Cite This        Tampung        Export Record
Judul LITERASI POLITIK MASYARAKAT DALAM PENCEGAHAN POLITIK UANG (MONEY POLITICS) DI KABUPATEN BANGKA SELATAN PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG : BUPATI NGANTOR DI KAMPUNG / Annisa Nur Syafitri
Pengarang Annisa Nur Syafitri
Astika Ummy Athahirah
EDISI -
Penerbitan Sumedang : IPDN, 2024
Deskripsi Fisik 13 hlm :ILUS ;--
ISBN -
Subjek Pendidikan Politik
Abstrak Tingginya angka politik uang pada tahun 2019 di Kabupaten Bangka Selatan, berpengaruh terhadap meningkatnya kerawanan politik uang di masa pemilu 2024 nanti. Hal ini dibuktikan oleh pernyataan Bawaslu yang berkaca pada Pemilu 2019, Badan pengawasan pemilihan Umum menyatakan Kabupaten Bangka Selatan masuk kedalam peringkat 20 besar daerah yang rawan politik uang (money politics) yang mengisi kedudukan di urutan ke 18 se-Indonesia pada Pemilu 2024 dan menempati urutan kedua politik uang tertinggi di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang Literasi Politik dalam pencegahan politik uang (money politics) di Kabupaten Bangka Selatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung serta memperoleh gambaran mengenai upaya yang diperlukan untuk peningkatan literasi politik masyarakat dalam mencegah politik uang (money politics). Metode Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang Literasi Politik dalam pencegahan politik uang (money politics) di Kabupaten Bangka Selatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung serta memperoleh gambaran mengenai upaya yang diperlukan untuk peningkatan literasi politik masyarakat dalam mencegah politik uang (money politics). Hasil/TemuanHasil penelitian menunjukan bahwa Literasi politik masyarakat dalam pencegahan politik uang (money politics) di Kabupaten Bangka Selatan masih belum cukup dan sangat mengkhawatirkan karena dari hasil wawancara menyatakan minimnya pengetahuan masyarakat terkait struktur pemerintahan, rendahnya minat terhadap berita dan isu politik serta rendahnya pemahaman masyarakat terkait politik uang dan implikasinya terhadap demokrasi. Kesimpulan: Untuk meningkatkan literasi politik masyarakat dalam pencegahan politik uang (money politics) di kabupaten Bangka Selatan diperlukan langkah yang dierlukan merupakan tanggung jawab dari Pemerintah Daerah Kabupaten Bangka Selatan, khususnya Badan Kesatuan Bangsa Dan Politik yang bekerjasama dengan Badan Pengawasan Pemilihan Umum maupun Komisi Pemilihan Umum. Oleh karena itu, Peneliti menyarakan bahwa kerjasama antar stakeholder sangat diperlukan dalam meningkatkan literasi politik dalam pencegahan politik uang.
Lokasi Akses Online http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/17441

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
00275/IPDN/2026 324.759 816 321 ANN l Baca di tempat Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000001193243
005 20260205120613
020 # # $a -
035 # # $a 0010-0226000327
082 # # $a 324.759 816 321
084 # # $a 324.759 816 321 ANN l
100 0 # $a Annisa Nur Syafitri
245 1 # $a LITERASI POLITIK MASYARAKAT DALAM PENCEGAHAN POLITIK UANG (MONEY POLITICS) DI KABUPATEN BANGKA SELATAN PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG : $b BUPATI NGANTOR DI KAMPUNG /$c Annisa Nur Syafitri
250 # # $a -
260 # # $a Sumedang :$b IPDN,$c 2024
300 # # $a 13 hlm : $b ILUS ; $c -$e -
520 # # $a Tingginya angka politik uang pada tahun 2019 di Kabupaten Bangka Selatan, berpengaruh terhadap meningkatnya kerawanan politik uang di masa pemilu 2024 nanti. Hal ini dibuktikan oleh pernyataan Bawaslu yang berkaca pada Pemilu 2019, Badan pengawasan pemilihan Umum menyatakan Kabupaten Bangka Selatan masuk kedalam peringkat 20 besar daerah yang rawan politik uang (money politics) yang mengisi kedudukan di urutan ke 18 se-Indonesia pada Pemilu 2024 dan menempati urutan kedua politik uang tertinggi di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang Literasi Politik dalam pencegahan politik uang (money politics) di Kabupaten Bangka Selatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung serta memperoleh gambaran mengenai upaya yang diperlukan untuk peningkatan literasi politik masyarakat dalam mencegah politik uang (money politics). Metode Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang Literasi Politik dalam pencegahan politik uang (money politics) di Kabupaten Bangka Selatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung serta memperoleh gambaran mengenai upaya yang diperlukan untuk peningkatan literasi politik masyarakat dalam mencegah politik uang (money politics). Hasil/TemuanHasil penelitian menunjukan bahwa Literasi politik masyarakat dalam pencegahan politik uang (money politics) di Kabupaten Bangka Selatan masih belum cukup dan sangat mengkhawatirkan karena dari hasil wawancara menyatakan minimnya pengetahuan masyarakat terkait struktur pemerintahan, rendahnya minat terhadap berita dan isu politik serta rendahnya pemahaman masyarakat terkait politik uang dan implikasinya terhadap demokrasi. Kesimpulan: Untuk meningkatkan literasi politik masyarakat dalam pencegahan politik uang (money politics) di kabupaten Bangka Selatan diperlukan langkah yang dierlukan merupakan tanggung jawab dari Pemerintah Daerah Kabupaten Bangka Selatan, khususnya Badan Kesatuan Bangsa Dan Politik yang bekerjasama dengan Badan Pengawasan Pemilihan Umum maupun Komisi Pemilihan Umum. Oleh karena itu, Peneliti menyarakan bahwa kerjasama antar stakeholder sangat diperlukan dalam meningkatkan literasi politik dalam pencegahan politik uang.
600 # 4 $a Pendidikan Politik
700 0 # $a Astika Ummy Athahirah
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/17441
Content Unduh katalog