Cite This        Tampung        Export Record
Judul Political Branding Artis dalam Meningkatkan Elektabilitas pada Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2024 di Kabupaten Bandung / Ina Perdana Putri Prasetio
Pengarang Ina Perdana Putri Prasetio
Astika Ummy Athahirah
Penerbitan Jatinangor : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2025
Deskripsi Fisik 10
Subjek Kampanye Pemilu
Abstrak Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Pada pilkada Kabupaten Bandung tahun 2024 terdapat 2 nomor urut pasangan calon bupati dan wakil bupati yang masing masing memiliki kandidat yang datang dari kalangan artis. Artis merupakan seseorang yang berprofesi pada bidang seni atau hiburan umumnya memiliki popularitas yang tinggi, sebagaimana kita ketahui bahwa artis tidak memiliki latar belakang ilmu pemerintahan atau ilmu politik. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk 2 memperoleh gambaran Political brand yang dibangun dalam meningkatkan elektabilitas pada kontestasi pemilihan kepala daerah Kabupaten Bandung Tahun 2024. Metode: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Quasi-Qualitative dengan analisis data menggunakan aplikasi Nvivo 12. Hasil/temuan: Berdasarkan hasil wawancara, observasi, dan kuesioner yang dilakukan, Political branding yang di bangun artis dalam kontestasi Pilkada tahun 2024 di Kabupaten Bandung menunjukan bahwa dalam membangun political branding tersebut apabila dilakukan melalui beberapa tahapan yaitu evaluasi mengenai diri pribadi apa yang menjadi kelebihan yang bisa ditonjolkan dan kekurangan yang perlu di perbaiki, evaluasi multi-stakeholder guna mendukung brand politiknya, hingga tahapan jejak offline dan online dari calon kepala daerah yang berlatarbelakang artis tersebut sehingga brand yang dibangun dapat meningkatkan elektabilitas pada pilkada tahun 2024. Kesimpulan: Dengan political branding yang dibangun dengan baik menghasilkan penilaian masyarakat yang baik pula sehingga masyarakat menjadi tertarik pada seseorang tersebut dan muncul kepercayaan dan menentukan pilihannya pada calon kepala daerah tersebut untuk dapat memimpin oleh karena itu elektabilitasnya dapat meningkat.
Bentuk Karya Tidak ada kode yang sesuai
Target Pembaca Tidak ada kode yang sesuai
Lokasi Akses Online http://eprints.ipdn.ac.id/20692/

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000001191698
005 20260108021928
007 ta
008 260108################|##########|#|##
035 # # $a 0010-0126000143
082 # # $a 324.595 824 31
084 # # $a 324.595 824 31 INA p
100 0 # $a Ina Perdana Putri Prasetio
245 1 # $a Political Branding Artis dalam Meningkatkan Elektabilitas pada Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2024 di Kabupaten Bandung /$c Ina Perdana Putri Prasetio
260 # # $a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025
300 # # $a 10
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Pada pilkada Kabupaten Bandung tahun 2024 terdapat 2 nomor urut pasangan calon bupati dan wakil bupati yang masing masing memiliki kandidat yang datang dari kalangan artis. Artis merupakan seseorang yang berprofesi pada bidang seni atau hiburan umumnya memiliki popularitas yang tinggi, sebagaimana kita ketahui bahwa artis tidak memiliki latar belakang ilmu pemerintahan atau ilmu politik. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk 2 memperoleh gambaran Political brand yang dibangun dalam meningkatkan elektabilitas pada kontestasi pemilihan kepala daerah Kabupaten Bandung Tahun 2024. Metode: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Quasi-Qualitative dengan analisis data menggunakan aplikasi Nvivo 12. Hasil/temuan: Berdasarkan hasil wawancara, observasi, dan kuesioner yang dilakukan, Political branding yang di bangun artis dalam kontestasi Pilkada tahun 2024 di Kabupaten Bandung menunjukan bahwa dalam membangun political branding tersebut apabila dilakukan melalui beberapa tahapan yaitu evaluasi mengenai diri pribadi apa yang menjadi kelebihan yang bisa ditonjolkan dan kekurangan yang perlu di perbaiki, evaluasi multi-stakeholder guna mendukung brand politiknya, hingga tahapan jejak offline dan online dari calon kepala daerah yang berlatarbelakang artis tersebut sehingga brand yang dibangun dapat meningkatkan elektabilitas pada pilkada tahun 2024. Kesimpulan: Dengan political branding yang dibangun dengan baik menghasilkan penilaian masyarakat yang baik pula sehingga masyarakat menjadi tertarik pada seseorang tersebut dan muncul kepercayaan dan menentukan pilihannya pada calon kepala daerah tersebut untuk dapat memimpin oleh karena itu elektabilitasnya dapat meningkat.
650 # 4 $a Kampanye Pemilu
700 0 # $a Astika Ummy Athahirah
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/20692/
Content Unduh katalog