Cite This        Tampung        Export Record
Judul RESOLUSI KONFLIK POLITIK PASCA PEMILIHAN KEPALA DESA SERENTAK 2023(DESA KARANG LANGIT KECAMATAN DUSUN TIMUR KABUPATEN BARITO TIMUR) : DESA KARANG LANGIT KECAMATAN DUSUN TIMUR KABUPATEN BARITO TIMUR / Muhammad Bima Annasta Surya
Pengarang Muhammad Bima Annasta Surya
Endang Try Setyasih
EDISI -
Penerbitan Sumedang : IPDN, 2024
Deskripsi Fisik 15 hlm :- ;--
ISBN -
Subjek Penyelesaian Konflik
Abstrak Resolusi Konflik serta faktor penyebab konflik pasca pemilihan kepala desa. Tujuan: dari penelitian ini konflik politik pada pilkades serentak serta, mengetahui faktor yang menjadi pemicu terjadinya konflik politik di Desa Karang Langit Kecamatan Dusun Timur Kabupaten Barito Timur 2023. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif kemudian untuk teknik pengambilan data yaitu melalui wawancara dan dokumentasi. Hasil/Temuan: penelitian ini menunjukkan (a) Dominasi, implikasi pemerintah dalam resolusi konflik menjadi bentuk nyata dari penekanan melalui sebuah instruksi untuk menyelesaikan konflik. (b) Kompromi, tokoh adat berkontribusi dalam resolusi konflik politik dengan melakukan mediasi dan pendekatan kepada masyarakat (c) pemecahan masalah integratif, Partisipasi kepala desa terpilih yang melakukan pendekatan dengan masyarakat Desa (d) Menghindar, peran panitia pada saat mengarahkan masyarakat untuk menghindari berbagai bentuk konflik (e) obliging, salah satu calon dari 3 calon menarik gugatannya di tingkat kecamatan dan menerima kekalahannya. Serta faktor penyebab konflik : (a) Konflik Vertikal, kekecewaan dari calon kepala desa dan masyarakat mengenai hasil yang diumumkan panitia dan (b) Konflik Horizontal, hubungan silaturahmi dan persaudaraan antar masyarakat menjadi renggang. Kesimpulan: penyelesaian konflik politik pasca pilkades (a) adanya kolaborasi antara tokoh adat dan pemerintah daerah secara optimal serta memperkuat regulasi pengawasan pilkades (b) mendamaikan masyarakat dengan beragam kegiatan yang bersifat mempererat tali silaturahmi antar sesama (c) diciptakan regulasi dan sanksi terkait pelanggaran pilkades secara tegas.
Lokasi Akses Online http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/18621

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
00236/IPDN/2026 303.695 983 452 MUH r Baca di tempat Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000001193107
005 20260204115956
020 # # $a -
035 # # $a 0010-0226000191
082 # # $a 303.695 983 452
084 # # $a 303.695 983 452 MUH r
100 0 # $a Muhammad Bima Annasta Surya
245 1 # $a RESOLUSI KONFLIK POLITIK PASCA PEMILIHAN KEPALA DESA SERENTAK 2023(DESA KARANG LANGIT KECAMATAN DUSUN TIMUR KABUPATEN BARITO TIMUR) : $b DESA KARANG LANGIT KECAMATAN DUSUN TIMUR KABUPATEN BARITO TIMUR /$c Muhammad Bima Annasta Surya
250 # # $a -
260 # # $a Sumedang :$b IPDN,$c 2024
300 # # $a 15 hlm : $b - ; $c -$e -
520 # # $a Resolusi Konflik serta faktor penyebab konflik pasca pemilihan kepala desa. Tujuan: dari penelitian ini konflik politik pada pilkades serentak serta, mengetahui faktor yang menjadi pemicu terjadinya konflik politik di Desa Karang Langit Kecamatan Dusun Timur Kabupaten Barito Timur 2023. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif kemudian untuk teknik pengambilan data yaitu melalui wawancara dan dokumentasi. Hasil/Temuan: penelitian ini menunjukkan (a) Dominasi, implikasi pemerintah dalam resolusi konflik menjadi bentuk nyata dari penekanan melalui sebuah instruksi untuk menyelesaikan konflik. (b) Kompromi, tokoh adat berkontribusi dalam resolusi konflik politik dengan melakukan mediasi dan pendekatan kepada masyarakat (c) pemecahan masalah integratif, Partisipasi kepala desa terpilih yang melakukan pendekatan dengan masyarakat Desa (d) Menghindar, peran panitia pada saat mengarahkan masyarakat untuk menghindari berbagai bentuk konflik (e) obliging, salah satu calon dari 3 calon menarik gugatannya di tingkat kecamatan dan menerima kekalahannya. Serta faktor penyebab konflik : (a) Konflik Vertikal, kekecewaan dari calon kepala desa dan masyarakat mengenai hasil yang diumumkan panitia dan (b) Konflik Horizontal, hubungan silaturahmi dan persaudaraan antar masyarakat menjadi renggang. Kesimpulan: penyelesaian konflik politik pasca pilkades (a) adanya kolaborasi antara tokoh adat dan pemerintah daerah secara optimal serta memperkuat regulasi pengawasan pilkades (b) mendamaikan masyarakat dengan beragam kegiatan yang bersifat mempererat tali silaturahmi antar sesama (c) diciptakan regulasi dan sanksi terkait pelanggaran pilkades secara tegas.
600 # 4 $a Penyelesaian Konflik
700 0 # $a Endang Try Setyasih
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/18621
Content Unduh katalog
 
Karya Terkait :
IMPLEMENTASI SISTEM E-PLANNING PADA BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH (BAPPEDA) PROVINSI Suatu Studi Aplikasi Ilmu Pemerintahan pada Tataran Aksiologi JAWA TENGAH : PENELITIAN KELOMPOK / Prof. Dr. HADI PRABOWO, M.M. DAMAI DI BUMI SAWERIGADING / Dwia Aries Tina Pulubuhu UPAYA MEWUJUDKAN TRUSTWORTHY GOVERNMENT (PEMERINTAHAN YANG DIPERCAYA) MELALUI APLIKASI “HALO MAS BUP” DI KABUPATEN KEDIRI PROVINSI JAWA TIMUR / Ilham Fathir Ahmady PERANAN LEMBAGA KAINKAIN KARKARA BYAK DALAM PENYELESAIAN KONFLIK ANTAR KELOMPOK DI KABUPATEN BIAK NUMFOR PROVINSI PAPUA / Krar, Brian IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENDIDIKAN UNTUK MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN BERBASIS LITERASI DAN NUMERASI DI KABUPATEN KARAWANG / Manalu, Dakka Jakkiel Show More