
| Judul | STRATEGI DINAS KETENAGAKERJAAN DALAM MENGATASI PENGANGGURAN DI KABUPATEN BATANG PROVINSI JAWA TENGAH / Arie Setianing Aji |
| Pengarang | Arie Setianing Aji M. Nawawi |
| Penerbitan | Jatinangor : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2025 |
| Deskripsi Fisik | 13 :Ilus |
| Subjek | Angkatan Kerja dan Lapangan Pekerjaan |
| Abstrak | Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Kabupaten Batang adalah kabupaten yang berada di Jawa Tengah dengan angka pengangguran yang cukup tinggi berada pada angka 6,06% pada tahun 2023. Hal ini menjadi tanggung jawab pemerintah daerah khususnya Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Batang untuk mengatasi hal tersebut. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi yang dilakukan oleh Dinas Ketenagakerjaan dalam mengatasi pengangguran. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam terhadap informan dari pegawai Dinas Ketenagakerjaan, masyarakat (pencari kerja), serta dokumentasi pendukung. Analisis data dilakukan dengan analisis SWOT menurut Freddy Rangkuti (2017). Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Kabupaten Batang adalah kabupaten yang berada di Jawa Tengah dengan angka pengangguran yang cukup tinggi berada pada angka 6,06% pada tahun 2023. Hal ini menjadi tanggung jawab pemerintah daerah khususnya Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Batang untuk mengatasi hal tersebut. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi yang dilakukan oleh Dinas Ketenagakerjaan dalam mengatasi pengangguran. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam terhadap informan dari pegawai Dinas Ketenagakerjaan, masyarakat (pencari kerja), serta dokumentasi pendukung. Analisis data dilakukan dengan analisis SWOT menurut Freddy Rangkuti (2017). Hasil/Temuan: Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan Disnaker telah merancang berbagai program pelatihan berbasis kompetensi, bekerja sama dengan sektor swasta, serta memanfaatkan inovasi digital seperti aplikasi BIMMA untuk memperluas akses masyarakat terhadap informasi ketenagakerjaan. Meskipun demikian, tantangan seperti kesenjangan keterampilan, ketidakmampuan memenuhi jadwal pelatihan, dan kecenderungan tenaga kerja untuk bertahan di daerah asal masih menghambat efektivitas program.kerja yang belum maksimal. Kesimpulan: Dari hasil penelitian diatas penulis berharap dari pihak Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Batang agar dapat meningkatkan kuantitas dan kualitas instruktur dan sarana prasarana penunjang pelatihan dan memanfaatkan teknologi informasi komunikasi sebagai media sosialisasi. Kata kunci: Dinas Ketenagakerjaan, Pengangguran, Strategi |
| No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
| 07051/IPDN/2025 | Baca di tempat | Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000001192658 | ||
| 005 | 20260128103325 | ||
| 035 | # | # | $a 0010-0126001103 |
| 082 | # | # | $a 331.159 826 |
| 084 | # | # | $a 331.159 826 ARI s |
| 100 | 0 | # | $a Arie Setianing Aji |
| 245 | 1 | # | $a STRATEGI DINAS KETENAGAKERJAAN DALAM MENGATASI PENGANGGURAN DI KABUPATEN BATANG PROVINSI JAWA TENGAH /$c Arie Setianing Aji |
| 260 | # | # | $a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 |
| 300 | # | # | $a 13 : $b Ilus |
| 520 | # | # | $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Kabupaten Batang adalah kabupaten yang berada di Jawa Tengah dengan angka pengangguran yang cukup tinggi berada pada angka 6,06% pada tahun 2023. Hal ini menjadi tanggung jawab pemerintah daerah khususnya Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Batang untuk mengatasi hal tersebut. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi yang dilakukan oleh Dinas Ketenagakerjaan dalam mengatasi pengangguran. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam terhadap informan dari pegawai Dinas Ketenagakerjaan, masyarakat (pencari kerja), serta dokumentasi pendukung. Analisis data dilakukan dengan analisis SWOT menurut Freddy Rangkuti (2017). Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Kabupaten Batang adalah kabupaten yang berada di Jawa Tengah dengan angka pengangguran yang cukup tinggi berada pada angka 6,06% pada tahun 2023. Hal ini menjadi tanggung jawab pemerintah daerah khususnya Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Batang untuk mengatasi hal tersebut. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi yang dilakukan oleh Dinas Ketenagakerjaan dalam mengatasi pengangguran. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam terhadap informan dari pegawai Dinas Ketenagakerjaan, masyarakat (pencari kerja), serta dokumentasi pendukung. Analisis data dilakukan dengan analisis SWOT menurut Freddy Rangkuti (2017). Hasil/Temuan: Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan Disnaker telah merancang berbagai program pelatihan berbasis kompetensi, bekerja sama dengan sektor swasta, serta memanfaatkan inovasi digital seperti aplikasi BIMMA untuk memperluas akses masyarakat terhadap informasi ketenagakerjaan. Meskipun demikian, tantangan seperti kesenjangan keterampilan, ketidakmampuan memenuhi jadwal pelatihan, dan kecenderungan tenaga kerja untuk bertahan di daerah asal masih menghambat efektivitas program.kerja yang belum maksimal. Kesimpulan: Dari hasil penelitian diatas penulis berharap dari pihak Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Batang agar dapat meningkatkan kuantitas dan kualitas instruktur dan sarana prasarana penunjang pelatihan dan memanfaatkan teknologi informasi komunikasi sebagai media sosialisasi. Kata kunci: Dinas Ketenagakerjaan, Pengangguran, Strategi |
| 650 | # | 4 | $a Angkatan Kerja dan Lapangan Pekerjaan |
| 700 | 0 | # | $a M. Nawawi |
Content Unduh katalog
Karya Terkait :