Cite This        Tampung        Export Record
Judul OPTIMALISASI PEMANFAATAN LAHAN ASET MELALUI SISTEM INFORMASI MANAJEMEN ASET UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN ASLI DAERAH PROVINSI DKI JAKARTA / Muhammad Adzhan
Pengarang Muhammad Adzhan
Restu Widyo Sasongko
Penerbitan Jatinangor : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2025
Deskripsi Fisik 19 :Ilus
Subjek pendapatan asli
Abstrak Rumusan Masalah/Latar Belakang (GAP): Pengelolaan lahan aset di Jakarta, tantangan yang dihadapi semakin kompleks lahan aset yang belum dimanfaatkan secara optimal tanpa pengelolaan yang baik, dapat menjadi sumber masalah seperti keuangan negara akan semakin terbebani oleh asetaset yang tidak produktif tersebut, yang pada akhirnya kehilangan potensi ekonomi dan nilai produktifnya. Dengan adanya teknologi informasi dapat mengoptimalisasi pemanfaatan aset DKI Jakarta. Tujuan: Untuk mengetahui dan menganalisis optimalisasi pemanfaatan lahan aset melalui sistem informasi manajemen aset untuk meningkatkan pendapatan asli daerah provinsi DKI Jakarta. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus di DKI Jakarta, Provinsi. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teori transformasi digital menurut Siregar (2019) Hasil: Berdasarkan penelitian yang pada indikator inventarisasi pencatatan fisik (lokasi, luas, penggunaan) dan yuridis (sertifikat, status hukum) dengan tim multisektoral. DKI Jakarta memiliki 737 lahan dan 974 bangunan terinventarisasi, namun SDM terbatas menghambat optimalisasi. Pada indikator audit Identifikasi masalah legal (aset tanpa sertifikat, sengketa) melalui verifikasi dokumen kepemilikan. Sebanyak 1.579 aset tanah belum teridentifikasi, menghambat pemanfaatan akibat ketidakpastian hukum Penentuan nilai ekonomi aset berdasarkan kondisi fisik, lokasi, dan potensi pasar. Data SIMDA BMD dan JAKASET digunakan untuk menilai aset seperti Gor Bulungan (nilai Rp2,25 triliun).Pemanfaatan melalui sewa, KSP, dan BGS/BOT oleh UP JAMC, menghasilkan pendapatan Rp847,3 miliar. Kendala birokrasi memperlambat realisasi kerjasama dengan pihak ketiga Monitoring via Inspektorat, SOP, dan sistem JAKASET untuk transparansi. Integrasi sistem mempermudah pelaporan, namun 20% aset belum termonitor akibat cakupan luas dan SDM terbatas. Kesimpulan: Optimalisasi Pemanfaatan Lahan Aset Melalui Sistem Informasi Manajemen Aset Untuk Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Provinsi DKI Jakarta yaitu Pemanfaatan Barang Milik Daerah Provinsi DKI Jakarta belum optimal karena dua dari lima indikator manajemen aset belum optimal yakni indikator inventarisasi fisik,permasalahan legal aset, implementasi optimalisasi pemanfaatan lahan aset. Sementara yang sudah berjalan baik yaitu indikator inventarisasi yuridis, perencanaan pemanfaatan lahan aset, pengendalian dan pengawasan Kata Kunci: Barang Milik Daerah, Manajemen Aset, Pemanfaatan aset

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
07097/IPDN/2025 Baca di tempat Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000001192710
005 20260128124450
035 # # $a 0010-0126001155
082 # # $a 336.025 982 2
084 # # $a 336.025 982 2 MUH o
100 0 # $a Muhammad Adzhan
245 1 # $a OPTIMALISASI PEMANFAATAN LAHAN ASET MELALUI SISTEM INFORMASI MANAJEMEN ASET UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN ASLI DAERAH PROVINSI DKI JAKARTA /$c Muhammad Adzhan
260 # # $a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025
300 # # $a 19 : $b Ilus
520 # # $a Rumusan Masalah/Latar Belakang (GAP): Pengelolaan lahan aset di Jakarta, tantangan yang dihadapi semakin kompleks lahan aset yang belum dimanfaatkan secara optimal tanpa pengelolaan yang baik, dapat menjadi sumber masalah seperti keuangan negara akan semakin terbebani oleh asetaset yang tidak produktif tersebut, yang pada akhirnya kehilangan potensi ekonomi dan nilai produktifnya. Dengan adanya teknologi informasi dapat mengoptimalisasi pemanfaatan aset DKI Jakarta. Tujuan: Untuk mengetahui dan menganalisis optimalisasi pemanfaatan lahan aset melalui sistem informasi manajemen aset untuk meningkatkan pendapatan asli daerah provinsi DKI Jakarta. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus di DKI Jakarta, Provinsi. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teori transformasi digital menurut Siregar (2019) Hasil: Berdasarkan penelitian yang pada indikator inventarisasi pencatatan fisik (lokasi, luas, penggunaan) dan yuridis (sertifikat, status hukum) dengan tim multisektoral. DKI Jakarta memiliki 737 lahan dan 974 bangunan terinventarisasi, namun SDM terbatas menghambat optimalisasi. Pada indikator audit Identifikasi masalah legal (aset tanpa sertifikat, sengketa) melalui verifikasi dokumen kepemilikan. Sebanyak 1.579 aset tanah belum teridentifikasi, menghambat pemanfaatan akibat ketidakpastian hukum Penentuan nilai ekonomi aset berdasarkan kondisi fisik, lokasi, dan potensi pasar. Data SIMDA BMD dan JAKASET digunakan untuk menilai aset seperti Gor Bulungan (nilai Rp2,25 triliun).Pemanfaatan melalui sewa, KSP, dan BGS/BOT oleh UP JAMC, menghasilkan pendapatan Rp847,3 miliar. Kendala birokrasi memperlambat realisasi kerjasama dengan pihak ketiga Monitoring via Inspektorat, SOP, dan sistem JAKASET untuk transparansi. Integrasi sistem mempermudah pelaporan, namun 20% aset belum termonitor akibat cakupan luas dan SDM terbatas. Kesimpulan: Optimalisasi Pemanfaatan Lahan Aset Melalui Sistem Informasi Manajemen Aset Untuk Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Provinsi DKI Jakarta yaitu Pemanfaatan Barang Milik Daerah Provinsi DKI Jakarta belum optimal karena dua dari lima indikator manajemen aset belum optimal yakni indikator inventarisasi fisik,permasalahan legal aset, implementasi optimalisasi pemanfaatan lahan aset. Sementara yang sudah berjalan baik yaitu indikator inventarisasi yuridis, perencanaan pemanfaatan lahan aset, pengendalian dan pengawasan Kata Kunci: Barang Milik Daerah, Manajemen Aset, Pemanfaatan aset
650 # 4 $a pendapatan asli
700 0 # $a Restu Widyo Sasongko
Content Unduh katalog
 
Karya Terkait :
PENGELOLAAN KEUANGAN PUBLIK : (Kajian Teoritik. Legalistik, dan Empirik) / RESTU WIDYO SASONGKO,S.Pd,M.Si PENGELOLAAN KEUANGAN PUBLIK : ( KAJIAN TEORITIK, LEGALISTIK, DAN EMPIRIK ) / RESTU WIDYO SASONGKO, S.Pd., M.Si EFEKTIVITAS PENERIMAAN RETRIBUSI PARKIR MELALUI SISTEM E-PARKIR DALAM PENINGKATAN PENDAPATAN ASLI DAERAH DI KOTA MEDAN / Nikita Silvia Oktarina Surbakti DIGITALISASI PAJAK DAERAH MELALUI E-SPPT PBB-P2 : STRATEGI PENINGKATAN KEPATUHAN WAJIB PAJAK DAN PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) DI KABUPATEN KULON PROGO / Falach Asadriya IMPLEMENTASI PROGRAM LORONG WISATA DALAM PENINGKATAN PENDAPATAN MASYARAKAT : STUDI LORONG KYOTO KELURAHAN PARANG TAMBUNG KECAMATAN TAMALATE KOTA MAKASSAR / Elza Rezky Saputry Show More