Cite This        Tampung        Export Record
Judul OPTIMALISASI PEMANFAATAN ASET DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN ASLI DAERAH DI KABUPATEN SIDENRENG RAPPANG PROVINSI SULAWESI SELATAN : - / Nurafdaliana
Pengarang Nurafdaliana
Eljawati
EDISI -
Penerbitan Sumedang : IPDN, 2024
Deskripsi Fisik 12 :Ilust. ;--
ISBN -
Subjek Keuangan Negara di daerah atau provinsi tertrentu
Abstrak Penelitian ini fokus membahas tentang belum optimalnya pemanfaatan kekayaan daerah khususnya gedung dan bangunan di Kabupaten Sidenreng Rappang. Latar belakang penelitian ini menjelaskan bahwa pemanfaatan kekayaan daerah 2 terkhusus gedung dan bangunan mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang akan berdampak pada pendapatan asli daerah. Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan mendeskripsikan optimalisasi pemanfaatan aset, faktor penghambat optimalisasi pemanfaatan aset serta upaya dalam mengatasi faktor penghambat optimalisasi pemanfaatan aset dalam meningkatan Pendapatan Asli Daerah di Kabupaten Sidenreng Rappang. Metode: Penelitian ini menggunakan menggunakan Pendekatan Kualitatif melalui Metode Deskriptif serta Pendekatan Induktif dengan teknik pengumpulan data menggunakan teknik Wawancara Semistruktur, Observasi Partisipasi Pasif dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Penelitian ini didasarkan oleh konsep teori Optimalisasi oleh Doli Siregar (2019), dengan dimensi identifikasi, inventarisasi fisik dan legal dan penilaian aset tetap, analisis optimalisasi pemanfaatan aset tetap, dan Sistem Informasi Manajemen Aset (SIMA). Hasil penelitian, optimalisasi pemanfaatan aset di Kabupaten Sidenreng Rappang belum optimal. Faktor penghambatnya terdiri dari kualitas sumber daya manusia yang kurang, identifikasi yang sulit karena banyaknya aset, kurangnya penyewa gedung dan kebijakan yang tidak sesuai keinginan serta kerusakan akibat lingkungan. Upaya optimalisasi aset adalah dengan memberikan bimbingan teknis, melakukan revitalisasi aset, memberikan fasilitas perizinan yang mudah serta melakukan penghapusan atau pemeliharaan terhadap gedung dan bangunan yang berpotensi dimanfaatkan daerah. Kesimpulan: Optimalisasi Pemanfaatan Aset Dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah di Kabupaten Sidenreng Rappang Provinsi Sulawesi Selatan dikatakan belum optimal dilihat dari empat dari tujuh indikator penelitian menunjukkan hasil yang belum memuaskan.
Lokasi Akses Online http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/17920

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
04812/IPDN/2024 336.013 598 161 62 NUR o Baca di tempat Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000001193481
005 20260206092200
020 # # $a -
035 # # $a 0010-0226000565
082 # # $a 336.013 598 161 62
084 # # $a 336.013 598 161 62 NUR o
100 0 # $a Nurafdaliana
245 1 # $a OPTIMALISASI PEMANFAATAN ASET DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN ASLI DAERAH DI KABUPATEN SIDENRENG RAPPANG PROVINSI SULAWESI SELATAN : $b - /$c Nurafdaliana
250 # # $a -
260 # # $a Sumedang :$b IPDN,$c 2024
300 # # $a 12 : $b Ilust. ; $c -$e -
520 # # $a Penelitian ini fokus membahas tentang belum optimalnya pemanfaatan kekayaan daerah khususnya gedung dan bangunan di Kabupaten Sidenreng Rappang. Latar belakang penelitian ini menjelaskan bahwa pemanfaatan kekayaan daerah 2 terkhusus gedung dan bangunan mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang akan berdampak pada pendapatan asli daerah. Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan mendeskripsikan optimalisasi pemanfaatan aset, faktor penghambat optimalisasi pemanfaatan aset serta upaya dalam mengatasi faktor penghambat optimalisasi pemanfaatan aset dalam meningkatan Pendapatan Asli Daerah di Kabupaten Sidenreng Rappang. Metode: Penelitian ini menggunakan menggunakan Pendekatan Kualitatif melalui Metode Deskriptif serta Pendekatan Induktif dengan teknik pengumpulan data menggunakan teknik Wawancara Semistruktur, Observasi Partisipasi Pasif dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Penelitian ini didasarkan oleh konsep teori Optimalisasi oleh Doli Siregar (2019), dengan dimensi identifikasi, inventarisasi fisik dan legal dan penilaian aset tetap, analisis optimalisasi pemanfaatan aset tetap, dan Sistem Informasi Manajemen Aset (SIMA). Hasil penelitian, optimalisasi pemanfaatan aset di Kabupaten Sidenreng Rappang belum optimal. Faktor penghambatnya terdiri dari kualitas sumber daya manusia yang kurang, identifikasi yang sulit karena banyaknya aset, kurangnya penyewa gedung dan kebijakan yang tidak sesuai keinginan serta kerusakan akibat lingkungan. Upaya optimalisasi aset adalah dengan memberikan bimbingan teknis, melakukan revitalisasi aset, memberikan fasilitas perizinan yang mudah serta melakukan penghapusan atau pemeliharaan terhadap gedung dan bangunan yang berpotensi dimanfaatkan daerah. Kesimpulan: Optimalisasi Pemanfaatan Aset Dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah di Kabupaten Sidenreng Rappang Provinsi Sulawesi Selatan dikatakan belum optimal dilihat dari empat dari tujuh indikator penelitian menunjukkan hasil yang belum memuaskan.
650 # 4 $a Keuangan Negara di daerah atau provinsi tertrentu
700 0 # $a Eljawati
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/17920
Content Unduh katalog