
| Judul | PELAKSANAAN TUGAS DAN FUNGSI SATLINMAS DESA/KELURAHAN DI KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR / NAHAK, JULIO ALESSANDRO |
| Pengarang | NAHAK, JULIO ALESSANDRO Florianus Acer |
| EDISI | - |
| Penerbitan | Sumedang : IPDN, 2024 |
| Deskripsi Fisik | 11 hlm :Ilust ;-- |
| ISBN | - |
| Subjek | Perlindungan Masyarakat |
| Abstrak | Adanya jumlah personil satlinmas di Kabupaten TTS dianggap cukup banyak yaitu sebanyak 6.650 personil yang terbagi seimbang tiap kelurahan dan desa sebanyak 25 personil, namun ditemukan bahwa dengan banyaknya pelanggaran Trantibum dan Linmas yang terjadi hanya 10% kontribusi satlinmas untuk ikut menyelesaikan masalah tersebut sedangkan 90% diselesaikan oleh Satpol PP. Tujuan: untuk mendeskripsikan pelaksanaan tugas dan fungsi satlinmas di desa/kelurahan serta mengetahui upaya pemerintah dalam membantu mengoptimalkan pelaksanaan tugas dan fungsi satlinmaas di Kabupaten TTS. Metode: Metode 2 penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif untuk dapat menjelaskan permasalahan yang terjadi dengan lebih mendalam berdasarkan teori kualitas keberhasilan implementasi kebijakan dari George Edward III (1995) melalui teknik pengambilan data berupa wawancara langsung maupun daring, observasi, dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Pelaksanaan tugas dan fungsi satlinmas di Kabupaten TTS dinilai dari 4 indikator yang diantaranya 3 indikator mampu terpenuhi walaupun belum optimal antara lain: sumberdaya yang cukup memumpuni, disposisi sikap satlinmas yang cukup baik dalam menindaklanjuti arahan, dan struktur organisasi yang cukup memadai dalam memperjelas tugas dan fungsi satlinmas, sedangkan indikator komunikasi belum terpenuhi terkait dengan kejelasan dan konsistensi informasi yang disampaikan oleh satlinmas kepada masyarakat. Adapun berbagai upaya dilakukan pemerintah untuk mengatasi hambatan seperti meningkatkan insentif dan biaya operasional serta mengadakan pelatihan dan pendidikan dasar disiplin bagi satlinmas. Kesimpulan: Pelaksanaan tugas dan fungsi satlinmas dikabupaten TTS sudah berjalan cukup baik namun masih ditemukan masalah dan hambatan sehingga perlunya perhatian khusus dari pemerintah untuk mengoptimalkan kinerja satlinmas tersebut. |
| Lokasi Akses Online | http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/19103 |
| No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
| 04807/IPDN/2024 | 363.350 959 868 71 NAH p | Baca di tempat | Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000001193474 | ||
| 005 | 20260206091433 | ||
| 020 | # | # | $a - |
| 035 | # | # | $a 0010-0226000558 |
| 082 | # | # | $a 363.350 959 868 71 |
| 084 | # | # | $a 363.350 959 868 71 NAH p |
| 100 | 0 | # | $a NAHAK, JULIO ALESSANDRO |
| 245 | 1 | # | $a PELAKSANAAN TUGAS DAN FUNGSI SATLINMAS DESA/KELURAHAN DI KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR /$c NAHAK, JULIO ALESSANDRO |
| 250 | # | # | $a - |
| 260 | # | # | $a Sumedang :$b IPDN,$c 2024 |
| 300 | # | # | $a 11 hlm : $b Ilust ; $c -$e - |
| 520 | # | # | $a Adanya jumlah personil satlinmas di Kabupaten TTS dianggap cukup banyak yaitu sebanyak 6.650 personil yang terbagi seimbang tiap kelurahan dan desa sebanyak 25 personil, namun ditemukan bahwa dengan banyaknya pelanggaran Trantibum dan Linmas yang terjadi hanya 10% kontribusi satlinmas untuk ikut menyelesaikan masalah tersebut sedangkan 90% diselesaikan oleh Satpol PP. Tujuan: untuk mendeskripsikan pelaksanaan tugas dan fungsi satlinmas di desa/kelurahan serta mengetahui upaya pemerintah dalam membantu mengoptimalkan pelaksanaan tugas dan fungsi satlinmaas di Kabupaten TTS. Metode: Metode 2 penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif untuk dapat menjelaskan permasalahan yang terjadi dengan lebih mendalam berdasarkan teori kualitas keberhasilan implementasi kebijakan dari George Edward III (1995) melalui teknik pengambilan data berupa wawancara langsung maupun daring, observasi, dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Pelaksanaan tugas dan fungsi satlinmas di Kabupaten TTS dinilai dari 4 indikator yang diantaranya 3 indikator mampu terpenuhi walaupun belum optimal antara lain: sumberdaya yang cukup memumpuni, disposisi sikap satlinmas yang cukup baik dalam menindaklanjuti arahan, dan struktur organisasi yang cukup memadai dalam memperjelas tugas dan fungsi satlinmas, sedangkan indikator komunikasi belum terpenuhi terkait dengan kejelasan dan konsistensi informasi yang disampaikan oleh satlinmas kepada masyarakat. Adapun berbagai upaya dilakukan pemerintah untuk mengatasi hambatan seperti meningkatkan insentif dan biaya operasional serta mengadakan pelatihan dan pendidikan dasar disiplin bagi satlinmas. Kesimpulan: Pelaksanaan tugas dan fungsi satlinmas dikabupaten TTS sudah berjalan cukup baik namun masih ditemukan masalah dan hambatan sehingga perlunya perhatian khusus dari pemerintah untuk mengoptimalkan kinerja satlinmas tersebut. |
| 650 | # | 4 | $a Perlindungan Masyarakat |
| 700 | 0 | # | $a Florianus Acer |
| 856 | # | # | $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/19103 |
Content Unduh katalog
Karya Terkait :