Cite This        Tampung        Export Record
Judul Implementasi Kebijakan Penyelenggaraan Lalu Lintas Dan Angkutan Jalan Oleh Dinas Perhubungan Kota Payakumbuh : Studi Kasus Kecelakaan Lalu Lintas Kota Payakumbuh / Tasya Yuseva
Pengarang Tasya Yuseva
Herry Soesanto
Penerbitan Sumedang : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2024
Deskripsi Fisik 10 :illus
Subjek Kecelakaan Lalu Lintas
Abstrak Permasalahan (GAP): Transportasi saat ini telah menjadi andil penting bagi masyarakat, semakin banyak transportasi maka semakin tinggi kemungkinan adanya kecelakaan lalu lintas, Kota Payakumbuh merupakan salah satu kota yang mengeluarkan kebijakan mengenai transportasi yang tertuang dalam peraturan daerah kota payakumbuh nomor 1 tahun 2015 tentang penyelenggaraan lalu lintas dan angkutan jalan, dimana dinas perhubungan kota payakumbuh menjadi pelaksana. Tujuan: dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis implementasi dan hambatan kebijaka penyelenggaraan lalu lintas dan 2 angkutan jalan di kota payakumbuh, serta upaya pemerintah dalam mengatasi hambatan tersebut. Metode:Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan model teorisasi deduktif, dibantu dengan teori implementasi kebijakan yang dikemukakan oleh Merilee S Grindle. Teknik pengumpulan data yang digunakan yakni melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan informan beberapa pihak dari dinas perhubungan, polisi, serta masyarakat. Hasil/Temuan: yang diperoleh penulis dalam penelitian ini yaitu 1. implementasi kebijakan penyelenggaraan LLAJ oleh dinas perhubungan kota payakumbuh (studi kasus kecelakaan lalu lintas kota payakumbuh) ini berjalan baik namun belum bisa mencapai target yang maksimal 2. faktor penghambat implementasi kebijakan penyelenggaraan LLAJ oleh dinas perhubungan kota payakumbuh (studi kasus kecelakaan lalu lintas kota payakumbuh) yakni kurangnya sosialisasi dan sumber daya yang kurang memadai. 3. Upaya yang dilakukan pemerintah dalam mengatasi hambatan kebijakan ini adalah memberikan sosialisasi, dan dalam mengatasi permasalahan sumber daya yang kurang memadai dinas perhubungan telah mengkoordinasikan kepada pimpinan terkait peningkatan anggara. Kesimpulan: implementasi kebijakan ini telah terlaksana dengan sangat baik namun masih ada masyarakat yang tidak patuh sehingga berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas.
Lokasi Akses Online http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/16944

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
04609/IPDN/2024 363.125 095 981 391 TAS i Dapat dipinjam Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000001193235
005 20260204095131
035 # # $a 0010-0226000319
082 # # $a 363.125 095 981 391
084 # # $a 363.125 095 981 391 TAS i
100 0 # $a Tasya Yuseva
245 1 # $a Implementasi Kebijakan Penyelenggaraan Lalu Lintas Dan Angkutan Jalan Oleh Dinas Perhubungan Kota Payakumbuh : $b Studi Kasus Kecelakaan Lalu Lintas Kota Payakumbuh /$c Tasya Yuseva
260 # # $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2024
300 # # $a 10 : $b illus
520 # # $a Permasalahan (GAP): Transportasi saat ini telah menjadi andil penting bagi masyarakat, semakin banyak transportasi maka semakin tinggi kemungkinan adanya kecelakaan lalu lintas, Kota Payakumbuh merupakan salah satu kota yang mengeluarkan kebijakan mengenai transportasi yang tertuang dalam peraturan daerah kota payakumbuh nomor 1 tahun 2015 tentang penyelenggaraan lalu lintas dan angkutan jalan, dimana dinas perhubungan kota payakumbuh menjadi pelaksana. Tujuan: dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis implementasi dan hambatan kebijaka penyelenggaraan lalu lintas dan 2 angkutan jalan di kota payakumbuh, serta upaya pemerintah dalam mengatasi hambatan tersebut. Metode:Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan model teorisasi deduktif, dibantu dengan teori implementasi kebijakan yang dikemukakan oleh Merilee S Grindle. Teknik pengumpulan data yang digunakan yakni melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan informan beberapa pihak dari dinas perhubungan, polisi, serta masyarakat. Hasil/Temuan: yang diperoleh penulis dalam penelitian ini yaitu 1. implementasi kebijakan penyelenggaraan LLAJ oleh dinas perhubungan kota payakumbuh (studi kasus kecelakaan lalu lintas kota payakumbuh) ini berjalan baik namun belum bisa mencapai target yang maksimal 2. faktor penghambat implementasi kebijakan penyelenggaraan LLAJ oleh dinas perhubungan kota payakumbuh (studi kasus kecelakaan lalu lintas kota payakumbuh) yakni kurangnya sosialisasi dan sumber daya yang kurang memadai. 3. Upaya yang dilakukan pemerintah dalam mengatasi hambatan kebijakan ini adalah memberikan sosialisasi, dan dalam mengatasi permasalahan sumber daya yang kurang memadai dinas perhubungan telah mengkoordinasikan kepada pimpinan terkait peningkatan anggara. Kesimpulan: implementasi kebijakan ini telah terlaksana dengan sangat baik namun masih ada masyarakat yang tidak patuh sehingga berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas.
650 # 4 $a Kecelakaan Lalu Lintas
700 0 # $a Herry Soesanto
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/16944
Content Unduh katalog