Cite This        Tampung        Export Record
Judul EFEKTIVITAS PROGRAM REHABILITASI PASCA BENCANA BANJIR OLEH BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH DI KOTA LANGSA PROVINSI ACEH / Cut Fira
Pengarang Cut Fira
D. Adam Ismail
Penerbitan Jatinangor : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2025
Deskripsi Fisik 12
Subjek Pengamanan Bencana Banjir
Abstrak Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penulis berfokus pada permasalahan banjir yang sering terjadi dan program rehabilitasi pasca bencana banjir yang dilakukan oleh Badan Penanggulangan bencana Daerah Kota Langsa dilokasi yang terdampak bencana banjir di Kota Langsa. Tujuan: Kegiatan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas program rehabilitasi pasca bencana banjir yang telah dilakukan di kota Langsa, Penelitian ini menggunakan. Metode: penelitian ini enggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan induktif. Teknik pengumpulan data yang digunakan berup wawancara, observasi dan dokumentasi. Kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data dan penarikan Kesimpulan atau verifikasi. Teori yang digunakan adalah Teori Efektivitas menurut Duncan. Hasil/Temuan: Hasil dari penelitian program rehabilitasi pasca bencana banjir ini telah terlaksana cukup efektif, tetapi masih terdapat beberapa hambatan, Sesuai indikator yang digunakan penulis yang terdiri dari, target dan sasaran, sarana dan prasarana, anggaran, strategi, koordinasi maupun sumberdaya manusia. Factor penghambat antara lain terkait anggaran yang belum dioptimalkan serta rendahnya pemahaman masyarakat terkait program rehabilitasi yang telah dilakukan pemerintah. Kesimpulan: Berdasarkan penelitian, penulis menyarankan pemerintah Kota Langsa melakukan prioritas alokasi anggaran untuk kebutuhan yang paling mendesak dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta instansi terkait untuk memperoleh bantuan tambahan dari berbagai sumber, baik dari pemerintah pusat maupun organisasi non-pemerintah, agar pelaksanaan program rehabilitasi dapat segera dilaksanakan setelah bencana banjir terjadi, sehingga mengurangi dampak yang ditimbulkan pada saat bencana banjir terjadi. Serta Perlu adanya focus kepada masyarakat untuk memberikan edukasi, pemahaman serta pengetahuan dengan segala cara terkait pentingnya pelaksanaan program rehabilitasi pasca bencana banjir dilakukan. sehingga dapat mengefektifkan program rehabilitasi yang telah dilakukan pada wilayah terdampak bencana banjir. Kata Kunci: Penaggulangan Bencana, Banjir, Rehabilitasi
Lokasi Akses Online http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/22576

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
07254/IPDN/2025 Baca di tempat Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000001192877
005 20260130024223
035 # # $a 0010-0126001322
082 # # $a 363.349 359 811 72
084 # # $a 363.349 359 811 72 CUT e
100 0 # $a Cut Fira
245 1 # $a EFEKTIVITAS PROGRAM REHABILITASI PASCA BENCANA BANJIR OLEH BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH DI KOTA LANGSA PROVINSI ACEH /$c Cut Fira
260 # # $a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025
300 # # $a 12
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penulis berfokus pada permasalahan banjir yang sering terjadi dan program rehabilitasi pasca bencana banjir yang dilakukan oleh Badan Penanggulangan bencana Daerah Kota Langsa dilokasi yang terdampak bencana banjir di Kota Langsa. Tujuan: Kegiatan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas program rehabilitasi pasca bencana banjir yang telah dilakukan di kota Langsa, Penelitian ini menggunakan. Metode: penelitian ini enggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan induktif. Teknik pengumpulan data yang digunakan berup wawancara, observasi dan dokumentasi. Kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data dan penarikan Kesimpulan atau verifikasi. Teori yang digunakan adalah Teori Efektivitas menurut Duncan. Hasil/Temuan: Hasil dari penelitian program rehabilitasi pasca bencana banjir ini telah terlaksana cukup efektif, tetapi masih terdapat beberapa hambatan, Sesuai indikator yang digunakan penulis yang terdiri dari, target dan sasaran, sarana dan prasarana, anggaran, strategi, koordinasi maupun sumberdaya manusia. Factor penghambat antara lain terkait anggaran yang belum dioptimalkan serta rendahnya pemahaman masyarakat terkait program rehabilitasi yang telah dilakukan pemerintah. Kesimpulan: Berdasarkan penelitian, penulis menyarankan pemerintah Kota Langsa melakukan prioritas alokasi anggaran untuk kebutuhan yang paling mendesak dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta instansi terkait untuk memperoleh bantuan tambahan dari berbagai sumber, baik dari pemerintah pusat maupun organisasi non-pemerintah, agar pelaksanaan program rehabilitasi dapat segera dilaksanakan setelah bencana banjir terjadi, sehingga mengurangi dampak yang ditimbulkan pada saat bencana banjir terjadi. Serta Perlu adanya focus kepada masyarakat untuk memberikan edukasi, pemahaman serta pengetahuan dengan segala cara terkait pentingnya pelaksanaan program rehabilitasi pasca bencana banjir dilakukan. sehingga dapat mengefektifkan program rehabilitasi yang telah dilakukan pada wilayah terdampak bencana banjir. Kata Kunci: Penaggulangan Bencana, Banjir, Rehabilitasi
650 # 4 $a Pengamanan Bencana Banjir
700 0 # $a D. Adam Ismail
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/22576
Content Unduh katalog