
| Judul | KOLABORASI PEMBINAAN GELANDANGAN DAN PENGEMIS DI KOTA BANDUNG PROVINSI JAWA BARAT / Dhita Marlinda Dwi Heryati |
| Pengarang | Dhita Marlinda Dwi Heryati Gede Bhayu Dananjaya |
| Penerbitan | Jatinangor : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2025 |
| Deskripsi Fisik | 12 :Ilus |
| Subjek | Masyarakat Sosial Bawah |
| Abstrak | Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penelitian in berangkat dari permasalahan sosial yang terus berkembang di kota besar seperti Bandung, termasuk meningkatnya jumlah gepeng yang berdampak pada ketertiban umum, kenyamanan masyarakat, dan citra kota sebagai destinasi wisata. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk kolaborasi kedua instansi, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat, serta menelusuri upaya yang dilakukan untuk mengatasi kendala dalam pelaksanaan pembinaan gepeng. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan induktif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dari berbagai informan kunci di lingkungan Dinas Sosial, Satpol PP, serta tokoh Masyarakat. Hasil/ Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi telah terjalin dalam bentuk kegiatan penertiban bersama, penjangkauan, rehabilitasi sosial, dan pelatihan keterampilan. Namun, kolaborasi ini masih menghadapi hambatan seperti kurangnya koordinasi teknis, keterbatasan sarana dan prasarana, serta belum optimalnya pendataan. Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa kolaborasi antarlembaga dalam pembinaan gepeng di Kota Bandung memiliki kerangka yang kuat namun belum berjalan optimal. Penguatan aspek kelembagaan, kepemimpinan kolaboratif, serta keterlibatan aktif masyarakat menjadi kunci dalam mewujudkan penanganan gepeng yang berkelanjutan dan berorientasi pada pemberdayaan sosial. Kata Kunci : Kolaborasi, Satpol PP, Dinas Sosial, Gelandangan, Pengemis, Kota Bandung. |
| Lokasi Akses Online | http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/21938 |
| No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
| 07251/IPDN/2025 | Baca di tempat | Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000001192874 | ||
| 005 | 20260130021333 | ||
| 035 | # | # | $a 0010-0126001319 |
| 082 | # | # | $a 305.565 982 432 |
| 084 | # | # | $a 305.565 982 432 DHI k |
| 100 | 0 | # | $a Dhita Marlinda Dwi Heryati |
| 245 | 1 | # | $a KOLABORASI PEMBINAAN GELANDANGAN DAN PENGEMIS DI KOTA BANDUNG PROVINSI JAWA BARAT /$c Dhita Marlinda Dwi Heryati |
| 260 | # | # | $a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 |
| 300 | # | # | $a 12 : $b Ilus |
| 520 | # | # | $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penelitian in berangkat dari permasalahan sosial yang terus berkembang di kota besar seperti Bandung, termasuk meningkatnya jumlah gepeng yang berdampak pada ketertiban umum, kenyamanan masyarakat, dan citra kota sebagai destinasi wisata. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk kolaborasi kedua instansi, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat, serta menelusuri upaya yang dilakukan untuk mengatasi kendala dalam pelaksanaan pembinaan gepeng. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan induktif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dari berbagai informan kunci di lingkungan Dinas Sosial, Satpol PP, serta tokoh Masyarakat. Hasil/ Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi telah terjalin dalam bentuk kegiatan penertiban bersama, penjangkauan, rehabilitasi sosial, dan pelatihan keterampilan. Namun, kolaborasi ini masih menghadapi hambatan seperti kurangnya koordinasi teknis, keterbatasan sarana dan prasarana, serta belum optimalnya pendataan. Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa kolaborasi antarlembaga dalam pembinaan gepeng di Kota Bandung memiliki kerangka yang kuat namun belum berjalan optimal. Penguatan aspek kelembagaan, kepemimpinan kolaboratif, serta keterlibatan aktif masyarakat menjadi kunci dalam mewujudkan penanganan gepeng yang berkelanjutan dan berorientasi pada pemberdayaan sosial. Kata Kunci : Kolaborasi, Satpol PP, Dinas Sosial, Gelandangan, Pengemis, Kota Bandung. |
| 600 | # | 4 | $a Masyarakat Sosial Bawah |
| 700 | 0 | # | $a Gede Bhayu Dananjaya |
| 856 | # | # | $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/21938 |
Content Unduh katalog
Karya Terkait :