Cite This        Tampung        Export Record
Judul PENGEMBANGAN KOMPETENSI DALAM MENINGKATKAN KINERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL DI BADAN KEPEGAWAIAN DAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA KABUPATEN MERANGIN PROVINSI JAMBI / MUHAMMAD ANDIKA
Pengarang MUHAMMAD ANDIKA
Rikha Murliasari
Penerbitan Sumedang : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2023
Deskripsi Fisik 11
Subjek Pengawai Negeri
Abstrak Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Hal yang melatarbelakangi penulisan skripsi ini adalah adanya perkembangan zaman yang memasuki era digitalisasi sehingga dibutuhkan pegawai yang memiliki kompetensi yang memadai dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawab mereka dalam mencapai tujuan organisasi . Tujuan: Menganalisis dan mengetahui bagaimana pengembangan kompetensi pegawai yang dilakukan oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya 2 Manusia Kabupaten Merangin dengan teori dari Hasibuan yaitu metode pengembangan melalui pendidikan, melalui pelatihan serta mutasi. Mengetahui faktor penghambat serta upaya yang dilakukan dalam mengatasi hambatan tersebut. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan induktif . sedangkan Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi, observasi dan wawancara. Informan yang di wawancarai adalah Kepala Badan kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Sekretaris Badan kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Kepala Bidang kepegawaian Badan Kepegawaian dan Pengebangan Sumber Daya Manusia, Kepala Bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia, Kepala Sub bidang mutasi &Promosi jabatan Badan kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Kepala Sub Bidang Pengembangan Karier & Kesejahteraan, Kepala Sub Bid Diklat & Pelatihan, dan Staff . Hasil/Temuan: Hasil dari penelitian menunjukan bahwa pelaksanaan terkait pengembangan kompetensi pegawai sipil negara di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia di Kabupaten Merangin itu sudah berjalan dengan baik, akan tetapi didalam pelaksanaanya masih adanya hambatan didalam pelaksanaannya seperti anggaran yang kurang, motivasi rendah dalam mengikuti pengembangan kompetensi serta adanya pengaruh oleh pihak lain. Upaya yang di lakukan oleh Badan kepegawaian dan Pegembangan Sumber Daya Manusia di Kabuaten Merangin adalah melakukan Kerjasama dengan pihak lain dan memberikan kesempatan pelatihan kepada pegawai. Kesimpulan:Berdasarkan penelitian yang sudah dilakukan dapat disimpulkan bahwa pengembangan kompetensi pegawai di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia di Kabupaten Merangin dilaksanakan sudah baik. Namun terdapat bebrapa faktor penghambatnya antara lain Motivasi Pegawai, ketersediaan anggaran serta pengaruh pihak lain.
Lokasi Akses Online http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/14623

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
06988/IPDN/2023 352.630 959 815 13 MUH p Baca di tempat Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000001195291
005 20260413065520
035 # # $a 0010-0426000436
082 # # $a 352.630 959 815 13
084 # # $a 352.630 959 815 13 MUH p
100 0 # $a MUHAMMAD ANDIKA
245 1 # $a PENGEMBANGAN KOMPETENSI DALAM MENINGKATKAN KINERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL DI BADAN KEPEGAWAIAN DAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA KABUPATEN MERANGIN PROVINSI JAMBI /$c MUHAMMAD ANDIKA
260 # # $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023
300 # # $a 11
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Hal yang melatarbelakangi penulisan skripsi ini adalah adanya perkembangan zaman yang memasuki era digitalisasi sehingga dibutuhkan pegawai yang memiliki kompetensi yang memadai dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawab mereka dalam mencapai tujuan organisasi . Tujuan: Menganalisis dan mengetahui bagaimana pengembangan kompetensi pegawai yang dilakukan oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya 2 Manusia Kabupaten Merangin dengan teori dari Hasibuan yaitu metode pengembangan melalui pendidikan, melalui pelatihan serta mutasi. Mengetahui faktor penghambat serta upaya yang dilakukan dalam mengatasi hambatan tersebut. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan induktif . sedangkan Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi, observasi dan wawancara. Informan yang di wawancarai adalah Kepala Badan kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Sekretaris Badan kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Kepala Bidang kepegawaian Badan Kepegawaian dan Pengebangan Sumber Daya Manusia, Kepala Bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia, Kepala Sub bidang mutasi &Promosi jabatan Badan kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Kepala Sub Bidang Pengembangan Karier & Kesejahteraan, Kepala Sub Bid Diklat & Pelatihan, dan Staff . Hasil/Temuan: Hasil dari penelitian menunjukan bahwa pelaksanaan terkait pengembangan kompetensi pegawai sipil negara di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia di Kabupaten Merangin itu sudah berjalan dengan baik, akan tetapi didalam pelaksanaanya masih adanya hambatan didalam pelaksanaannya seperti anggaran yang kurang, motivasi rendah dalam mengikuti pengembangan kompetensi serta adanya pengaruh oleh pihak lain. Upaya yang di lakukan oleh Badan kepegawaian dan Pegembangan Sumber Daya Manusia di Kabuaten Merangin adalah melakukan Kerjasama dengan pihak lain dan memberikan kesempatan pelatihan kepada pegawai. Kesimpulan:Berdasarkan penelitian yang sudah dilakukan dapat disimpulkan bahwa pengembangan kompetensi pegawai di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia di Kabupaten Merangin dilaksanakan sudah baik. Namun terdapat bebrapa faktor penghambatnya antara lain Motivasi Pegawai, ketersediaan anggaran serta pengaruh pihak lain.
650 # 4 $a Pengawai Negeri
700 0 # $a Rikha Murliasari
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/14623
Content Unduh katalog