Cite This        Tampung        Export Record
Judul OPTIMALISASI FUNGSI DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG DALAM PENANGGULANGAN BENCANA BANJIR DAN ROB DI KOTA PEKALONGAN PROVINSI JAWA TENGAH / Diah Utami Sekar Sari
Pengarang Diah Utami Sekar Sari
M. Amin
Penerbitan Sumedang : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2023
Deskripsi Fisik 8
Subjek Banjir & rob
Abstrak Permasalahan/Latar Belakang (GAP): permasalahan Kota Pekalongan yang mudah di identifikasi dan sering terjadi yaitu masalah banjir dan rob, karena secara topografi wilayah Kota Pekalongan terletak di dataran rendah pantai utara pulau jawa dengan ketinggian lahan 0-6 meter dpl. Keseluruhan wilayah Kota Pekalongan lereng 0-8%. Kondisi ini dapat menggambarkan bahwa keseluruhan wilayah Kota Pekalongan sangat datar, beda tinggi yang sangat kecil dan bahkan di beberapa tempat tertentu teridentifikasi memiliki ketinggian di bawah permukaan air laut seperti di Kawasan Pabean, Kelurahan Padukuhan Karton, Kecamatan Pekalongan Utara. Kondisi tersebut mengindikasikan adanya penurunan permukaan tanah di wilayah Kota Pekalongan. Berdasarkan penelitian dan pendapat ahli, penurunan tanah di Kota Pekalongan menjadi ancaman bagi pengembangan wilayah kota kedepannya sehingga perlu perhatian untuk menanggulanginya. Pemanasan global juga menjadi faktor meningkatnya permukaan air laut. Pemerintah Daerah Kota Pekalongan didukung oleh Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah melakukan berbagai pembangunan sarana dan prasana dalam menanggulangi bencana banjir dan rob tersebut. Ada beberapa hal yang masih menjadi pemicu tingginya luasan banjir dan rob; 1. Drainase perkotaan yang belum optimal, 2. Tanah mengalami penurunan sekitar 3-4 meter per tahun, 3. Kurangnya kualitas lingkungan permukiman. Tujuan: untuk mengetahui fungsi dinas pekerjaan umum dan penataan ruang sudah optimal atau belum dalam menanggulangi bencana banjir dan rob, mengetahui deskripsi dan analisis terhadap faktor pendukung dan faktor penghambat dalam optimalisasi fungsi dinas pekerjaan umum dan penataan ruang dalan penanggulangan bencana banjir dan rob, mengetahui upaya apa saja yang dilakukan dinas pekerjaan umum dan penataan ruang dalam menanggulangi bencana banjir dan rob di Kota Pekalongan. Metode: penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teori yang digunakan adalah Teori Optimalisasi dari Machfud Sidiq. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancana mendalam dengan 5 infoman serta dokumentasi. Hasil/Temuan: Temuan yang diperoleh penulis dalam penelitian ini yaitu dinas pekerjaan umum dan penataan ruang kota pekalongan dalam menanggulangi bencana banjir dan rob yang didukung oleh Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dengan melakukan sosialisasi terhadap masyarakat, pembangunan stasiun pompa pengendali banjir, pembangunan tanggul guna pengendalian rob, pembersihan dan pengurasan drainase perkotaan secara rutin. Kesimpulan: optimalisasi fungsi dinas pekerjaan umum dan penataan ruang dalam penanggulangan bencana banjir dan rob sudah berjalan dengan optimal hal ini dibuktikan dengan menurunnya luas genangan banjir dan rob melalui program-program yang dilakukan oleh DPUPR Kota Pekalongan.
Lokasi Akses Online http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/14193

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
06547/IPDN/2023 363.349 309 598 249 DIA o Baca di tempat Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000001194799
005 20260317091741
035 # # $a 0010-0326000246
082 # # $a 363.349 309 598 249
084 # # $a 363.349 309 598 249 DIA o
100 0 # $a Diah Utami Sekar Sari
245 1 # $a OPTIMALISASI FUNGSI DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG DALAM PENANGGULANGAN BENCANA BANJIR DAN ROB DI KOTA PEKALONGAN PROVINSI JAWA TENGAH /$c Diah Utami Sekar Sari
260 # # $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023
300 # # $a 8
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): permasalahan Kota Pekalongan yang mudah di identifikasi dan sering terjadi yaitu masalah banjir dan rob, karena secara topografi wilayah Kota Pekalongan terletak di dataran rendah pantai utara pulau jawa dengan ketinggian lahan 0-6 meter dpl. Keseluruhan wilayah Kota Pekalongan lereng 0-8%. Kondisi ini dapat menggambarkan bahwa keseluruhan wilayah Kota Pekalongan sangat datar, beda tinggi yang sangat kecil dan bahkan di beberapa tempat tertentu teridentifikasi memiliki ketinggian di bawah permukaan air laut seperti di Kawasan Pabean, Kelurahan Padukuhan Karton, Kecamatan Pekalongan Utara. Kondisi tersebut mengindikasikan adanya penurunan permukaan tanah di wilayah Kota Pekalongan. Berdasarkan penelitian dan pendapat ahli, penurunan tanah di Kota Pekalongan menjadi ancaman bagi pengembangan wilayah kota kedepannya sehingga perlu perhatian untuk menanggulanginya. Pemanasan global juga menjadi faktor meningkatnya permukaan air laut. Pemerintah Daerah Kota Pekalongan didukung oleh Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah melakukan berbagai pembangunan sarana dan prasana dalam menanggulangi bencana banjir dan rob tersebut. Ada beberapa hal yang masih menjadi pemicu tingginya luasan banjir dan rob; 1. Drainase perkotaan yang belum optimal, 2. Tanah mengalami penurunan sekitar 3-4 meter per tahun, 3. Kurangnya kualitas lingkungan permukiman. Tujuan: untuk mengetahui fungsi dinas pekerjaan umum dan penataan ruang sudah optimal atau belum dalam menanggulangi bencana banjir dan rob, mengetahui deskripsi dan analisis terhadap faktor pendukung dan faktor penghambat dalam optimalisasi fungsi dinas pekerjaan umum dan penataan ruang dalan penanggulangan bencana banjir dan rob, mengetahui upaya apa saja yang dilakukan dinas pekerjaan umum dan penataan ruang dalam menanggulangi bencana banjir dan rob di Kota Pekalongan. Metode: penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teori yang digunakan adalah Teori Optimalisasi dari Machfud Sidiq. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancana mendalam dengan 5 infoman serta dokumentasi. Hasil/Temuan: Temuan yang diperoleh penulis dalam penelitian ini yaitu dinas pekerjaan umum dan penataan ruang kota pekalongan dalam menanggulangi bencana banjir dan rob yang didukung oleh Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dengan melakukan sosialisasi terhadap masyarakat, pembangunan stasiun pompa pengendali banjir, pembangunan tanggul guna pengendalian rob, pembersihan dan pengurasan drainase perkotaan secara rutin. Kesimpulan: optimalisasi fungsi dinas pekerjaan umum dan penataan ruang dalam penanggulangan bencana banjir dan rob sudah berjalan dengan optimal hal ini dibuktikan dengan menurunnya luas genangan banjir dan rob melalui program-program yang dilakukan oleh DPUPR Kota Pekalongan.
650 # 4 $a Banjir & rob
700 0 # $a M. Amin
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/14193
Content Unduh katalog