Cite This        Tampung        Export Record
Judul PERAN BADAN KESATUAN BANGSA DAN POLITIK DALAM PENDIDIKAN POLITIK MASYARAKAT MENUJU PEMILIHAN GUBERNUR TAHUN 2024 DI KABUPATEN BADUNG PROVINSI BALI : SP4N-LAPOR / Nanda Paramarta, I Putu
Pengarang Nanda Paramarta, I Putu
M. Rifai
EDISI -
Penerbitan Sumedang : IPDN, 2024
Deskripsi Fisik 11 hlm :ILUS ;--
ISBN -
Subjek Pendidikan Politik
Abstrak Kesbangpol adalah salah satu instansi pemerintahan yang dibentuk untuk mengelola urusan kesatuan bangsa dan politik di dalam negeri. Di Kabupaten Badung, Kesbangpol memiliki tanggung jawab untuk menangani masalah kesatuan bangsa dan politik di wilayah tersebut. Kesbangpol Kabupaten Badung berkomitmen untuk menjadikan Kabupaten Badung sebagai daerah yang memiliki semangat nasionalisme, demokrasi yang tinggi, keamanan dan menjunjung tinggi moralitas.Tujuan: Penelitian ini berupaya menelaah Peran Badan Kesatuan Bangsa dan Politik dalam pendidikan politik masyarakat menuju pemilihan gubernur tahun 2024 di Kabupaten Badung, Provinsi Bali. Metode: Pendekatan Penelitian yang digunakan penulis adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan 1 dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah penyajian data, analisis data, triangulasi data, dan penarikan kesimpulan. Untuk menelaah peran dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik dalam pendidikan politik, penelitian ini menggunakan Role Theory (Teori Peran) yang dikemukakan Biddle dan Thomas pada Sarwono (2013) yang meliputi Expectation (harapan), Norm (norma), Performance (perilaku), Evaluation (penilaian) dan Sanction (sanksi). Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukan bahwa Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Badung melalui sosialisasi politik telah berjalan dengan baik sesuai aturan yang berlaku namun masih banyak masyarakat khususnya kalangan pemuda mengaku belum mendapatkan kegiatan pendidikan tersebut. Kesimpulan: memberikan pendidikan politik, mengoptimalkan media sosial dengan membuat akun Kesbangpol, serta pelaksanaan pendidikan politik yang tidak terfokus pada generasi milenial dan generasi Z saja namun juga menyasar ibu rumah tangga.
Lokasi Akses Online http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/19139

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
00312/IPDN/2026 324.759 862 31 NAN p Baca di tempat Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000001193550
005 20260206102626
020 # # $a -
035 # # $a 0010-0226000634
082 # # $a 324.759 862 31
084 # # $a 324.759 862 31 NAN p
100 0 # $a Nanda Paramarta, I Putu
245 1 # $a PERAN BADAN KESATUAN BANGSA DAN POLITIK DALAM PENDIDIKAN POLITIK MASYARAKAT MENUJU PEMILIHAN GUBERNUR TAHUN 2024 DI KABUPATEN BADUNG PROVINSI BALI : $b SP4N-LAPOR /$c Nanda Paramarta, I Putu
250 # # $a -
260 # # $a Sumedang :$b IPDN,$c 2024
300 # # $a 11 hlm : $b ILUS ; $c -$e -
520 # # $a Kesbangpol adalah salah satu instansi pemerintahan yang dibentuk untuk mengelola urusan kesatuan bangsa dan politik di dalam negeri. Di Kabupaten Badung, Kesbangpol memiliki tanggung jawab untuk menangani masalah kesatuan bangsa dan politik di wilayah tersebut. Kesbangpol Kabupaten Badung berkomitmen untuk menjadikan Kabupaten Badung sebagai daerah yang memiliki semangat nasionalisme, demokrasi yang tinggi, keamanan dan menjunjung tinggi moralitas.Tujuan: Penelitian ini berupaya menelaah Peran Badan Kesatuan Bangsa dan Politik dalam pendidikan politik masyarakat menuju pemilihan gubernur tahun 2024 di Kabupaten Badung, Provinsi Bali. Metode: Pendekatan Penelitian yang digunakan penulis adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan 1 dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah penyajian data, analisis data, triangulasi data, dan penarikan kesimpulan. Untuk menelaah peran dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik dalam pendidikan politik, penelitian ini menggunakan Role Theory (Teori Peran) yang dikemukakan Biddle dan Thomas pada Sarwono (2013) yang meliputi Expectation (harapan), Norm (norma), Performance (perilaku), Evaluation (penilaian) dan Sanction (sanksi). Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukan bahwa Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Badung melalui sosialisasi politik telah berjalan dengan baik sesuai aturan yang berlaku namun masih banyak masyarakat khususnya kalangan pemuda mengaku belum mendapatkan kegiatan pendidikan tersebut. Kesimpulan: memberikan pendidikan politik, mengoptimalkan media sosial dengan membuat akun Kesbangpol, serta pelaksanaan pendidikan politik yang tidak terfokus pada generasi milenial dan generasi Z saja namun juga menyasar ibu rumah tangga.
600 # 4 $a Pendidikan Politik
700 0 # $a M. Rifai
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/19139
Content Unduh katalog
 
Karya Terkait :
PENDIDIKAN POLITIK : KEPEMIMPINAN DAN KEPELOPORAN / PROF. DR. IDRUS AFFANDI,S.H STRATEGI LITERASI POLITIK : Sebuah Pendekatan Teoritis dan Praktek / DR. GUN GUN HERYANTO, M.Si., PENDIDIKAN POLITIK DALAM PENCEGAHAN PRAKTIK POLITIK UANG MELALUI PROGRAM DESA ANTI POLITIK UANG (DAPU) DI DESA SUKODONO KECAMATAN TAHUNAN KABUPATEN JEPARA / Milla Bestari Putri Hartani EVALUASI PELAKSANAAN PENDIDIKAN POLITIK TERHADAP PEMILIHAN WALIKOTA DALAM MENINGKATKAN PARTISIPASI PEMILIH DI KOMISI PEMILIHAN UMUM KOTA MEDAN PROVINSI SUMATERA UTARA : BUPATI NGANTOR DI KAMPUNG / Hasibuan Aldi Muhammad P. SOSIALISASI POLITIK PARTAI ACEH KEPADA MASYARAKAT KOTA BANDA ACEH PROVINSI ACEH : BUPATI NGANTOR DI KAMPUNG / Muhammad Afif Khairullah Show More