Cite This        Tampung        Export Record
Judul OPTIMALISASI PEMANFAATAN ASET TETAP BERUPA TANAH DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN ASLI DAERAH DI KABUPATEN PEGUNUNGAN ARFAK PROVINSI PAPUA BARAT : - / Towansiba, J C Arman
Pengarang Towansiba, J C Arman
Eljawati
EDISI -
Penerbitan Sumedang : IPDN, 2024
Deskripsi Fisik 16hlm :Ilust ;--
ISBN -
Subjek Pemanfaatan Aset Daerah
Abstrak Optimalisasi aset tetap dalam meningkatkan laporan keuangan merupakan salah satu cara untuk mengetahui realisasi aset tetap dari suatu pemerintahan daerah untuk mengetahui pendapatan pemerintah daerah dalam membiayai pembangunan dan pelayanan publik. Kabupaten Pegunungan Arfak, sebagai Kabupaten yang dimekarkan dari Ibukota Provinsi Papua Barat yaitu Kabupaten Manokwari, memiliki potensi aset tetap tidak bergerak yang dapat dioptimalkan untuk meningkatkan PAD. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, pemanfaatan aset tetap tersebut belum mencapai potensi maksimalnya. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses optimalisasi Pemanfaatan aset tetap berupa tanah dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah di Kabupaten Pegunungan Arfak Provinsi Papua Barat. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Langkah-langkah dalam analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Teori yang digunakan adalah teori Siregar dengan dimensi Inventarisasi Aset Tetap, Legal Audit, Penilaian Aset, Optimalisasi Aset, dan Pengawasan. Hasil/Temuan: Berdasarkan hasil penelitian, faktor pendukung internal, seperti kesadaran akan potensi aset dan komitmen pimpinan, serta faktor pendukung eksternal, seperti kerjasama dengan pihak swasta dan dukungan regulasi, memiliki peran penting dalam meningkatkan pemanfaatan aset tetap. Namun, masih terdapat beberapa faktor penghambat, seperti kurangnya koordinasi antarinstansi dan keterbatasan sumber daya manusia. Kesimpulan: Berdasarkan temuan tersebut, disusunlah strategi optimalisasi yang meliputi peningkatan koordinasi antar instansi terkait, pengembangan kerjasama dengan pihak swasta, perbaikan sistem pengelolaan aset, peningkatan sumber daya manusia, dan penguatan regulasi terkait. Implementasi strategi ini diharapkan dapat menghasilkan peningkatan pendapatan dari pemanfaatan aset tetap tidak bergerak berupa tanah, sehingga memberikan kontribusi signifikan terhadap optimalisasi laporan keuangan Pemerintah Kabupaten Pegunungan Arfak Provinsi Papua Barat dan pembangunan daerah secara keseluruhan.
Lokasi Akses Online http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/20027

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
04579/IPDN/2024 363.348 859 883 32 TOW o Baca di tempat Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Koleksi Umum Perpustakaan IPDN Jatinangor Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000001193177
005 20260204013604
020 # # $a -
035 # # $a 0010-0226000261
082 # # $a 363.348 859 883 32
084 # # $a 363.348 859 883 32 TOW o
100 0 # $a Towansiba, J C Arman
245 1 # $a OPTIMALISASI PEMANFAATAN ASET TETAP BERUPA TANAH DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN ASLI DAERAH DI KABUPATEN PEGUNUNGAN ARFAK PROVINSI PAPUA BARAT : $b - /$c Towansiba, J C Arman
250 # # $a -
260 # # $a Sumedang :$b IPDN,$c 2024
300 # # $a 16hlm : $b Ilust ; $c -$e -
520 # # $a Optimalisasi aset tetap dalam meningkatkan laporan keuangan merupakan salah satu cara untuk mengetahui realisasi aset tetap dari suatu pemerintahan daerah untuk mengetahui pendapatan pemerintah daerah dalam membiayai pembangunan dan pelayanan publik. Kabupaten Pegunungan Arfak, sebagai Kabupaten yang dimekarkan dari Ibukota Provinsi Papua Barat yaitu Kabupaten Manokwari, memiliki potensi aset tetap tidak bergerak yang dapat dioptimalkan untuk meningkatkan PAD. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, pemanfaatan aset tetap tersebut belum mencapai potensi maksimalnya. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses optimalisasi Pemanfaatan aset tetap berupa tanah dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah di Kabupaten Pegunungan Arfak Provinsi Papua Barat. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Langkah-langkah dalam analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Teori yang digunakan adalah teori Siregar dengan dimensi Inventarisasi Aset Tetap, Legal Audit, Penilaian Aset, Optimalisasi Aset, dan Pengawasan. Hasil/Temuan: Berdasarkan hasil penelitian, faktor pendukung internal, seperti kesadaran akan potensi aset dan komitmen pimpinan, serta faktor pendukung eksternal, seperti kerjasama dengan pihak swasta dan dukungan regulasi, memiliki peran penting dalam meningkatkan pemanfaatan aset tetap. Namun, masih terdapat beberapa faktor penghambat, seperti kurangnya koordinasi antarinstansi dan keterbatasan sumber daya manusia. Kesimpulan: Berdasarkan temuan tersebut, disusunlah strategi optimalisasi yang meliputi peningkatan koordinasi antar instansi terkait, pengembangan kerjasama dengan pihak swasta, perbaikan sistem pengelolaan aset, peningkatan sumber daya manusia, dan penguatan regulasi terkait. Implementasi strategi ini diharapkan dapat menghasilkan peningkatan pendapatan dari pemanfaatan aset tetap tidak bergerak berupa tanah, sehingga memberikan kontribusi signifikan terhadap optimalisasi laporan keuangan Pemerintah Kabupaten Pegunungan Arfak Provinsi Papua Barat dan pembangunan daerah secara keseluruhan.
650 # 4 $a Pemanfaatan Aset Daerah
700 0 # $a Eljawati
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/20027
Content Unduh katalog