Cite This        Tampung        Export Record
Judul UPAYA PENINGKATAN PARTISIPASI POLITIK GENERASI-Z MELALUI MEDIA SOSIAL KOMISI PEMILIHAN UMUM KOTA BANJARMASIN PROVINSI KALIMANTAN SELATAN : ANALISIS KEGAGALAN ENDANG KUSUMAWATY DALAM PEMILIHAN WALIKOTA KOTA PANGKALPINANG TAHUN 2018 / Nur Devi Rahmalina
Pengarang Nur Devi Rahmalina
Endang Try Setyasih,
EDISI -
Penerbitan Sumedang : IPDN, 2024
Deskripsi Fisik 9 hlm :ILUS ;--
ISBN -
Subjek Pendidikan Politik
Abstrak Penduduk Kota Banjarmasin berjumlah 673.514 jiwa dengan komposisi penduduk paling banyak berasal dari Generasi-Z. Pada Pemilu tahun 2019, partisipasi politik di Kota Banjarmasin meningkat dari Pemilu tahun 2014. Namun, jumlah surat suara tidak sah juga meningkat pesat. Penggunaan media sosial yang sudah menjadi kebutuhan Generasi-Z seharusnya bisa digunakan KPU untuk memberikan informasi tentang Kepemiluan. Tujuan: untuk mengetahui upaya KPU serta faktor pendukung dan penghambat dalam meningkatkan partisipasi politik Generasi-Z melalui media sosial Komisi Pemilihan Umum Kota Banjarmasin. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan oleh peneliti adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder, dan teknik analisis data dengan data reduction, data display, dan conclusion data. Hasil/Temuan: berdasarkan hasil observasi dan wawancara yang dilakukan oleh penulis menunjukkan bahwa KPU Kota Banjarmasin memiliki pemahaman yang baik tentang media sosial yang menjadi prioritas Generasi-Z sehingga mampu memberikan informasi yang efektif. Upaya yang maksimal dilakukan KPU Kota Banjarmasin yaitu pada pemberian suara dengan membagikan konten secara relevan mengenai pemilihan umum. Sedangkan pada diskusi politik dan kampanye masih belum maksimal. Kesimpulan: upaya KPU Kota Banjarmasin dalam menggunakan media sosial untuk meningkatkan partisipasi politik Generasi-Z belum bisa dikatakan maksimal karena masih ada fitur-fitur yang belum digunakan secara maksimal. Hal tersebut dikarenakan adanya faktor yang menghambat yaitu belum ada sumber daya manusia yang ahli di bidang Information Technology (IT) untuk mengelola akun media sosial Komisi Pemilihan Umum Kota Banjarmasin.
Lokasi Akses Online http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/17363

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
00291/IPDN/2026 324.759 836 11 NUR u Baca di tempat Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000001193464
005 20260206090621
020 # # $a -
035 # # $a 0010-0226000548
082 # # $a 324.759 836 11
084 # # $a 324.759 836 11 NUR u
100 0 # $a Nur Devi Rahmalina
245 1 # $a UPAYA PENINGKATAN PARTISIPASI POLITIK GENERASI-Z MELALUI MEDIA SOSIAL KOMISI PEMILIHAN UMUM KOTA BANJARMASIN PROVINSI KALIMANTAN SELATAN : $b ANALISIS KEGAGALAN ENDANG KUSUMAWATY DALAM PEMILIHAN WALIKOTA KOTA PANGKALPINANG TAHUN 2018 /$c Nur Devi Rahmalina
250 # # $a -
260 # # $a Sumedang :$b IPDN,$c 2024
300 # # $a 9 hlm : $b ILUS ; $c -$e -
520 # # $a Penduduk Kota Banjarmasin berjumlah 673.514 jiwa dengan komposisi penduduk paling banyak berasal dari Generasi-Z. Pada Pemilu tahun 2019, partisipasi politik di Kota Banjarmasin meningkat dari Pemilu tahun 2014. Namun, jumlah surat suara tidak sah juga meningkat pesat. Penggunaan media sosial yang sudah menjadi kebutuhan Generasi-Z seharusnya bisa digunakan KPU untuk memberikan informasi tentang Kepemiluan. Tujuan: untuk mengetahui upaya KPU serta faktor pendukung dan penghambat dalam meningkatkan partisipasi politik Generasi-Z melalui media sosial Komisi Pemilihan Umum Kota Banjarmasin. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan oleh peneliti adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder, dan teknik analisis data dengan data reduction, data display, dan conclusion data. Hasil/Temuan: berdasarkan hasil observasi dan wawancara yang dilakukan oleh penulis menunjukkan bahwa KPU Kota Banjarmasin memiliki pemahaman yang baik tentang media sosial yang menjadi prioritas Generasi-Z sehingga mampu memberikan informasi yang efektif. Upaya yang maksimal dilakukan KPU Kota Banjarmasin yaitu pada pemberian suara dengan membagikan konten secara relevan mengenai pemilihan umum. Sedangkan pada diskusi politik dan kampanye masih belum maksimal. Kesimpulan: upaya KPU Kota Banjarmasin dalam menggunakan media sosial untuk meningkatkan partisipasi politik Generasi-Z belum bisa dikatakan maksimal karena masih ada fitur-fitur yang belum digunakan secara maksimal. Hal tersebut dikarenakan adanya faktor yang menghambat yaitu belum ada sumber daya manusia yang ahli di bidang Information Technology (IT) untuk mengelola akun media sosial Komisi Pemilihan Umum Kota Banjarmasin.
600 # 4 $a Pendidikan Politik
700 0 # $a Endang Try Setyasih,
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/17363
Content Unduh katalog
 
Karya Terkait :
IMPLEMENTASI SISTEM E-PLANNING PADA BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH (BAPPEDA) PROVINSI Suatu Studi Aplikasi Ilmu Pemerintahan pada Tataran Aksiologi JAWA TENGAH : PENELITIAN KELOMPOK / Prof. Dr. HADI PRABOWO, M.M. PENDIDIKAN POLITIK : KEPEMIMPINAN DAN KEPELOPORAN / PROF. DR. IDRUS AFFANDI,S.H STRATEGI LITERASI POLITIK : Sebuah Pendekatan Teoritis dan Praktek / DR. GUN GUN HERYANTO, M.Si., PENDIDIKAN POLITIK DALAM PENCEGAHAN PRAKTIK POLITIK UANG MELALUI PROGRAM DESA ANTI POLITIK UANG (DAPU) DI DESA SUKODONO KECAMATAN TAHUNAN KABUPATEN JEPARA / Milla Bestari Putri Hartani EVALUASI PELAKSANAAN PENDIDIKAN POLITIK TERHADAP PEMILIHAN WALIKOTA DALAM MENINGKATKAN PARTISIPASI PEMILIH DI KOMISI PEMILIHAN UMUM KOTA MEDAN PROVINSI SUMATERA UTARA : BUPATI NGANTOR DI KAMPUNG / Hasibuan Aldi Muhammad P. Show More