
| Judul | OPTIMALISASI PROGRAM PENANGGULANGAN PENGANGGURAN OLEH DINAS TENAGA KERJA DI KOTA BONTANG PROVINSI KALIMANTAN TIMUR : - / Pinka Ramadanthi Putri |
| Pengarang | Pinka Ramadanthi Putri Ahmad Ripa’I |
| EDISI | - |
| Penerbitan | Sumedang : IPDN, 2024 |
| Deskripsi Fisik | 13 hlm :Ilus ;-- |
| ISBN | - |
| Subjek | Permasalahan dan Layanan Pengangguran |
| Abstrak | Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Kota Bontang memperlihatkan angka pengangguran terbuka tertinggi di Provinsi Kalimantan Timur, mencapai 7,74% dikarenakan peningkatan angka pengangguran yang signifikan terjadi pada tahun 2020 dan tahun 2021. Tujuan: Untuk mengetahui dan menganalisis optimalisasi dan kontribusi dari program-program yang telah dibuat oleh Dinas Tenaga Kerja dalam mengurangi angka pengangguran di Kota Bontang. Metode: ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dan sumber data sekunder. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa program penanggulangam pengangguran yang dilaksanakan oleh Dinas Tenaga Kerja di Kota Bontang dalam pelaksanaannya didukung dengan adanya regulasi atau peraturan yang mengatur tentang tenaga kerja, adanya bantuan langsung pemerintah pusat dan daerah serta partisipasi dari masyarakat tanah longsor di Kota Tomohon dalam pelaksanaannya di dukung dengan adanya regulasi atau peraturan yang mengatur tentang mitigasi bencana, adanya bantuan langsung pemerintah pusat dan daerah serta semangat dan partisipasi aktif masyarakat. Kesimpulan: Dinas Tenaga Kerja telah melakukan upaya penanggulangan pengangguran dengan optimal. Walau angka pengangguran yang kian menurun tetapi masih terdapat faktor-faktor yang menjadi penyebab peningkatan angka pengangguran, seperti rendahnya pendidikan para pencari kerja, keterampilan dan keahlian yang masihminim serta keterbatasannya kesempatan kerja sehingga para pencari kerja masih sulit untuk di tempatkan. |
| Lokasi Akses Online | http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/17176 |
| No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
| 04582/IPDN/2024 | 862.594 598 383 2 PIN o | Baca di tempat | Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000001193180 | ||
| 005 | 20260204014042 | ||
| 020 | # | # | $a - |
| 035 | # | # | $a 0010-0226000264 |
| 082 | # | # | $a 862.594 598 383 2 |
| 084 | # | # | $a 862.594 598 383 2 PIN o |
| 100 | 0 | # | $a Pinka Ramadanthi Putri |
| 245 | 1 | # | $a OPTIMALISASI PROGRAM PENANGGULANGAN PENGANGGURAN OLEH DINAS TENAGA KERJA DI KOTA BONTANG PROVINSI KALIMANTAN TIMUR : $b - /$c Pinka Ramadanthi Putri |
| 250 | # | # | $a - |
| 260 | # | # | $a Sumedang :$b IPDN,$c 2024 |
| 300 | # | # | $a 13 hlm : $b Ilus ; $c -$e - |
| 520 | # | # | $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Kota Bontang memperlihatkan angka pengangguran terbuka tertinggi di Provinsi Kalimantan Timur, mencapai 7,74% dikarenakan peningkatan angka pengangguran yang signifikan terjadi pada tahun 2020 dan tahun 2021. Tujuan: Untuk mengetahui dan menganalisis optimalisasi dan kontribusi dari program-program yang telah dibuat oleh Dinas Tenaga Kerja dalam mengurangi angka pengangguran di Kota Bontang. Metode: ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dan sumber data sekunder. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa program penanggulangam pengangguran yang dilaksanakan oleh Dinas Tenaga Kerja di Kota Bontang dalam pelaksanaannya didukung dengan adanya regulasi atau peraturan yang mengatur tentang tenaga kerja, adanya bantuan langsung pemerintah pusat dan daerah serta partisipasi dari masyarakat tanah longsor di Kota Tomohon dalam pelaksanaannya di dukung dengan adanya regulasi atau peraturan yang mengatur tentang mitigasi bencana, adanya bantuan langsung pemerintah pusat dan daerah serta semangat dan partisipasi aktif masyarakat. Kesimpulan: Dinas Tenaga Kerja telah melakukan upaya penanggulangan pengangguran dengan optimal. Walau angka pengangguran yang kian menurun tetapi masih terdapat faktor-faktor yang menjadi penyebab peningkatan angka pengangguran, seperti rendahnya pendidikan para pencari kerja, keterampilan dan keahlian yang masihminim serta keterbatasannya kesempatan kerja sehingga para pencari kerja masih sulit untuk di tempatkan. |
| 650 | # | 4 | $a Permasalahan dan Layanan Pengangguran |
| 700 | 0 | # | $a Ahmad Ripa’I |
| 856 | # | # | $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/17176 |
Content Unduh katalog
Karya Terkait :