teori Literasi Politik oleh Maghok (2005). Infoman yang dilibatkan dalam penelitian ini berjumlah 12 informan. Analisis data dilaksanakan melalui reduksi data, penyajian data dan juga penarikan kesimpulan dan verifikasi. Instrumen penelitian ini adalah penulis sendiri. Hasil/Temuan: penelitian terkait literasi politik Masyarakat dalam proses pemulihan kepala daerah di Kabupaten Dairi dianalisis melalui beberapa dimensi, pada dimensi partisipasi dalam kegiatan politik ditemukan bahwa Masyarakat kurang terlibat dalam kegiatan politik yang lebih luas, pada dimensi Pengetahuan Kebijakan, Perencanaan Dana Anggaran untuk Pembangunan dan Pelayanan Publik ditemukan bahwa banyak masyarakat yang kurang mengetahui kebijakan atau peraturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah, terutama dalam hal politik, pada dimensi Kemampuan Membuat Opini dan Otonomi Posisi Politik ditemukan bahwa kebebasan opini dan otomi berjalan dengan baik, pada dimensi Kesadaran dan Kehirauan Pentingnya Aktivitas dan Institusi Politik, Peran dan Kewenangannya ditemukan bahwa dinas terkait yaitu Kesbangpol sudah memiliki kesadaran akan pentingnya aktivitas politik. Kesimpulan: Secara umum tingkat literasi politik Masyarakat transisi pada pemilihan kepala daerah kabupaten Dairi masih belum optimal, terbukti dengan Kurangnya pemahaman masyarakat akan struktur dan peranan pemerintah, masyarakat yang tidak tahu terkait berita dan isu politik, bahkan sebagian masyarakat tidak memiliki kertetarikan untuk mengetahui kondisi politik. Kata Kunci: Literasi Politik, Masyarakat Transisi, Pilkada
650 # 4 $a Proses Politik
700 0 # $a Astika Ummy Athahirah
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/24671
Content Unduh katalog