
| Judul | PENINGKATAN KESIAPSIAGAAN MASYARAKAT MELALUI IMPLEMENTASI PROGRAM KELURAHAN TANGGUH BENCANA DI KOTA MAKASSAR / Ahmad Nur Muhammad Syahrul Almunawar |
| Pengarang | Ahmad Nur Muhammad Syahrul Almunawar Lalu Ahmad Murdhani |
| Penerbitan | Sumedang : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2023 |
| Deskripsi Fisik | 24 :ilus |
| Subjek | Penyelamatan dari bencana |
| Abstrak | Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Kota Makassar adalah Ibukota Provinsi Sulawesi Selatan yang menjadi pusat kota terbesar kelima di Indonesia setelah Jakarta, Surabaya, Bandung dan Medan. Berdasarkan letak geografis serta demografi penduduk membuat kota Makassar menjadi rawan akan terjadinya berbagai bencana. Oleh karena alasan tersebut Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Makassar mengambil langkah untuk mengatasinya. Salah satunya dengan Program Kelurahan Tangguh Bencana. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas program Kelurahan Tangguh Bencana guna meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana dan faktor penghambat dalam pelaksanaan program serta bagaimana upaya untuk mengatasi hambatan tersebut. Metode: Penelitian ini menggunakan jensi penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data dengan cara wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data pada penilitan ini menggunakan metode reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, diketahui bahwa efektivitas pelaksanaan program Kelurahan Tangguh Bencana di Kota Makassar belum efektif dan terkesan tidak berjalan dikarenakan beberapa hambatan mulai dari sumber daya manusia yang terbatas, pengalihan fokus kedaruratan bencana dan anggaran ke arah penanganan Covid-19, kurangnya dukungan dan partisipasi masyarakat dalam menyikapi program ini. Saran yang diberikan yaitu dengan penyediaan sumber daya manusia yang memadai, pengadaan dan pengelolaan anggaran yang baik, pengurusan program secara serius dalam pelaksanaan program serta pembuatan regulasi dan SOP sehingga dapat menunjang efektivitas program Kelurahan Tangguh Bencana dalam meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat. Kesimpulan: Diketahui bahwa efektivitas pelaksanaan program Kelurahan Tangguh Bencana di Kota Makassar belum efektif dan terkesan tidak berjalan dikarenakan beberapa hambatan mulai dari sumber daya manusia yang terbatas, pengalihan fokus kedaruratan bencana dan anggaran ke arah penanganan Covid-19, kurangnya dukungan dan partisipasi masyarakat dalam menyikapi program ini. |
| Lokasi Akses Online | http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/14449 |
| No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
| 06931/IPDN/2023 | 363.348 159 847 71 AHM p | Baca di tempat | Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000001195233 | ||
| 005 | 20260413102430 | ||
| 035 | # | # | $a 0010-0426000378 |
| 082 | # | # | $a 363.348 159 847 71 |
| 084 | # | # | $a 363.348 159 847 71 AHM p |
| 100 | 0 | # | $a Ahmad Nur Muhammad Syahrul Almunawar |
| 245 | 1 | # | $a PENINGKATAN KESIAPSIAGAAN MASYARAKAT MELALUI IMPLEMENTASI PROGRAM KELURAHAN TANGGUH BENCANA DI KOTA MAKASSAR /$c Ahmad Nur Muhammad Syahrul Almunawar |
| 260 | # | # | $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 |
| 300 | # | # | $a 24 : $b ilus |
| 520 | # | # | $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Kota Makassar adalah Ibukota Provinsi Sulawesi Selatan yang menjadi pusat kota terbesar kelima di Indonesia setelah Jakarta, Surabaya, Bandung dan Medan. Berdasarkan letak geografis serta demografi penduduk membuat kota Makassar menjadi rawan akan terjadinya berbagai bencana. Oleh karena alasan tersebut Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Makassar mengambil langkah untuk mengatasinya. Salah satunya dengan Program Kelurahan Tangguh Bencana. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas program Kelurahan Tangguh Bencana guna meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana dan faktor penghambat dalam pelaksanaan program serta bagaimana upaya untuk mengatasi hambatan tersebut. Metode: Penelitian ini menggunakan jensi penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data dengan cara wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data pada penilitan ini menggunakan metode reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, diketahui bahwa efektivitas pelaksanaan program Kelurahan Tangguh Bencana di Kota Makassar belum efektif dan terkesan tidak berjalan dikarenakan beberapa hambatan mulai dari sumber daya manusia yang terbatas, pengalihan fokus kedaruratan bencana dan anggaran ke arah penanganan Covid-19, kurangnya dukungan dan partisipasi masyarakat dalam menyikapi program ini. Saran yang diberikan yaitu dengan penyediaan sumber daya manusia yang memadai, pengadaan dan pengelolaan anggaran yang baik, pengurusan program secara serius dalam pelaksanaan program serta pembuatan regulasi dan SOP sehingga dapat menunjang efektivitas program Kelurahan Tangguh Bencana dalam meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat. Kesimpulan: Diketahui bahwa efektivitas pelaksanaan program Kelurahan Tangguh Bencana di Kota Makassar belum efektif dan terkesan tidak berjalan dikarenakan beberapa hambatan mulai dari sumber daya manusia yang terbatas, pengalihan fokus kedaruratan bencana dan anggaran ke arah penanganan Covid-19, kurangnya dukungan dan partisipasi masyarakat dalam menyikapi program ini. |
| 650 | # | 4 | $a Penyelamatan dari bencana |
| 700 | 0 | # | $a Lalu Ahmad Murdhani |
| 856 | # | # | $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/14449 |
Content Unduh katalog
Karya Terkait :