
| Judul | ANALISIS KINERJA KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH DI KABUPATEN SLEMAN TAHUN 2017-2022 / Woro Liandra Dewi |
| Pengarang | Woro Liandra Dewi Arina Romarina |
| Penerbitan | Sumedang : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2023 |
| Deskripsi Fisik | 14 :ilus |
| Subjek | Kinerja Keuangan Daerah |
| Abstrak | Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Kabupaten Sleman merupakan salah satu pemerintah daerah yang menerapkan prinsip desentralisasi dalam pemerintahannya, selain itu terdapat dampak Covid-19 yang menyebabkan kondisi kehidupan yang tidak normal, sehingga perlu dilakukan penelitian terkait kinerja Pemerintah Daerah Kabupaten Sleman sebelum, saat, dan pasca Covid-19 atau dari tahun 2017-2022. Kinerja keuangan adalah ukuran kinerja dengan menggunakan indikator keuangan. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis kinerja keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Sleman tahun 2017-2022, apa saja faktor penghambat dan upaya Pemerintah Daerah Kabupaten Sleman dalam mengatasi kendala kinerja keuangan. Metode: Penelitian ini menggunakan metode campuran dan analisis kinerja keuangan oleh Pattarai. yang diawali dengan metode pendekatan kuantitatif untuk memperoleh analisis bilangan yang kemudian menjadi dasar untuk melakukan penelitian dengan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik yang digunakan dalam analisis data adalah triangulasi data. Hasil/Temuan: Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa terdapat tiga periode kinerja keuangan, 2017-2019 dimana trennya positif, pada tahun 2020-2021 terdapat Covid-19 atau tren negatif, dan pada tahun 2022 terdapat tren positif kinerja keuangan. Ada hambatan terhadap kinerja keuangan dalam bentuk Covid-19, dan faktor lainnya. Kesimpulan: kinerja keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Sleman pada tahun 2017-2022 umumnya positif dan terdapat kendala membuat beberapa kondisi lain dari kinerja keuangan dalam tren negatif pada tahun 2019 dan 2020 serta upaya dalam meningkatkan kinerja keuangan yaitu dengan melakukan monitoring dan evaluasi terkait optimalisasi PAD, pembangunan mall pelayanan publik berbasis digital, dan mengadakan kegiatan yang dapat meningkatkan perekonomian di wilayah Kabupaten Sleman. |
| Lokasi Akses Online | http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/12186 |
| No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
| 06409/IPDN/2023 | 336.525 982 74 WOR a | Baca di tempat | Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000001194609 | ||
| 005 | 20260302112537 | ||
| 035 | # | # | $a 0010-0326000056 |
| 082 | # | # | $a 336.525 982 74 |
| 084 | # | # | $a 336.525 982 74 WOR a |
| 100 | 0 | # | $a Woro Liandra Dewi |
| 245 | 1 | # | $a ANALISIS KINERJA KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH DI KABUPATEN SLEMAN TAHUN 2017-2022 /$c Woro Liandra Dewi |
| 260 | # | # | $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 |
| 300 | # | # | $a 14 : $b ilus |
| 520 | # | # | $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Kabupaten Sleman merupakan salah satu pemerintah daerah yang menerapkan prinsip desentralisasi dalam pemerintahannya, selain itu terdapat dampak Covid-19 yang menyebabkan kondisi kehidupan yang tidak normal, sehingga perlu dilakukan penelitian terkait kinerja Pemerintah Daerah Kabupaten Sleman sebelum, saat, dan pasca Covid-19 atau dari tahun 2017-2022. Kinerja keuangan adalah ukuran kinerja dengan menggunakan indikator keuangan. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis kinerja keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Sleman tahun 2017-2022, apa saja faktor penghambat dan upaya Pemerintah Daerah Kabupaten Sleman dalam mengatasi kendala kinerja keuangan. Metode: Penelitian ini menggunakan metode campuran dan analisis kinerja keuangan oleh Pattarai. yang diawali dengan metode pendekatan kuantitatif untuk memperoleh analisis bilangan yang kemudian menjadi dasar untuk melakukan penelitian dengan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik yang digunakan dalam analisis data adalah triangulasi data. Hasil/Temuan: Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa terdapat tiga periode kinerja keuangan, 2017-2019 dimana trennya positif, pada tahun 2020-2021 terdapat Covid-19 atau tren negatif, dan pada tahun 2022 terdapat tren positif kinerja keuangan. Ada hambatan terhadap kinerja keuangan dalam bentuk Covid-19, dan faktor lainnya. Kesimpulan: kinerja keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Sleman pada tahun 2017-2022 umumnya positif dan terdapat kendala membuat beberapa kondisi lain dari kinerja keuangan dalam tren negatif pada tahun 2019 dan 2020 serta upaya dalam meningkatkan kinerja keuangan yaitu dengan melakukan monitoring dan evaluasi terkait optimalisasi PAD, pembangunan mall pelayanan publik berbasis digital, dan mengadakan kegiatan yang dapat meningkatkan perekonomian di wilayah Kabupaten Sleman. |
| 650 | # | 4 | $a Kinerja Keuangan Daerah |
| 700 | 0 | # | $a Arina Romarina |
| 856 | # | # | $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/12186 |
Content Unduh katalog
Karya Terkait :