
| Judul | SINERGITAS SATUAN POLISI PAMONG PRAJA DAN KELOMPOK JAGA WARGA DALAM MENINGKATKAN KETENTRAMAN DAN KETERTIBAN UMUM STUDI KASUS DIKALURAHAN GADINGSARI KAPANEWON SANDEN PROVINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA / SINTHA DWI NUGRAENI |
| Pengarang | SINTHA DWI NUGRAENI Simanjuntak, Nelson |
| EDISI | - |
| Penerbitan | Sumedang : IPDN, 2024 |
| Deskripsi Fisik | 13 hlm :- ;-- |
| ISBN | - |
| Subjek | Satuan Polisi Pamong Praja |
| Abstrak | Peningkatan jumlah penduduk di Yogyakarta bukan hanya membawa dampak positif tetapi membawa dampak negative salah satunya yaitu permasalahan kependudukan ,penulis fokus pada peningkatan sinergitas antara Satpol-PP dan kelompok jaga warga saat menghadapi persoalan ketentraman dan ketertiban umum dimasyarakat dapat dilakukan dengan cara sistematis, terorganisir dan utuh untuk mencapai kepentingan bersama dapat diwujudkan melalui dua cara, yaitu; komunikasi dan koordinasi.Tujuan: tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sinergitas antara satuan polisi pamong praja dan kelompok jaga wargadalam menciptakan ketentraman dan ketertiban umum, serta faktor penghambat dan upaya dalam meningkatkan sinergitas antara satuan polisi pamong praja dan kelompok jaga warga dibidang ketentraman dan ketertiban umum. Metode: Dalam penelitian ini menggunakan jenis metode penelitian kualitatif dengan deskriptif dan pendekatan induktif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa bentuk sinergitas antara Satpol-pp Kabupaten Bantul dan Kelompok Jaga Warga sudah maksimal. Faktor penghambat dalam sinergitas antara Satpol-Pp dan Kelompok Jaga Warga yaitu kesadaran yang masih rendah dari anggota kelompok jaga warga, Pengembangan kompetensi dan kapasitas kelompok jaga warga saat ini belum optimal bahkan belum ada yang dilakukan di kelurahan di Kabupaten Bantul. Upaya yang dilakukan untuk meningkatkan sinergitas antara Satuan Polisi Pamong Praja dan Kelompok Jaga Warga yaitu Partisipasi yang diharapkan mampu memperkuat kemauan, kepedulian serta kesediaan masyarakat untuk memberikan kontribusi untuk keberhasilan suatu program pemerintah, penghargaan dan peningkatan kompetensi bagi kelompok jaga warga dan satuan polisi pamong praja. Kesimpulan dan saran: bentuk sinergitas Satuan Polisi Pamong Praja dan Kelompok Jaga Warga sudah terbentuk dengan baik dalam penyelenggaraan ketentraman dan ketertiban namun belum efektif. Saran untuk peneliti selanjutnya yaitu mengkaji lebih dalam untuk mengembangkan focus penelitian |
| Lokasi Akses Online | http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/17121 |
| No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
| 04619/IPDN/2024 | 363.285 982 72 SIN s | Baca di tempat | Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000001193259 | ||
| 005 | 20260205091333 | ||
| 020 | # | # | $a - |
| 035 | # | # | $a 0010-0226000343 |
| 082 | # | # | $a 363.285 982 72 |
| 084 | # | # | $a 363.285 982 72 SIN s |
| 100 | 0 | # | $a SINTHA DWI NUGRAENI |
| 245 | 1 | # | $a SINERGITAS SATUAN POLISI PAMONG PRAJA DAN KELOMPOK JAGA WARGA DALAM MENINGKATKAN KETENTRAMAN DAN KETERTIBAN UMUM STUDI KASUS DIKALURAHAN GADINGSARI KAPANEWON SANDEN PROVINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA /$c SINTHA DWI NUGRAENI |
| 250 | # | # | $a - |
| 260 | # | # | $a Sumedang :$b IPDN,$c 2024 |
| 300 | # | # | $a 13 hlm : $b - ; $c -$e - |
| 520 | # | # | $a Peningkatan jumlah penduduk di Yogyakarta bukan hanya membawa dampak positif tetapi membawa dampak negative salah satunya yaitu permasalahan kependudukan ,penulis fokus pada peningkatan sinergitas antara Satpol-PP dan kelompok jaga warga saat menghadapi persoalan ketentraman dan ketertiban umum dimasyarakat dapat dilakukan dengan cara sistematis, terorganisir dan utuh untuk mencapai kepentingan bersama dapat diwujudkan melalui dua cara, yaitu; komunikasi dan koordinasi.Tujuan: tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sinergitas antara satuan polisi pamong praja dan kelompok jaga wargadalam menciptakan ketentraman dan ketertiban umum, serta faktor penghambat dan upaya dalam meningkatkan sinergitas antara satuan polisi pamong praja dan kelompok jaga warga dibidang ketentraman dan ketertiban umum. Metode: Dalam penelitian ini menggunakan jenis metode penelitian kualitatif dengan deskriptif dan pendekatan induktif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa bentuk sinergitas antara Satpol-pp Kabupaten Bantul dan Kelompok Jaga Warga sudah maksimal. Faktor penghambat dalam sinergitas antara Satpol-Pp dan Kelompok Jaga Warga yaitu kesadaran yang masih rendah dari anggota kelompok jaga warga, Pengembangan kompetensi dan kapasitas kelompok jaga warga saat ini belum optimal bahkan belum ada yang dilakukan di kelurahan di Kabupaten Bantul. Upaya yang dilakukan untuk meningkatkan sinergitas antara Satuan Polisi Pamong Praja dan Kelompok Jaga Warga yaitu Partisipasi yang diharapkan mampu memperkuat kemauan, kepedulian serta kesediaan masyarakat untuk memberikan kontribusi untuk keberhasilan suatu program pemerintah, penghargaan dan peningkatan kompetensi bagi kelompok jaga warga dan satuan polisi pamong praja. Kesimpulan dan saran: bentuk sinergitas Satuan Polisi Pamong Praja dan Kelompok Jaga Warga sudah terbentuk dengan baik dalam penyelenggaraan ketentraman dan ketertiban namun belum efektif. Saran untuk peneliti selanjutnya yaitu mengkaji lebih dalam untuk mengembangkan focus penelitian |
| 650 | # | 4 | $a Satuan Polisi Pamong Praja |
| 700 | 0 | # | $a Simanjuntak, Nelson |
| 856 | # | # | $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/17121 |
Content Unduh katalog
Karya Terkait :